Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praktik Dugaan Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tidak Wajar di SPBU 34.151.19. Jalan Husein Sastranegara, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten

Praktik Dugaan Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tidak Wajar di SPBU 34.151.19. Jalan Husein Sastranegara, Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten

TANGERANG, Lensapolri — Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.151.19 di Jalan Husein Sastranegara, Kelurahan benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten, diduga terlibat praktik gratifikasi melayani pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dengan pola pengisian yang tidak wajar.

Berdasarkan temuan di lapangan adanya praktik pembelian berulang menggunakan sepeda motor dengan kapasitas tangki besar dalam waktu singkat.

Pengawas SPBU 34.151.19, Hendra, saat dikonfirmasi, menyatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk membatasi konsumen yang melakukan pengisian berulang.

“Kalau dari manajemen, kami menganggap semua masyarakat yang datang ke sini adalah masyarakat yang membutuhkan bahan bakar. Kami tidak bisa menentukan si A boleh isi, si B tidak boleh isi. Itu melanggar aturan dari Pertamina,” ujar Hendra,Jumat (13/2/2026).

Terkait dugaan pemberian Gratifikasi dari konsumen kepada petugas, Hendra menyebut hal tersebut sebagai bentuk sukarela.

“Kalau ada praktik dari customer (pelanggan) memberikan sesuatu sebagai bentuk kerelaan, misalkan orang isi di mobil terus ngasih gorengan, kan boleh kita terima. Intinya kita tidak ada instruksi mematok harus bayar Rp 5.000 atau Rp10.000,” katanya.

Sementara, aktivis keadilan Iwan, menilai penerimaan imbalan dalam konteks pelayanan pengisian BBM subsidi berpotensi melanggar aturan dan tidak dapat dibenarkan.

“Petugas SPBU yang menerima uang untuk melancarkan pengisian BBM subsidi secara tak wajar merupakan bentuk pelanggaran serius,” ujarnya.

Menurutnya, tanpa rekomendasi atau izin resmi dari Pertamina, praktik semacam itu dapat memfasilitasi penyalahgunaan BBM subsidi.

Ia menegaskan pelanggaran tersebut dapat berujung pada sanksi tegas dari Pertamina, mulai dari penghentian sementara operasional hingga pemutusan hubungan usaha.

Iwan juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan indikasi pengisian BBM subsidi yang tidak sesuai ketentuan.

“Warga yang menemukan atau mencurigai praktik pengisian tidak wajar dapat melaporkan langsung ke Pertamina,” tutupnya.

(Derry)

Baca Juga :  Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram Amankan Residivis Asal Lobar
Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI
Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan
Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dini Hari, Polisi Sita Kunci T dan Pistol Mainan
Seorang Pria di Kalideres Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kontrakan
Polisi Tetapkan Bahar bin Smith Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
Panitia Isra Mi’raj 1447/2026, PWI Bekasi Raya: Terima Kasih McDonald’s dan Kopi Bro serta Donatur Atas Dukungannya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:55 WIB

Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:39 WIB

SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:25 WIB

Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:58 WIB

Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:11 WIB

Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dini Hari, Polisi Sita Kunci T dan Pistol Mainan

Berita Terbaru