TANGERANG, LENSAPOLRI — Polsek Benda melaksanakan kesiapsiagaan serta pemantauan dampak bencana hidrometeorologi di wilayah hukumnya, Rabu (14/1/2026) sebagai bentuk respons cepat terhadap genangan air yang terjadi pasca hujan dengan intensitas cukup tinggi. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
Sejak pagi hari, personel Polsek Benda diterjunkan ke sejumlah titik rawan guna melakukan pemantauan langsung di lapangan. Langkah ini sekaligus sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas maupun dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem.
Hasil pemantauan hingga pukul 10.00 WIB mencatat adanya satu titik genangan air di wilayah Kampung Rawa Bokor, Kelurahan Benda. Ketinggian air terpantau berkisar antara 1 hingga 3 sentimeter dan tidak mengganggu aktivitas warga secara signifikan.
Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi. Selain itu, petugas juga memastikan tidak ditemukan kejadian pohon tumbang atau kerusakan fasilitas umum akibat hujan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski kondisi relatif aman, Polsek Benda tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan patroli rutin di wilayah terdampak. Petugas juga melakukan pengamanan guna mengantisipasi potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas akibat genangan air.
Sebagai langkah penanganan lanjutan, Polsek Benda melakukan koordinasi lintas instansi terkait, termasuk pemerintah kelurahan dan unsur kewilayahan lainnya. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan penanganan cepat apabila terjadi peningkatan debit air.
Selain itu, kesiapsiagaan Posko Siaga Bencana terus dioptimalkan agar dapat segera diaktifkan apabila situasi berkembang. Polsek Benda menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menjaga situasi tetap aman, kondusif, dan terkendali.
(Red)






