Kapolsek Gadingrejo Beberkan Motif Warga Lampung Tengah Yang Nekat Gantung Diri di Gadingrejo

- Redaksi

Minggu, 25 September 2022 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu Lensapolri.Com Seorang pria bernama Yulianto Anggoro (42) warga Desa Sinar Seputih, Bangunrejo Lampung Tengah ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri didalam gudang penyimpanan padi Pekon Wonodadi, Gadingrejo, Pringsewu, Lampung. Minggu (25/9/22)

Kejadian ini pun membuat geger warga sekitar. Pasalnya korban belum lama ini ditinggal meninggal istrinya.

Peristiwa gantung diri ini pertama kali diketahui adik korban, Leli Susilowati (32) sekira pukul 08.00 WIB.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Leli mengatakan, terakhir kali melihat korban pada saat malam hari sebelum kejadian, tepatnya pada pukul 21.00 Wib.

Kemudian pada pagi hari sekira pukul 08.00 Wib, saksi berupaya mencari korban dikamarnya untuk diajak sarapan pagi, namun korban tidak ada. Lalu saksi melanjutkan aktivitas menjemur pakaian dibelakang rumah.

Saat menjemur pakaian saksi melihat pintu gudang menyimpan padi yang berada dibelakang rumah terbuka. Saksipun langsung melihat kedalam gudang dan menemukan korban Sudah dalam posisi gantung diri dengan seutas tali tambang yang diikatkan di beton atap gudang.

Baca Juga :  UKL Polsek Kuta Utara Patroli Subuh Cegah Aksi Premanisma Di Tempat Hiburam Malam

“Lagi jemur baju saya lihat pintu gudang kebuka, karena saya curiga maka saya lihat, ternyata ada kakak saya yang gantung diri,” ujar Leli

Melihat kejadian itu saksi berteriak meminta tolong hingga kemudian berdatangan warga sekitar.

Menurut Leli, korban sudah beberapa hari menginap dirumahnya. sebelum ditemukan bunuh diri korban memang sudah terlihat sering melamun. Perilaku itu sering terlihat semenjak istrinya meninggal dunia sekitar 3 bulan yang lalu.

“Saya tidak tahu pasti apa sebab kakak saya nekat bunuh diri, namun kemungkinan karena depresi ditinggal meninggal istrinya,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Gadingrejo iptu Anwar Mayer Siregar saat dikonfirmasi melalui sambungan telephone membenarkan terjadinya peristiwa gantung diri tersebut.

Baca Juga :  Laksanakan Perintah Kapolres, Anggota Polsek Dan Bhabinkamtibmas Lakukan One Day One Bansos

“Benar tadi lagi telah terjadi peristiwa gantung diri. Korban merupakan warga Lampung tengah bernama Yulianto Anggoro,” tuturnya

Dijelaskan Kapolsek, peristiwa bunuh diri itu dilaporkan warga ke pihak kepolisian sekira pukul 08.30 Wib. Setelah menerima laporan itu, pihaknya langsung menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan olah TKP ditempat kejadian.

Saat petugas datang, korban masih belum dievakuasi warga. Korban melakukan gantung diri dalam bangunan yang digunakan sebagai gudang penyimpanan padi yang terletak dibelakang rumah adik korban.

“Korban gantung diri dengan menggunakan seutas tali tambang warna hijau yang diikatkan di beton atas gudang,” jelasnya.

Disampaikannya, Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan yang dilakukan bersama tenaga medis dari Puskesmas Gadingrejo, ditubuh korba tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan dan terdapat ciri khas bunuh diri.

Baca Juga :  Gelar Cooling System di Hongkong Garden: Kapolsek Dentim Ajak Pelaku Usaha Bersinergi Jaga Kondusivitas

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Gadingrejo tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban sehingga bisa dipastikan korban meninggal murni karena gantung diri,” Ungkapnya

Sementara itu saat ditanyakan tentang motif bunuh diri, Kapolsek menerangkan dugaan korban nekat mengakhiri hidup dengan jalan gantung diri karena depresi ditinggal istri meninggal dunia.

“Dugaan sementara karena depresi usai ditinggal istrinya meninggal dunia,” tuturnya.

Lebih lanjut, lantaran pihak keluarga menyatakan sudah menerima kejadian itu dan menolak dilakukan proses outopsi maka
Jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan.

“Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan juga sudah dimakamkan.” Tandasnya.
Red(YD/Humas)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Police Go To School di SDN Pegadungan 12 Pagi, Polisi Tanamkan Edukasi Anti Perundungan Sejak Dini
Sidokkes Polres Metro Tangerang Kota Beri Layanan Kesehatan Warga Terdampak Banjir di Benda
Kapolres Metro Tangerang Kota Laksanakan Jum’at Curhat melalui Sholat Jum’at Keliling di Batuceper
Aksi Pak Ogah Aniaya Pengendara di TL Pesing, Tiga Orang Diamankan Polsek Grogol Petamburan
AKBP Condro Sasongko Akhiri Tugas, PERWAST: Banyak Kenangan yang Tak Bisa Dilupakan
Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Paruh Baya Pedagang Tokoyaki Diamankan Polsek Kalideres: Ini Penjelasan Polisi
Respon Cepat Polsek Cengkareng Tindaklanjuti Aduan 110 Terkait Dugaan Perampasan Motor oleh Debt Collector
Gus Kris Tempuh Jalur Hukum demi Melindungi Anak, Kasus Masih Didalami Polresta Denpasar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 16:53 WIB

Police Go To School di SDN Pegadungan 12 Pagi, Polisi Tanamkan Edukasi Anti Perundungan Sejak Dini

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:15 WIB

Sidokkes Polres Metro Tangerang Kota Beri Layanan Kesehatan Warga Terdampak Banjir di Benda

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:34 WIB

Kapolres Metro Tangerang Kota Laksanakan Jum’at Curhat melalui Sholat Jum’at Keliling di Batuceper

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:17 WIB

Aksi Pak Ogah Aniaya Pengendara di TL Pesing, Tiga Orang Diamankan Polsek Grogol Petamburan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:14 WIB

AKBP Condro Sasongko Akhiri Tugas, PERWAST: Banyak Kenangan yang Tak Bisa Dilupakan

Berita Terbaru