KONSUMEN BELUM JUGA MENERIMA PERGANTIAN BARANG BERHARGANYA YANG HILANG PADA PT SICEPAT EKSPRES

- Redaksi

Jumat, 26 April 2024 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan
Hingga kemarin, Kamis (25/04/2024), konsumen pengguna jasa ekspedisi SiCepat Ekspres, belum juga menerima pergantian atas barang berharganya yang hilang.

“Kami sangat kecewa, karena barang kami yang hilang via pengiriman SiCepat belum juga mereka ganti,” ujar pihak seller Koko Jhonson dan Koko Amin, kepada Media, Jumat (26/04).

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rasa kecewa tersebut telah mereka ungkapkan sebelumnya melalui media, karena kurangnya responsibilitas PT SiCepat Ekspres Indonesia dalam menangani keluhannya.


” Siapapun pasti kecewa karena paket barang berharganya hilang setelah dikirim melalui jasa pengiriman Sicepat. Bahkan kita juga merasa frustasi, sebab meskipun telah menghubungi pihak SiCepat, namun kami tidak mendapatkan jawaban dan solusi yang memuaskan,” kesal mereka.

Mereka pun merasa kecewa dengan jawaban Kepala kurir SiCepat Jalan Asrama By Pass Pandi Lubis, saat ditemui Kamis (18/04/2024) lalu yang menyebut bahwa pihaknya TIDAK TAU BAGAIMANA HILANGNYA BARANG tersebut

” Kami kecewa karena bahasa dia (kepala kurir) yang menyebut “KITA TIDAk BISA”, selain itu dia tak ada upayanya sama sekali di depan kita untuk menghubungi pihak Garut. Jadi selaku konsumen kami merasa terlalu diremehkan,” katanya.

Koko Jhonson dan Koko Amin juga.merasa heran dan aneh, karena tanpa sepengetahuannya selaku seller, pihak SiCepat sudah mengembalikan uang sepuluh kali ongkir (ongkos kirim).

Baca Juga :  Bentuk Sinergitas, HUT ke-77 TNI Digelar di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB

“Kita datang dengan tulus untuk mempertanyakan. Sebelum Ko Jhonson kesana (SiCepat Jalan Asrama Medan Helvetia), kita sudah tracking, barang kita di Garut gitu aja, tak ada perubahan, tapi uang komplain sudah masuk ke rekening. Koq bisa begitu, kan aneh ini,” ungkap Ko Amin.

” Kalau begitu enak kali lah mereka, hilangkan aja semua barang berharga konsumen yang mau mereka kirim, trus cukup menggantinya dengan uang sepuluh kali ongkos kirim,” ucapnya.

Menurur Ko Jhonson, kasus kehilangan barang serupa juga pernah dialaminya beberapa waktu lalu pada SiCepat Kapten Jalan Kapten Muslim Medan.

“Saat itu modusnya juga mirip, dari Medan paket barang dikirim ke daerah tujuan Lampung. Sampai disana barang yang diterima buyer kosong alias hilang. Lalu kita komplain, setelah diinvestigasi, barang tersebut ternyata hilangnya karena dicuri oknum kurir yang di Medan, akhirnya pihak SiCepat minta maaf dan mengganti penuh barang kita yang hilang dicuri tersebut. Kenapalah kasus seperti itu harus terulang kembali,” keluh Ko Jhonson.

Sementara Rangga Andriana, Senior Manager Corporate Communications PT Sicepat Ekpres Indonesia melalui email yang diterima media, Kamis (25/04) menyampaikan Hak Jawab dan klarifikasi atas pemberitaan terkait Komplain Layanan Pengiriman SiCepat Ekspres oleh pelanggan yang telah dipublikasikan di beberapa media (terlampir dalam lampiran) pada rentang waktu 19-21 April 2024.

Baca Juga :  Polsek Kesambi Gelar Olahraga Bersama Dalam Rangka Memperingati HUT TNI Ke-78

Berkaitan dengan komplain tersebut, pihak manajemen SiCepat Ekspres telah melakukan investigasi internal untuk paket pelanggan atas nama Bapak/Ibu Tig Djulianto yang dikirim oleh seller online Tokopedia ‘’TemanSeluler’’ pada 29 Maret 2024 lalu dengan kronologi sebagai berikut:

Permohonan pick up dari Tokopedia oleh seller dilakukan pada tanggal 29 Maret 2024. Kemudian, pada tanggal 1 April 2024 paket sudah berada di Garut Tarogong. Setelah tanggal 1 April 2024, status pengiriman tidak mengalami pergerakan. Sesuai dengan data pada monitoring kami, paket tersebut seharusnya tiba di alamat penerima yaitu Garut pada tanggal 03 April 2024.

Dari hasil investigasi dan pengecekkan fisik paket di gudang maupun gerai wilayah penerima (Garut), paket tersebut tidak berhasil ditemukan. Sehingga, dengan berat hati kami menyatakan bahwa paket tersebut hilang pada tanggal 22 April 2024.

Kami telah menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian yang terjadi kepada seller dan buyer tersebut. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihak manajemen SiCepat Ekspres akan memproses prosedur pergantian secara penuh atas paket tersebut. Namun, hingga saat ini kami belum mendapatkan respon lebih lanjut terkait permohonan maaf tersebut.

Baca Juga :  Bupati Cirebon dan DPRD Tandatangani Persetujuan Bersama KUA/PPAS APBD 2024

Dari kronologi dan klarifikasi di atas, kami memohon kerja sama rekan-rekan media untuk dapat mengunggah pernyataan pihak manajemen SiCepat Ekspres sebagai bentuk pengimplikasian asas jurnalistik yaitu cover both side dan pemberitaan yang berimbang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Kami harap, klarifikasi ini dapat diunggah dalam waktu selambat-lambatnya 2×24 jam setelah surat hak jawab ini diterima oleh pihak Redaksi rekan-rekan media. Atas perhatian dan kerja sama, kami sampaikan terima kasih.

Sedangkan Kepala Kurir SiCepat Jalan Asrama By Pass Pandi Lubis, ketika dikonfirmasikan awak media, Kamis (18/04/2024) menyebutkan, paket barang pengusaha Koko Jhon itu telah dikirimkan dari Medan dan telah sampai ke kota tujuannya di Garut Jawa Barat.

KITA GAK TAU HILANGNYA BARANG ITU BAGAIMANA, kita juga sudah jelaskan ke bapak pengirimnya bahwa itu paket sudah status klaim pergantian dan pertanggungjawaban oleh gerai SiCepat Garut. Kalau kami sudah tidak sangkut paut lagi. Status naik klaimnya tanggal 16,” kilahnya. (red)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI
Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan
Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dini Hari, Polisi Sita Kunci T dan Pistol Mainan
Seorang Pria di Kalideres Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kontrakan
Berita ini 274 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:16 WIB

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:55 WIB

Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:25 WIB

Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:37 WIB

Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:58 WIB

Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan

Berita Terbaru