Konsumen Kembali Kecewa, Produk Hilang Saat Dikirim Melalui Jasa Ekspedisi SiCepat Jalan Asrama Helvetia

- Redaksi

Sabtu, 20 April 2024 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan
Keluhan tentang hilangnya produk yang dikirim melalui layanan jasa ekspedisi SiCepat kembali mencuat.

Kali ini, konsumen yang merupakan seorang pengusaha Olshop di Medan, mengungkapkan kekecewaannya atas layanan perusahaan ekspedisi terkemuka di Indonesia tersebut.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus tentang barang hilang atau tidak sampai ke tangan konsumen itu, kini kembali diungkapkan pengusaha yang akrab disapa Koko Jhon kepada awak media kemarin.

“Ini sudah dua kali saya alami. Pertama, pada SiCepat di Jalan Kapten Muslim Medan Helvetia. Awalnya mereka ngotot mengklaim bahwa paket saya hilang di kota tujuan. Setelah terungkap kehilangannya karena dicuri oleh oknum kurirnya, akhirnya mereka minta maaf dan mengganti kerugian saya, ” katanya.

Baca Juga :  Jaring Bibit Muda, Turnamen Bola Voli Kapolres Jepara Cup  Resmi Digelar

Kini, untuk kedua kalinya pengusaha yang mempunyai toko di Plaza Milenium itu mengalami kekecewaan serupa, lantaran paket produk barang bernilai jutaan rupiah yang dikirimnya melalui SiCepat komplek pergudangan paragon Jalan Asrama By Pass Medan Helvetia dinyatakan hilang alias tak sampai ke tangan penerimanya.

“Saya telah mengirimkan paket berharga melalui SiCepat untuk tujuan bisnis saya. Namun, setelah beberapa hari, paket tersebut tidak kunjung sampai ke alamat tujuan. Saya sangat kecewa karena barang tersebut sangat penting dan saya telah kehilangan kepercayaan terhadap layanan SiCepat,” kesalnya.

Baca Juga :  Ungkap Narkoba Selama 1 Bulan, Polres Jakbar Dan Polsek Jajaran Amankan Narkoba Senilai 9 Milyar Lebih

Selaku konsumen yang telah mempercayakan pengiriman barang nya melalui SiCepat, pengusaha Olshop ini pun kian merasa frustasi dan kecewa karena belum mendapatkan solusi yang memuaskan dari perusahaan tersebut.

Koko Jhon juga menuntut tanggapan serta solusi yang jelas dari pihak SiCepat untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat dan transparan.

” Kami juga harapkan agar SiCepat dapat meningkatkan sistem keamanan dan pengawasan terhadap pengiriman barang demi menghindari kasus yang sama terulang di masa depan,” ujarnya.

Hingga saat ini, pihak SiCepat belum ada memberikan pernyataan resmi terkait paket barang konsumen yang hilang tersebut.

Kepala Kurir SiCepat Jalan Asrama By Pass Pandi Lubis, ketika dikonfirmasikan awak media, Kamis (18/04/2024) menyebutkan, paket barang pengusaha Koko Jhon itu telah dikirimkan dari Medan dan telah sampai ke kota tujuannya di Garut Jawa Barat.

Baca Juga :  Polda NTB Terjunkan Tim Olah TKP, Backup Penanganan Lakalantas di Sumbawa Barat

“Kita gak tau hilangnya barang itu bagaimana, kita juga sudah jelaskan ke bapak pengirimnya bahwa itu paket sudah status klaim pergantian dan pertanggungjawaban oleh gerai SiCepat Garut. Kalau kami sudah tidak sangkut paut lagi. Status naik klaimnya tanggal 16,” terangnya.

Sementara kalangan pengamat industri logistik menekankan pentingnya bagi perusahaan ekspedisi untuk mengambil langkah-langkah yang lebih proaktif dalam menangani masalah ini demi memulihkan kepercayaan konsumen.(red)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI
Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan
Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dini Hari, Polisi Sita Kunci T dan Pistol Mainan
Seorang Pria di Kalideres Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kontrakan
Berita ini 234 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:55 WIB

Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:39 WIB

SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:25 WIB

Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:37 WIB

Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:58 WIB

Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan

Berita Terbaru