Aksi Demo Memanas, Sempat Saling Dorong Antara Mahasiswa dan Polisi.

- Redaksi

Kamis, 8 September 2022 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ini Penjelasan Kabid Humas Polda NTB.👇.👇.👇

LENSAPOLRI.COM, MATARAM NTB – Memanas aksi Unjuk Rasa Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di kota Mataram buntut dari kenaikan BBM diwarnai saling dorong antara Polisi selaku pengaman Vs Mahasiswa selaku Peserta unjuk rasa.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi yang berlangsung di depan gerbang gedung DPRD NTB ini merupakan aksi unjuk rasa yang ke tiga kalinya pasca keputusan kenaikan harga BBM, (08/09).

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK menjelaskan aksi demo yang berlangsung pada hari ini berasal dari elemen mahasiswa diantaranya HIMMAH NWDI Cabang Mataram, BEM UIN Mataram, dan UMMAT Cabang Mataram.

Demo ke tiga di depan Kantor Dewan NTB tersebut juga disaksikan dan dipantau langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto bersama beberapa PJU Polda NTB seperti Karoops Polda NTB, Dir Samapta, Dan Sat Brimob, Dir intelkam serta Dir Lantas.

Baca Juga :  Dailami Senator Jakarta, Jangan Biarkan Pramuka Mati Karna Kesalahan Ambil Keputusan

“Jadi dari demo hari pertama, kedua dan ketiga pada hari ini, Pak Kapolda NTB bersama PJU Polda NTB tetap hadir memonitoring,”jelas Pria berpangkat Kombes Pol ini.

Artanto menjelaskan Suhu Demo hari ketiga ini cukup memanas sehingga aksi saling dorong pun tidak bisa dihindari. Massa pendemo terlihat semakin berani melakukan lemparan dan lain sebagainya. Akan tetapi para pasukan pengamanan dari Polda NTB dan jajaran tetap mengimbanginya dengan santun.

Aksi kasar yang diperbuat oleh mahasiswa tersebut mengakibatkan 3 mahasiswa dari massa demonstran terpaksa harus diakukan tindakan pengamanan oleh polisi guna menjaga dan mengendalikan aksi demo berjalan lancar.

“Kami sempat mengamankan 3 mahasiswa yang diduga membuat gaduh di tengah aksi demo, ini bertujuan agar jalannya aksi demo secara tertib hingga selesai,”jelas Artanto.

Baca Juga :  Penggiat Sosial Afrizal Fadli Menjamu dan Menyantuni Puluhan Anak Yatim

Pengamanan 3 mahasiswa pun tidak begitu lama, terlihat massa aksi mulai tertib, dan ke tiga mahasiswa yang diamankan tersebut di kembalikan lagi ketengah barisan rekan-rekannya.

Sangat banyak tantangan yang dilalui oleh petugas pengamanan selama aksi demo berlangsung, dari aksi dorong, hingga aksi bakar atribut seperti ban bekas serta lemparan yang ditujukan ke petugas pengamanan.

“Alhamdulillah kesemuanya berakhir dengan baik tanpa ada salah satu mahasiswa dan petugas pengamanan yang menjadi korban,”ucapnya.

Terkait adanya aknum petugas pengamanan yang mendapati salah seorang Pendemo membawa senjata tajam, sesuai informasi yang diterima dari Kapolresta Mataram selaku Pemegang kendali pengamanan aksi unjuk rasa tersebut menjelaskan, bahwa memang benar adanya seorang Pendemo terpaksa diamankan karena kedapatan membawa Sajam.

“Orangnya sudah diamankan beserta barang bukti (Sajam), selanjutnya akan diperiksa sesuai aturan, dan tindakan ini sudah melanggar ketentuan dari tata cara unjuk rasa itu sendiri, sehingga akan diperoses sesuai aturan,”tegasnya.

Baca Juga :  Rutan Pangkalan Brandan Ikuti Kegiatan Bakti Sosial BNN Kab. Langkat

Sekitar pukul 13:00 wita para demonstran sudah terlihat membubarkan diri, masing-masing kelompok mahasiswa telah mengkoordinir rekannya untuk segera membubarkan diri.

Penanganan yang dilakukan oleh aparat kepolisian selama aksi berlangsung, baik dari hari pertama hingga ke tiga ini sudah sangat humanis, ini terlihat dari saat membubarkan diri, kelompok mahasiswa berjalan sambil saling rangkul dengan Komandan pengamanan aksi demo yaitu Kapolresta Mataram.

“Ini menunjukkan bahwa kedekatan adek-adek mahasiswa dengan Polisi di NTB ini sangat dekat, semua kejadian yang terjadi saat aksi berlangsung seakan tidak pernah terjadi, keharmonisan ini harus terpelihara dengan baik demi memajukan NTB,”tutup Artanto.

(InDra.Lp).   LENSAPOLRI

Red. —  Rhamdan

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dini Hari, Polisi Sita Kunci T dan Pistol Mainan
Seorang Pria di Kalideres Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kontrakan
Polisi Tetapkan Bahar bin Smith Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
Panitia Isra Mi’raj 1447/2026, PWI Bekasi Raya: Terima Kasih McDonald’s dan Kopi Bro serta Donatur Atas Dukungannya
Warga Keluhkan Jalan Atang Sanjaya Tangerang Kerap Banjir dan Jalan Rusak
Tanpa Bebani APBD, Perbaikan Proyek Pelindung Tebing Bengawan Solo Dipastikan Optimal
Kantor Hukum Dennis Wibowo, S.H., M.H., C.Med. & Partners Resmian Kantor ke 3, Perluas Layanan Hukum Bagi Masyarakat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:58 WIB

Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:11 WIB

Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dini Hari, Polisi Sita Kunci T dan Pistol Mainan

Senin, 2 Februari 2026 - 20:17 WIB

Seorang Pria di Kalideres Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kontrakan

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:51 WIB

Polisi Tetapkan Bahar bin Smith Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:57 WIB

Panitia Isra Mi’raj 1447/2026, PWI Bekasi Raya: Terima Kasih McDonald’s dan Kopi Bro serta Donatur Atas Dukungannya

Berita Terbaru