Pengelolaan Lahan Parkir Diduga Tidak Transparan, Dishub Kabupaten Garut Patut Dipertanyakan

- Redaksi

Kamis, 6 Juli 2023 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut

Pengelolaan lahan parkiran oleh Dishub Kababupaten Garut diduga tidak transparan, sehingga menimbulkan asumsi masyarakat khususnya para juru parkir.

Bagaimana tidak, juru parkir adalah orang-orang yang sangat berjasa dalam mengatur dan menertibkan parkiran, tetapi akhir-akhir ini mereka mengeluh atas kebijakan Dishub Kabupaten Garut.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari keterangan beberapa juru parkir, mereka tidak mendapat jaminan BPJS bahkan seragam hingga karcis pun belum mendapatkan.

“Belum terjaring BPJS, karcis dan seragam juga belum menerima lagi. Dikasih baju baru sekali, tapi kesininya enggak ngasih lagi, ya mau enggak mau bikin sendiri”, ujar juru parkir yang meminta identitasnya disembunyikan, (5/7/24).

Baca Juga :  Polres Probolinggo Berhasil Ungkap Kasus pembunuhan Berkat Program Halo Pak Kapolres

Soal pengelolaa parkir, tambah juru parkir, sudah dilimpahkan kepada pihak ke dua. Tetapi, tidak diketahui dari lembaga dan pihak jasa mana.

“Sekarang sudah dikuasai pihak lain, entah PT,CV atau yayasan kami tida tahu, tahunya sekarang perparkiran sudah dikuasai oleh Rudi Otot ama Bili, bisa dibilang bagundal perusahaan yoma”, tuturnya

Kini, para juru parkir merasa keberatan atas penguasaan Rudi Otot dan Bili ini sehingga mereka berencana akan protes.

Baca Juga :  Antisipasi Konpoi Motor Brong Dan Balap Liar Polsek Kuta Utara Patroli Di Jalan Gatsu Barat.

“kami sebagai juru parkir jalur jalan terusan Ciledug sudah merapatkan barisan untuk ada perlawan demi mempertahan anak istri kami bisa makan dan sekolah”, sambungya

Lebih lanjut, sang juru parkir mengatakan, persoalan ini agar didengar oleh pihak-pihak berkompeten di Kabupaten Garut untuk mengungkap pengelolaan hasil parkiran.

“kalau begini lebih baik disetorkan ke lingkungan dari pada ke pihak kedua, kami berharap APH turun tangan untuk mengungkap keuangan Dishub”, tandas pria yang mengaku sudah 16 tahun menjadi juru parkir ini

Baca Juga :  Bhatramas : Bhabinkamtibmas Membantu Warga Perbaikan Pagar Masjid Darul Mutaqin di Desa Panyingkiran

Terpisah, sumber lain menyebutkan, Yoma seperti perusahaan superbody lantaran ada hubungan khusus dengan Pemkab Garut.

“Kenapa perusahan yoma seperti superbody karena diduga Pemda Garut suka meminjam dana talang setau saya, makanya itu Pemda Garut merasa kehutangan jasa. Nah, uang parkir itu dari perusahaan disetor ke Dishub setiap setahun sekali”, jelas dia

Sementara, Cecep sebagai Kasi di Dishub Kabupaten Garut saat dikonfirmasi diruang kerjanya seolah membantah atas kondisi dilapangan dan bertolak belakang dengan keterangan sejumlah narasumber.(herdi)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Belum Surut, PLN padam, Warga Kelurahan Tegal Alur Butuh Bantuan Logistik
Respon Cepat Polsek Cengkareng Tindaklanjuti Aduan 110 Terkait Dugaan Perampasan Motor oleh Debt Collector
Warga Minta kelurahan dan kecamatan Benda Jangan Cuek Soal jalan rusak dan Lampu jalan Mati
Gus Kris Tempuh Jalur Hukum demi Melindungi Anak, Kasus Masih Didalami Polresta Denpasar
Polri Terbitkan Pedoman Penanganan Perkara sebagai Implementasi KUHP 2023 dan KUHAP 2025
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Patroli Perintis Presisi Polres Bangli Gelar Personel di Titik-Titik Rawan
Polantas Polres Bangli Menyapa, Edukasi Kamseltibcarlantas dan Bagikan Helm SNI kepada Pengendara
Sat Polair Polres Bangli Tingkatkan Atensi Pengamanan Kunjungan Wisatawan di Dermaga Danau Batur
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:47 WIB

Banjir Belum Surut, PLN padam, Warga Kelurahan Tegal Alur Butuh Bantuan Logistik

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:03 WIB

Respon Cepat Polsek Cengkareng Tindaklanjuti Aduan 110 Terkait Dugaan Perampasan Motor oleh Debt Collector

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:24 WIB

Warga Minta kelurahan dan kecamatan Benda Jangan Cuek Soal jalan rusak dan Lampu jalan Mati

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:37 WIB

Gus Kris Tempuh Jalur Hukum demi Melindungi Anak, Kasus Masih Didalami Polresta Denpasar

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:41 WIB

Polri Terbitkan Pedoman Penanganan Perkara sebagai Implementasi KUHP 2023 dan KUHAP 2025

Berita Terbaru