Ricuh Aksi Demo di Nabire, Dua Masyarakat Yang Tidak Terlibat Aksi Menjadi Korban Penganiayaan oleh Massa

- Redaksi

Kamis, 31 Maret 2022 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Aksi unjuk rasa penolakan Daerah Otonom Baru (DOB) di Kabupaten Nabire, telah terjadi penyerangan terhadap korban penganiayaan dan perampasan kendaraan serta mengambil paksa handphone milik korban.

Hal ini terjadi di Pasar Karang Tumaritis, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Karang Tumaritis, Kabupaten Nabire sekitar pukul 12.11 WIT, Kamis (31/03).

Saat itu korban yang berada di dalam pasar karang kemudian massa berhamburan pada saat di bubarkan oleh petugas kemudian massa sekitar kurang lebih 20 orang datang menghampiri korban dan lansung menganiaya korban hingga mengalami luka dibagian kepala belakang, mulut, hidung dan juga mengambil paksa Handphone milik korban.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua korban yang berinisial U (40), ojek, Jalan Ilaga, Kelurahan Bumi Wonorejo dan PIS (32), Swasta, Jalan Perintis, Kelurahan Bumi Wonorejo.

Baca Juga :  Sigap Tangani Aduan Warga Melalui 110, Polsek Kalideres Bantu Selesaikan Sengketa Motor Secara Kekeluargaan

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal S.H mengatakan korban U (40) mengalami luka di bagian pipi sebelah kanan dan kendaraan Honda beat miliknya di rampas oleh massa. Sedangkan Korban PIS (32) mengalami luka robek pada bagian belakang dan telah di jahit sebanyak 5 jahitan, hidungnya mengalami luka sobek dan di jahit sebanyak 2 jahitan, serta bibir atas memar dan bengkak. Serta juga handphone korban dirampas oleh massa atau pelaku.

“Awalnya korban U (40) yang bekerja sebagai tukang ojek dan mengantar penumpang didalam pasar karang tidak lama kemudian massa berlarian masuk ke arah pasar karang dan tiba-tiba korban di pukul dibagian pipi sebelah kanan yang mengakibatkan sobek di bagian pipi kanan oleh massa kurang lebih 20 orang dan mengambil paksa kemudian membawa kabur motor korban,” kata Kabid Humas.

Baca Juga :  Ramadhan di Sragen; Patroli Polsek Sidoharjo Sisir Tongkrongan Miras, Sita Ciu, Amankan 4 Remaja Mabuk

Sementara barang bukti yang diamankan oleh pihak Kepolisian saat aksi unjuk rasa, antara lain :
1) 1 lembar panplet bertuliskan RAKYAT MEPAGO TOLAK DOB MINTA REFERENDUM
2) 1 lembar panplet bertuliskan BERIKAN HAK MENENTUKAN NASIB SENDIRI SEBAGAI SOLUSI REFERENDUM DEMOKRASI BAGI BANGSA WEST PAPUA
3) 1 lembar panplet warna kuning bertuliskan TANGKAP ADILI ,DAN PENJARA JENDERAL JENDERAL PELANGGARAN HAM
4) 1 lembar panplet warna kuning bertuliskan TARIK MILITER ORGANIK DAN NON ORGANIK DARI WEST PAPUA
5) 1 Lembar panplet bertuliskan BEBASKAN VICTOR YAIMO TANPA SYARAT
6) 15 buah batu yang di gunakan melempar anggota dan aniaya korban masyarakat.

Baca Juga :  Keracunan Massal Menimpa Warga Desa Pangradin Kecamatan Jasinga

Terhadap dua kasus tersebut juga telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Nabire.

“Situasi di wilayah kabupaten Nabire dalam keadaan aman dan kondusif. Untuk itu kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan aksi kejadian tersebut dan disampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa saat ini banyak foto-foto beredar yang tidak benar yang bersifat hoax seperti kejadian di tempat lain namun di buat seolah-olah terjadi di Nabire, kami tegaskan bahwa itu tidak benar,” ungkap Kabid Humas Polda Papua.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Belum Surut, PLN padam, Warga Kelurahan Tegal Alur Butuh Bantuan Logistik
Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Paruh Baya Pedagang Tokoyaki Diamankan Polsek Kalideres: Ini Penjelasan Polisi
Kepergok Curi TV di Tengah Musibah Kebakaran di Grogol Petamburan, Seorang Pria Diamankan Warga
Polsek Perbaungan Gerak Cepat Respon Call Centre 110 Bantu Warga Lansia yang Alami Sesak Napas di Depan Kantor Polisi
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta: 9 Siswa Luka dan Aktivitas Belajar Dihentikan
Warga Graha Walantaka Apresiasi Langkah Cepat Aparat Evakuasi dan Musnahkan Tumpukan Limbah Medis
Makan Siang Gratis di Tegal Alur Sebagai Wujud Kepedulian Sosial
Jalur Utama Denpasar – Gilimanuk Terputus Pengendara Dihimbau Gunakan Jalur Alternatif
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:47 WIB

Banjir Belum Surut, PLN padam, Warga Kelurahan Tegal Alur Butuh Bantuan Logistik

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:58 WIB

Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Paruh Baya Pedagang Tokoyaki Diamankan Polsek Kalideres: Ini Penjelasan Polisi

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:02 WIB

Kepergok Curi TV di Tengah Musibah Kebakaran di Grogol Petamburan, Seorang Pria Diamankan Warga

Jumat, 7 November 2025 - 22:05 WIB

Polsek Perbaungan Gerak Cepat Respon Call Centre 110 Bantu Warga Lansia yang Alami Sesak Napas di Depan Kantor Polisi

Jumat, 7 November 2025 - 19:19 WIB

Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta: 9 Siswa Luka dan Aktivitas Belajar Dihentikan

Berita Terbaru

Berita Polda

Penyegaran Organisasi, Kapolri Rotasi Jabatan Wakapolda Jambi

Minggu, 25 Jan 2026 - 10:19 WIB