Merugikan Masyarakat, Kapolri Perintahkan Tindak Tegas Pinjol Ilegal

- Redaksi

Jumat, 25 Maret 2022 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta : Lensa Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk menindak tegas penyelenggara financial technology peer to peer lending (fintech P2P lending) atau biasa dikenal pinjaman online (Pinjol) ilegal yang telah merugikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindak tegas tersebut, kata Sigit, juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), yang memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan Pinjol. Pasalnya, hal itu telah merugikan masyarakat, khususnya di tengah Pandemi Covid-19.

“Kejahatan Pinjol Ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi Pre-emtif, Preventif maupun Represif,” kata Sigit dalam memberikan pengarahan kepada Polda jajaran melalui Vicon di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/10).

Pelaku kejahatan Pinjol, lanjut Sigit, kerap memberikan promosi atau tawaran yang membuat masyarakat tergiur untuk menggunakan jasa layanan tersebut. Sehingga, hal tersebut menjadi salah satu penyebab banyaknya korban dari Pinjol.

Baca Juga :  Syukuran Hari Bhayangkara ke 77, Berikut Harapan Gubernur

“Harus segera dilakukan penanganan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Sigit.

Ditengah situasi Pandemi Covid-19, menurut Sigit, penyelenggara Pinjol juga memanfaatkan situasi masyarakat yang perekonomiannya terdampak. Sehingga, warga banyak yang tergiur untuk menggunakan jasa Pinjol ilegal.

Padahal, kata Sigit, Pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat, karena data diri korban bakal dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan apabila telat membayar ataupun tidak bisa melunasi pinjamannya. Yang tambah miris lagi, Sigit menyebut, ada beberapa kasus bunuh diri lantaran tidak mampu bunga yang besar dari Pinjol ilegal tersebut.

“Banyak juga ditemukan penagihan yang disertai ancaman. Bahkan dalam beberapa kasus ditemukan para korban sampai bunuh diri akibat bunga yang semakin menumpuk dan tidak membayar,” ucap eks Kapolda Banten tersebut.

Untuk diketahui, hingga Oktober 2021, Polri tercatat menerima sebanyak 370 laporan polisi terkait kejahatan Pinjol Ilegal. Dari jumlah itu, 91 diantaranya telah selesai, 278 proses penyelidikan dan tiga tahap penyidikan.

Baca Juga :  Polisi Jaga Kondusifitas di Obyek Wisata, Pantau Situ Cipanten.

Oleh karena itu, dari segi Pre-Emtif, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya untuk aktif melakukan edukasi dan sosialisasi serta literasi digital kepada masyarakat akan bahayanya memanfaatkan layanan Pinjol ilegal. Kemudian, mendorong Kementerian/Lembaga untuk melakukan pembaharuan regulasi Pinjol

Selanjutnya di sisi Preventif, Sigit meminta kepada jajarannya melakukan patroli Siber di media sosial. Berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga dalam membatasi ruang gerak transaksi keuangan dan penggunaan perangkat keras ilegal.

“Represif, lakukan penegakan hukum dengan membentuk satgas penanganan Pinjol ilegal dengan berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Buat posko penerimaan laporan dan pengaduan dan lakukan koordijasi serta asistensi dalam setiap penanganan perkara,” papar Sigit.

Terkait hal ini, Polri telah memiliki kerjasama tentang pemberantasan pinjaman online ilegal dengan OJK, Bank Indonesia, Kemenkominfo, serta Kementerian Koperasi dan UMKM. (IM)

Berita Terkait

Kalapas Binjai Hadiri Serah Terima & Pisah Sambut Kakanim Kelas I TPI Polonia
Kalapas Binjai Buka Pekan Olah Raga dan Seni Sambut HUT RI dan Pengayoman ke 79
Apresiasi Kinerja, Kakanwil Kemenumham Sumut Berikan Penghargaan Pegawai Teladan Kepada 9 Pewagai Berprestasi
Arisan ke III Keluarga Besar Alm H Djamaan dan Hj Kasirah di Tebing Tinggi: Momen Kebersamaan dan Kekerabatan
Keluarga Besar Alm H Djamaan – Almh Hj Kasirah Hadiri Resepsi Pernikahan Aziz dan Putri
Theo Adrianus Saksi Momen Bersejarah Perkembangan Gerakan Pramuka di Binjai, Mabicab dan Kwarcab Priode 2023-2028 Dilantik
Kalapas I Medan Maju Amintas Siburian Menyaksikan Kakanwil Kemenkumham Sumut Tampil Di Turnamen Tenis Lapangan Pengayoman Open
Diskusi Penilaian SPPN Bersama Wali Asuh Pemasyarakatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 23:34 WIB

Kalapas Binjai Hadiri Serah Terima & Pisah Sambut Kakanim Kelas I TPI Polonia

Senin, 22 Juli 2024 - 23:31 WIB

Kalapas Binjai Buka Pekan Olah Raga dan Seni Sambut HUT RI dan Pengayoman ke 79

Senin, 22 Juli 2024 - 09:57 WIB

Apresiasi Kinerja, Kakanwil Kemenumham Sumut Berikan Penghargaan Pegawai Teladan Kepada 9 Pewagai Berprestasi

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:21 WIB

Arisan ke III Keluarga Besar Alm H Djamaan dan Hj Kasirah di Tebing Tinggi: Momen Kebersamaan dan Kekerabatan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 23:08 WIB

Keluarga Besar Alm H Djamaan – Almh Hj Kasirah Hadiri Resepsi Pernikahan Aziz dan Putri

Jumat, 19 Juli 2024 - 17:32 WIB

Kalapas I Medan Maju Amintas Siburian Menyaksikan Kakanwil Kemenkumham Sumut Tampil Di Turnamen Tenis Lapangan Pengayoman Open

Kamis, 18 Juli 2024 - 20:09 WIB

Diskusi Penilaian SPPN Bersama Wali Asuh Pemasyarakatan

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:26 WIB

Eratkan Komunikasi Dengan Internalisasi Jajaran Pengamanan

Berita Terbaru