Bunuh dan Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Wanita di Jepara Ditangkap Polisi

- Redaksi

Rabu, 27 Maret 2024 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara – Polres Jepara | Seorang wanita berinisial SN (18), warga Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ditangkap polisi atas kasus pembunuhan bayi.

Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, pelaku membunuh bayi yang baru dilahirkannya karena malu merupakan hasil hubungan di luar nikah.

Pelaku juga takut ketahuan oleh warga sekitar tempat tinggalnya.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Motif pelaku tega menghabisi bayi sesaat setelah dilahirkannya karena malu dan takut ketahuan orang,” ujar Kapolres Jepara saat menggelar konferensi pers di Mapolres Jepara, Rabu (27/3/2024).

Pelaku, kata AKBP Wahyu melahirkan di dalam kamar di rumahnya. Setelah lahir, bayi yang berjenis kelamin perempuan itu kemudian dibekap selama 2 menit hingga tak bernyawa.

Baca Juga :  Guna Mencegah Gangguan Kamtibmas Polsek Depok Laksanakan Patroli Dialogis Bersama Komunitas Vespa

“Karena menangis terus lalu dibekap dengan telapak tangan kanan hingga meninggal. Kemudian, pelaku memotong tali pusar dengan pisau dapur dan membuang bayi tersebut di sungai di belakang rumahnya,” lanjutnya.

“Pelaku kemudian mencuci pisau dapur, sprei, pakaian yang digunakan dan handuk,” jelas Kapolres Jepara.

Tak lama setelah dibuang, bayi malang itu kemudian ditemukan warga tersangkut di sungai. Temuan bayi itu lantas membuat warga geger.

Baca Juga :  Menjelang kesiapanan Pengamanan Malam Nataru 2023,Polsek Kembangan Lakukan Koordinasi dan Silatuhrahmi

“Saat itu, bayi ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa,” jelasnya.

Mendapat laporan penemuan jasad bayi di sungai, petugas Polres Jepara lantas melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku pembuangan bayi mengarah kepada SN yang tak lain adalah warga sekitar.

“Di hadapan petugas, pelaku mengakui perbuatannya telah membunuh dan membuang bayinya, di sungai,” katanya lagi.

“Karena perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 80 ayat (3) dan (4) Jo Pasal 76C Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan hukuman penjara 15 tahun,” pungkasnya.

(hms)

Vio Sari

Berita Terkait

Peringati Hari Bhayangkara ke-78, Korpolairud Baharkam Polri Gelar Upacara Tabur Bunga
Ketua LBH Aspirasi Rakyat Bersatu DPC Kabupaten Tangerang Soroti Proyek Pemasangan PJU di Sukadiri
Ajukan Banding, Putusan Terhadap Terdakwa Tumirin Tak Cerminkan Rasa Keadilan
Brigjen TNI Dody Triwinarto : Bangga Terhadap Kinerja Prajurit Petarung Tadulako
Jurnalis Ramaikan Olahraga Bersama Hari Bhayangkara ke-78, Koresponden TVOne dapatkan Undian Sepeda Motor
Terukir Abadi, Pesan Pengabdian dari Prasasti Pahlawan Bhayangkara di Tamanjeka Poso
Semarak Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78: Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Sulteng dalam Olahraga Bersama
FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS DHARMAWANGSA DAN LBH MENARA KEADILAN LAKSANAKAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PARALEGAL
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:17 WIB

Peringati Hari Bhayangkara ke-78, Korpolairud Baharkam Polri Gelar Upacara Tabur Bunga

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:17 WIB

Ketua LBH Aspirasi Rakyat Bersatu DPC Kabupaten Tangerang Soroti Proyek Pemasangan PJU di Sukadiri

Senin, 24 Juni 2024 - 14:34 WIB

Ajukan Banding, Putusan Terhadap Terdakwa Tumirin Tak Cerminkan Rasa Keadilan

Minggu, 23 Juni 2024 - 02:26 WIB

Brigjen TNI Dody Triwinarto : Bangga Terhadap Kinerja Prajurit Petarung Tadulako

Minggu, 23 Juni 2024 - 01:58 WIB

Terukir Abadi, Pesan Pengabdian dari Prasasti Pahlawan Bhayangkara di Tamanjeka Poso

Minggu, 23 Juni 2024 - 01:52 WIB

Semarak Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78: Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Sulteng dalam Olahraga Bersama

Sabtu, 22 Juni 2024 - 21:23 WIB

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS DHARMAWANGSA DAN LBH MENARA KEADILAN LAKSANAKAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PARALEGAL

Sabtu, 22 Juni 2024 - 08:28 WIB

Bertambah Masa Jabatan, Pasopati Gelar Syukuran Wayang Kulit

Berita Terbaru