TANGERANG, LENSAPOLRI — Tumpukan sampah di bawah Jembatan Kali Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang selama ini dikeluhkan warga, akhirnya dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang. Pembersihan dilakukan pada Rabu (31/12/2025) dengan mengerahkan alat berat guna mengangkut sampah yang menumpuk di area tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan satu unit alat berat dikerahkan untuk mengangkut tumpukan sampah dan memindahkannya ke sejumlah truk yang telah disiapkan. Penggunaan alat berat ini dilakukan untuk mempercepat proses pengangkutan sampah yang selama ini menghambat aliran air di bawah jembatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita kerahkan alat berat,truk sampah dan puluhan personel agar pembersihan bisa dilakukan lebih cepat dan maksimal,” ujar Kepala dinas lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat, S.Sos., M.T. saat meninjau langsung lokasi.
Sudrajat menjelaskan, pembersihan dengan alat berat ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang sebelumnya dilakukan secara manual oleh petugas DLH pada Selasa malam.
“Semalam kita sudah lakukan pembersihan menggunakan alat seadanya agar air bisa mengalir. Hari ini kita lanjutkan dengan alat berat,” katanya.
Menurut Dia, sampah yang menumpuk di Kali Dadap tidak sepenuhnya berasal dari warga sekitar. Sebagian sampah diduga berasal dari wilayah hulu yang terbawa arus air dan terdorong oleh air rob hingga akhirnya mengendap di bawah jembatan.
“Dari hulu kemungkinan masih ada masyarakat yang membuang sampah ke kali, lalu terdorong rob dan menumpuk di sini,” jelasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat Kabupaten Tangerang agar tidak lagi membuang sampah ke sungai. Ujat juga meminta peran aktif perangkat wilayah, mulai dari RT dan RW, untuk mengedukasi warga serta saling mengingatkan.
“Kami mengimbau masyarakat, termasuk perangkat RT dan RW, agar terus mengedukasi warga supaya tidak membuang sampah ke kali,” tuturnya.
Sudrajat menambahkan, DLH Kabupaten Tangerang telah berulang kali melakukan pembersihan di Kali Dadap. Namun, tumpukan sampah masih kerap kembali ditemukan.
“Kalau sudah seperti ini, seharusnya kita saling mengingatkan. Jangan ada lagi anggapan buang sampah ke kali nanti juga akan diangkut. Itu tidak baik,” pungkasnya.
(Rizki)
Editor: Ridwan






