Jelang Idul Adha Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis Bersama Forkopimda Gelar Rakor dan Bimtek Juru Sembelih Halal

- Redaksi

Rabu, 6 Juli 2022 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Idul Adha Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis Bersama Forkopimda Gelar Rakor dan Bimtek Juru Sembelih Halal

Gresik – Lensapolri.com –Sebagai daerah wabah PMK, Kabupaten Gresik dilarang untuk memasukkan dan mengeluarkan ternak, Untuk itu besar harapan Kami supaya masyarakat Kabupaten Gresik yang ingin berkurban dapat membeli hewan kurban dari para peternak yang ada di dalam Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani saat menggelar rapat koordinasi Forkopimda persiapan pelaksanaan hari raya Idul Adha 1443 H ditengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Gresik yang dirangkai dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (Juleha) serta Panduan Ibadah Qurban saat kondisi Kondisi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain dihadiri jajaran Forkopimda. Acara yang digelar di halaman parkir kantor Pemerintah Kabupaten Gresik,tersebut juga dihadiri oleh Prof. Dr Suprapto Ma’at dari Pusat Veteriner Farma (Pusvetma), Prof Anwar Dekan Vokasi Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, Ketua DPW Juleha Jatim Imam Fauzi, DPD Juleha Gresik, DMI, MUI, BAZNAZ, Ketua Organisasi keagamaan NU, Muhammadiyah, LDII, Kepala OPD, Camat, Kapolsek, Jajaran Koramil dan AKD se-Kabupaten.Rabu (06-07-2022)

“Rumah potong hewan di Gresik juga terbatas untuk itu tidak memungkinkan pemotongan hewan disaat idul adha dilakukan jadi satu ditempat tersebut, maka tugas DMI nanti mensosialisasikan kepada lembaga pendidikan, Masjid ataupun Mushola untuk menjaga kedisiplinan dan kebersihan dari proses hingga pelaksanaan untuk mengantisipasi penyebaran PMK,” Ujar Bupati.

Baca Juga :  Forkopincam Kedung Hadiri Penyerahan SK Pemberhentian dan Penetapan PLT Carik Desa Tedunan

Menurut Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik, Ketersediaan daging di pasar berkurang dan mahal terkait adanya penyakit kuku dan mulut (PMK) pada hewan ternak yang menjadi kekhawatiran di tengah masyarakat.

“Kasus PMK harus dihentikan dan bisa berhenti jika pemberian vaksinasi sudah tersebar secara masif,” Tegasnya.

Vaksin pertama ini Kabupaten Gresik mendapat alokasi sebanyak 30 botol atau sama dengan 3.000 dosis. Sementara vaksin PMK ini disuntikkan pada ternak sapi dalam kondisi sehat saja, baik sapi perah maupun sapi potong yang lama hidupnya atau tidak untuk segera dipotong atau dijual,” Terangnya.

“Karena pelaksanaan vaksin adalah 3 kali. Vaksin ke 2 akan disuntikkan pada 4 minggu setelah vaksin pertama dan vaksin ke 3 atau bosternya pada 6 bulan berikutnya,” Sambungnya.

Kendala kita di keterbatasan tim penyuntikan vaksinasi untuk itu kita menggandeng Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga agar segera bisa menambah SDM untuk ikut membantu memberikan Vaksinasi secara masif di Kabupaten Gresik,” Tuturnya.

Baca Juga :  F1 Power Boat semakin dekat, Kapoldasu matangkan Pengamanan

“Mohon kerjasama untuk mengoptimalkan pemanfaatan vaksin tersebut dan Semoga pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan lancar dan aman, sehingga kejadian Penyakit Mulut dan Kuku dapat semakin berkurang dan kita bisa menuju kembali menjadi Negara yang bebas PMK,” Harapnya.

Selain itu, dalam rangka persiapan pelaksanaan hari raya Idul Adha di Tengah Wabah Penyakit Mulut dan Kuku, maka kiranya diperlukan upaya peningkatan kompetensi bagi juru sembelih hewan, untuk itu Pemerintah Daerah mengucapkan terimakasih kepada DMI Cabang Gresik dan Juru Sembelih Halal DPD Gresik yang bersinergi dengan Dinas Pertanian,” Sambungnya.

“Melalui Bimtek Juru Sembelih Halal yang akan dilaksanakan pada hari ini, serta diperlukan pula Panduan Ibadah Qurban Saat kondisi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sehingga pelaksanaan Ibadah Qurban ditengah kondisi wabah PMK saat ini dapat berjalan dengan lancar dan aman,” Imbuhnya.

“Insya Allah dengan segenap upaya yang kita lakukan kita bisa melewati wabah ini dan bisa menjalani ibadah Qurban dengan Khidmah dan aman,” Tutup Bupati Gus Yani.

Sementara Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Cabang Gresik Zainal Abidin, menyampaikan pelaksanaan Idul Adha Masjid menjadi RPH nya umat Islam Indonesia untuk itu kami siap melakukan kedisiplinan hingga kebersihan saat Idul Adha nanti,” Katanya.

Baca Juga :  Polres Majalengka Gelar Apel Pasukan untuk Pengamanan KTT ASEAN Ke-43 di Wilayah Kabupaten Majalengka

Selain itu, DMI juga melaksanakan kerjasama penelitian dan survei secara acak dari 240 masjid Alhamdulillah 84 persen masjid membeli hewan kurban dari daerah sendiri,” Ungkapnya.

“Terima kasih kepada Bupati Gresik yang sudah mensinergikan kami dengan organisasi atau lembaga maupun yayasan yang tak lain tujuannya untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Gresik,” Tandasnya.

Pada kesempatan, Prof. dr. Suprapto Ma’at dari Pusat Veternasi Farma (Pusvetma) memberikan paparan terkait bagaimana cara meningkatkan imunitas pada hewan ternak yang sehat ataupun terpapar PMK serta pemutaran video pendek cara membuat ramuan untuk hewan ternak dari bahan alami Daun Meniran.

Acara dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (Juleha) dan Panduan Ibadah Qurban Saat Kondisi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menambahkan pihaknya bersama Kodim 0817/Gresik siap mengawal kebijakan.

“Kami dari Kepolisian bersinergi dengan TNI dan instansi terkait berkerja sama mendukung program dari pemerintah yaitu SE yang dikeluarkan demi kemaslahatan masyarakat. Yang utama adanya surat keterangan kesehatan hewan untuk hewan kurban,” tambah Azis.

Dikawalnya kebijakan penanganan wabah PMK diharapkan situasi kamtibmas Kabupaten Gresik tetap aman terkendali.
Reff –Abii
Red — Rham

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI
Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan
Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dini Hari, Polisi Sita Kunci T dan Pistol Mainan
Seorang Pria di Kalideres Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kontrakan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:16 WIB

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:55 WIB

Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:25 WIB

Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:37 WIB

Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:58 WIB

Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan

Berita Terbaru