Kapolres Bima Kota Hadiri Diskusi Tokoh Lintas Kelompok, Bicara Tangkal Paham Intoleran dan Terorisme

- Redaksi

Sabtu, 10 September 2022 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LENSAPOLRI.COM, KOTA BIMA NTB – Upaya menangkal paham intoleransi dan terorisme, terus digalakkan secara bersama tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama di Kota Bima, Sabtu (10/9/2022).

Momen terbaru atensi menangkal paham intoleransi dan terorisme itu, kembali berlangsung Sabtu (10/9) pagi tadi di Hotel Marina Inn Kota Bima.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan bertajuk diskusi  prakarsai Lembidara yang diketuai H Eka Iskandar itu, berbicara upaya menangkal paham intoleransi dan terorisme.

Hadir pada kegiatan itu sekaligus sebagai pembicara, Kapolres Bima Kota,  Ust Sofyan Tsauri selaku narasumber DR Hamka Hasan juga sebagai narasumber dan tentunya Ketua Lembidara H Eka Iskandar.

Baca Juga :  Masalah sepele Inilah Alasan dan Wajah Pelaku Menghabisi Nyawa Sahabatnya

Peserta diskusi datang dari sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama serta Lurah Penatoi dan Lurah Penaraga Kota Bima.

Kata Eka Iskandar, diskusi ini dilatarbelakangi kegiatan sebelumnya di Aula Pemerintah Kota Bima. “Para tokoh yang hadir disini kami anggap merupakan para tokoh yang berkompeten dalam mensyiarkan Islam wasathiyah kepada masyarakat,”sebutnya.

Sementara itu Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, dalam sambutannya menyebutkan dalam islam juga dikenal dengan Islam Wasathiyah yaitu Islam yang berada di antara realitas dan idealitas, Yakni, Islam memiliki cita-cita yang tinggi dan ideal untuk menyejahterakan umat di dunia dan akhirat. Cita-citanya yang melangit, tapi ketika di hadapkan pada realitas, maka bersedia untuk turun ke bawah.

Baca Juga :  Harga Beras Turun di Jakarta Barat, Warga Sambut Antusias Dengan Baik

Kata AKBP Rohadi,  intoleransi masih menjadi ancaman terbesar bagi Pancasila. Bibit-bibit intoleransi memang ada di tengah masyarakat, yang bila tidak diperlakukan dengan baik, bisa berujung pada aksi terorisme.

Dalam hal ini, tentunya bukan hanya kalangan pemerintah saja yang harusnya mengambil bagian untuk mencegah dan mengatasinya, namun seluruh rakyat harusnya juga ikut terlibat dalam usaha tersebut, terutama tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat  Hal ini dikarenakan kaum tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat  yang berada langsung ditengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Melalui Program Kopi Restorative Justice, Polsek Kembangan Damaikan Pasutri Lanjut Usia KDRT

Ada Beberapa cara yang perlu diperhatikan dan dilakukan oleh Tokoh Agama serta Tokoh masyarakat untuk menyampaikan kepada masyarakat guna menghindari sikap intoleransi ditengah tengah masyarakat saat ini.

Diantaranya, tidak memaksakan kehendak diri sendiri kepada orang lain, peduli terhadap lingkungan sekitar, tdak mementingkan suku bangsa sendiri atau sikap yang menganggap suku bangsanya lebih baik, tidak menonjolkan suku, agama, ras, golongan, maupun budaya tertentu, tidak menempuh tindakan yang melanggar norma untuk mencapai tujuan, tidak mencari keuntungan diri sendiri daripada kesejahteraan orang lain.

(In.Lp).   LENSAPOLRI

Red. —  Rhamdan

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI
Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan
Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dini Hari, Polisi Sita Kunci T dan Pistol Mainan
Seorang Pria di Kalideres Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kontrakan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:16 WIB

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:55 WIB

Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:25 WIB

Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:37 WIB

Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:58 WIB

Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan

Berita Terbaru