Kabidkum Polda Banten Hadiri Pembukaan Bengkel Forensik Kebahasaan

- Redaksi

Jumat, 10 Maret 2023 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon, Lensapolri.com-Dalam rangka menyatukan persepsi dalam bahasa hukum, KabidkumPolda Banten Kombes Pol Yuliani menghadiri pembukaan kegiatan bengkel forensik kebahasaan yang digelar oleh kantor bahasa Banten pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenristek) dan dilaksanakan di Ruang Inspirasi, Graha Sucofindo Kota Cilegon pada Kamis (09/03).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ahli bahasa Dr. Niknik M. Kuntarto, Forensik Mabes Polri Kompol Agung Kristiyanto, dan seluruh peserta dari instansi terkait.

Baca Juga :  Antisipasi Motor Bodong, Satpolair Polres Sampang Gelar Operasi Rutin

Dalam kesempatannya, Yuliani membenarkan dirinya menghadiri kegiatan tersebut. “Hari ini saya mewakili Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto untuk hadir dalam kegiatan pembukaan bengkel forensik kebahasaan yang dilaksanakan di Ruang Inspirasi Graha Sucofindo, Cilegon,” ucap Yuliani.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian Yuliani mengatakan dalam sambutannya bahwa forensik kebahasaan atau linguistik forensik merupakan cabang ilmu linguistik yang mempelajari dan mengkaji ilmu bahasa dalam ranah hukum. “Cabang linguistik ini mengkaji secara lebih dalam tentang penggunaan bahasa yang digunakan oleh seseorang yang terlibat dalam suatu kasus,” tutur Yuliani.

Baca Juga :  Kapolres Sukoharjo Bersama TNI dan Mahasiswa Gunakan Motor Bronjong Bagikan Bansos 1000 Paket Sembako

Kesadaran masyarakat di bidang hukum meliputi banyak aspek, salah satunya kesadaran dan pemahaman pada penggunaan bahasa di bidang hukum yang berkaitan dengan aktivitas-aktivitas sehari-hari atau penyusunan regulasi.

“Untuk meningkatkan kesadaran dan kepekaan tentang penggunaan bahasa dimasyarakat serta sebagai tindak lanjut dari kegiatan layanan professional di bidang bahasa hukum, kantor Bahasa Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan bengkel forensik kebahasaan ini,” ujar Yuliani.
 
Terakhir, Yuliani berharap kegiatan ini dapat meningkatkan literasi masyarakat pada implementasi penggunaan bahasa yang berkaitan dengan hukum. “Dari beberapa hal yang saya sampaikan, saya harap para peserta bengkel forensik kebahasaan dapat mengikuti kegiatan ini guna meningkatkan literasi masyarakat pada implementasi penggunaan bahasa yang berkaitan dengan hukum,” tutup Yuliani. (Red, Bidhumas Polda Banten).

Baca Juga :  Kapolda NTB Diberi Penghargaan Gelar Adat Oleh Masyarakat Adat Sembalun Lotim

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI
Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan
Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dini Hari, Polisi Sita Kunci T dan Pistol Mainan
Seorang Pria di Kalideres Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kontrakan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:55 WIB

Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:39 WIB

SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:25 WIB

Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:37 WIB

Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:58 WIB

Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan

Berita Terbaru