Kasus Dugaan Pemerasan Dan Pengancaman Seorang Terapis Di Bali Memasuki Babak Baru, ini beritanya

- Redaksi

Rabu, 21 Februari 2024 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar – Kasus dugaan pemerasan dan pengancaman yang dilakukan oleh seorang terapis pijat asal Buleleng, Bali bernama Ni Luh Putu Sudiarmi di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, memasuki babak baru.

Agenda sidang pembacaan dakwaan oleh Hakim Ketua Yogi Rachmawan ini digelar pada Selasa, (21/02/2024) untuk mendengarkan keterangan terdakwa maupun saksi berinisial RPP (pelanggan disebuah SPA bilangan Seminyak, Badung, Bali) yang hadir didalam persidangan tersebut.

RPP melalui penasihat hukumnya, Reydi Nobel dan kawan-kawan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dirreskrimsus Polda Bali atas kinerja dan komitmen mengusut tuntas tindak pidana kriminal dengan pemerasan yang dilakukan tersangka kepada kliennya, sehingga berlanjut ke meja hijau di Pengadilan Negeri Denpasar.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengapresiasi kinerja Krimsus Polda Bali khususnya unit siber terhadap laporan klien kami sampai dengan proses persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar,” ujar Reydi kepada wartawan, Selasa.

Reydi mengaku, bahwa kasus tindak pidana yang dilakukan oleh seorang terapis pijat wanita bernama Ni Luh Putu Sudiarmi asal Buleleng diduga lakukan pemerasan terhadap pria berinisial RPP. Bahkan tak tanggung-tanggung, terdakwa memeras korban hingga Rp. 3 miliar.

Baca Juga :  Dekopinwil Sulteng Temui Gubernur, Ada Apa ?

“Kepada Jaksa agar dapat menuntut terdakwa dengan maksimal demi keadilan klien kami selaku korban dan untuk Hakim sekiranya agar memberikan putusan seberat-beratnya kepada terdakwa,” harapnya.

Ditengah persidangan pembacaan dakwaan, Hakim Ketua Yogi Rachmawan menerangkan, bahwa pada saat keduanya tengah berbincang-bincang, terdakwa pun mengaku terpaksa menjadi trapis pijat untuk membayar hutang-hutang bapaknya yang terkena penyakit ginjal.

Namun terdakwa yang sebenarnya telah memiliki suami dan anak di kampungnya tersebut, menipu saksi (korban) dengan mengaku masih perawan dan belum pernah menikah. 

“Selanjutnya, keduanya pun bertukar nomor telepon dan mulai sering menghubungi. Terdakwa mulai meminta uang kepada RPP sebesar Rp. 300 ribu untuk biaya pengobatan. Lantas mereka menjalani hubungan dan Terdakwa pun semakin sering meminta uang kepada RPP dengan segala alasan,” ungkap Yogi.

Baca Juga :  Sambut HUT Kemerdekaan Ke- 77, Sinergitas Tiga Pilar Mandalika Kawal Kirab Kebinekaan

Tak hanya itu saja, dalam persidangan Jaksa Eddy Artha Wijawa juga menjelaskan bahwa keduanya pernah berhubungan badan dan terdakwa bahkan mengaku-ngaku hamil beberapa kali, sehingga menggunakan hal tersebut untuk kembali memeras uang RPP.

Selain itu, jumlah uang yang diminta oleh terdakwa tak hanya dikirim ke rekening pribadinya. Terdapat pula beberapa nomer lain yang digunakan. 

“Bahwa berdasarkan keterangan terdapat  transaksinya sebesar Rp. 3.146.956.500.00. (tiga milyar seratus empat puluh enam juta Sembilan ratus lima puluh enam rib lima ratus rupiah) sebagaimana mutasi rekening milik korban,” papar Eddy.

Maka dari itu, atas perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 27 ayat (4) jo Pasal 45 ayat (4) Undang-Undang No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(*/Red)

Berita Terkait

Kalapas Binjai Hadiri Serah Terima & Pisah Sambut Kakanim Kelas I TPI Polonia
Kalapas Binjai Buka Pekan Olah Raga dan Seni Sambut HUT RI dan Pengayoman ke 79
Apresiasi Kinerja, Kakanwil Kemenumham Sumut Berikan Penghargaan Pegawai Teladan Kepada 9 Pewagai Berprestasi
Arisan ke III Keluarga Besar Alm H Djamaan dan Hj Kasirah di Tebing Tinggi: Momen Kebersamaan dan Kekerabatan
Keluarga Besar Alm H Djamaan – Almh Hj Kasirah Hadiri Resepsi Pernikahan Aziz dan Putri
Theo Adrianus Saksi Momen Bersejarah Perkembangan Gerakan Pramuka di Binjai, Mabicab dan Kwarcab Priode 2023-2028 Dilantik
Kalapas I Medan Maju Amintas Siburian Menyaksikan Kakanwil Kemenkumham Sumut Tampil Di Turnamen Tenis Lapangan Pengayoman Open
Diskusi Penilaian SPPN Bersama Wali Asuh Pemasyarakatan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 23:34 WIB

Kalapas Binjai Hadiri Serah Terima & Pisah Sambut Kakanim Kelas I TPI Polonia

Senin, 22 Juli 2024 - 23:31 WIB

Kalapas Binjai Buka Pekan Olah Raga dan Seni Sambut HUT RI dan Pengayoman ke 79

Senin, 22 Juli 2024 - 09:57 WIB

Apresiasi Kinerja, Kakanwil Kemenumham Sumut Berikan Penghargaan Pegawai Teladan Kepada 9 Pewagai Berprestasi

Minggu, 21 Juli 2024 - 15:21 WIB

Arisan ke III Keluarga Besar Alm H Djamaan dan Hj Kasirah di Tebing Tinggi: Momen Kebersamaan dan Kekerabatan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 23:08 WIB

Keluarga Besar Alm H Djamaan – Almh Hj Kasirah Hadiri Resepsi Pernikahan Aziz dan Putri

Jumat, 19 Juli 2024 - 17:32 WIB

Kalapas I Medan Maju Amintas Siburian Menyaksikan Kakanwil Kemenkumham Sumut Tampil Di Turnamen Tenis Lapangan Pengayoman Open

Kamis, 18 Juli 2024 - 20:09 WIB

Diskusi Penilaian SPPN Bersama Wali Asuh Pemasyarakatan

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:26 WIB

Eratkan Komunikasi Dengan Internalisasi Jajaran Pengamanan

Berita Terbaru