Satgas BLBI, Polri Sita Aset Senilai Rp 5,9 Triliun

- Redaksi

Kamis, 27 Januari 2022 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dilibatkan dalam Satuan Tugas (Satgas) penanganan hak tagih negara dana BLBI berhasil mensita aset senilai Rp 5,9 triliun untuk dikembalikan kepada negara.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, total aset tersebut berupa pengamanan dan penguasaan fisik dari aset yang dimiliki oleh obligor atau debitur dana BLBI.

“Rp 5,9 triliun nilai aset yang disita, pengamanan dan penguasaan fisik aset obligor,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Kamis (27/1).

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disamping itu, Kapolri menyampaikan upaya korps bhayangakara dalam mengungkap kasus kejahatan terhadap kekayaan negara atau tindak pidana korupsi terus dilakukan secara masif. Dimana selama tahun 2021, Polri telah menangani 247 kasus tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  Kapolda Jatim dapat Penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya

“Berdasarkan penilaian BPK dan BPKP, total kasus keuangan negara senilai 442 miliar berhasil diselamatkan atas penyidikan perkara korupsi sepanjang tahun 2021. Jumlah tersebut meningkat 18,5 persen dibanding tahun 2020,” kata mantan Kabareskrim Polri ini.

Tidak hanya melakukan penidakan, upaya pencegahan juga dilakukan melalui perbaikan sistem secara terukur melalui perbaikan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Indonesia.

Sebab, kata Listyo Sigit, hasil penelitian menunjukan bahwa angka peningkatan IPK sebesar 1 poin berkontribusi terhadap peningkatan Gross Domestic Product sebesar 1,7 persen atau Rp 273 triliun.

Baca Juga :  Polri Gelar Lomba Kreasi Setapak Perubahan dan Festival Musik Bhayangkara

“Untuk penguatan upaya pemberantasan korupsi, Polri juga telah merekrut 44 mantan pegawai KPK dengan mengedepankan upaya pencegahan korupsi dan pengembalian keuangan negara,” beber mantan Kapolda Banten ini.

Disisi lain, Mantan Kadiv Propam ini menambahkan, sepanjang tahun 2021 Polri telah mengungkap 324 kasus tindak pidana kejahatan kekayaan alam berupa ilegal loging, 350 ilegal mining dan 35 kasus ilegal fishing.

“Total kasus yang diselesaikan sebanyak 247 kasus dari 557 kasus,” kata Listyo Sigit.

Penegakan hukum tegas kepada pelaku perusak alam ini, merupakan komitmen Polri dalam melindungi kekayaan alam Indonesia dari perusak hutan lindung yang mengakibatkan bencana alam.

Berita Terkait

Berkas Perkara Kasus Ujaran Kebencian soal Papua TikTokers AB Dinyatakan Lengkap
Berkas Kasus Situs Judi Online SBOTOP Dinyatakan Lengkap
Persiapan Polri Amankan Pemilu 2024 Jelang Pencoblosan
Henry Yosodiningrat: Informasi Kapolri Beri Arahan ke Dirbinmas Polda Jajaran Tidak Benar
Polri Tegaskan Informasi Ketidaknetralan Kapolri di Pemilu 2024 Hoax
Polri Imbau Masyarakat Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan Jelang Pencoblosan Pemilu 2024
Kapolsek Cengkareng Sampaikan Pesan Ini Di Hari Pers Nasional 2024
Polri Siap Amankan Libur Panjang Peringatan Isra Miraj dan Imlek
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:32 WIB

Berkas Perkara Kasus Ujaran Kebencian soal Papua TikTokers AB Dinyatakan Lengkap

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:28 WIB

Berkas Kasus Situs Judi Online SBOTOP Dinyatakan Lengkap

Selasa, 13 Februari 2024 - 10:10 WIB

Persiapan Polri Amankan Pemilu 2024 Jelang Pencoblosan

Selasa, 13 Februari 2024 - 09:59 WIB

Henry Yosodiningrat: Informasi Kapolri Beri Arahan ke Dirbinmas Polda Jajaran Tidak Benar

Senin, 12 Februari 2024 - 12:54 WIB

Polri Tegaskan Informasi Ketidaknetralan Kapolri di Pemilu 2024 Hoax

Minggu, 11 Februari 2024 - 17:08 WIB

Polri Imbau Masyarakat Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan Jelang Pencoblosan Pemilu 2024

Jumat, 9 Februari 2024 - 09:46 WIB

Kapolsek Cengkareng Sampaikan Pesan Ini Di Hari Pers Nasional 2024

Rabu, 7 Februari 2024 - 21:33 WIB

Polri Siap Amankan Libur Panjang Peringatan Isra Miraj dan Imlek

Berita Terbaru