Kapolda Jateng Beri Penyuluhan Hukum bagi Masyarakat Sukolilo, Tegaskan Masyarakat Tidak Boleh Main Hakim Sendiri

- Redaksi

Jumat, 21 Juni 2024 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensapolri.com, Kab. Pati –  Masyarakat tidak boleh bertindak semena-mena kepada para pelaku kejahatan atau orang yang diduga melakukan pelanggaran hukum. Proses hukum harus diserahkan kepada pihak Kepolisian.

Demikian penekanan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menyambangi Kecamatan Sukolilo, Kab. Pati pada Kamis (20/6/2024) siang. Pada kesempatan itu, Kapolda yang hadir didampingi Waka Polda Brigjen Pol Agus Suryonugroho dan sejumlah PJU memberikan penyuluhan pemahaman dan edukasi mengenai hukum kepada ratusan masyarakat di Gedung PGRI Sukolilo.

Kegiatan penyuluhan hukum yang dilakukan oleh Kapolda Jateng mendapat sambutan baik dari Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, dirinya yakin penyuluhan hukum ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

’’Semoga kita semua mendapat penyegaran-penyegaran yang tentunya menjadi landasan di dalam kita melangkah dalam berkomunikasi di lapangan ” ungkapnya.

Selain memberikan penyuluhan hukum, Irjen Pol Ahmad Luthfi juga menyapa warga sekitar dan memberikan sejumlah bantuan sembako, Ia juga meninjau pengecekan kesehatan masyarakat yang digelar Polresta Pati.

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan masyarakat tidak boleh bertindak semena-mena dan main hakim sendiri, Dirinya menghimbau agar masyarakat menyerahkan proses hukum kepada Polri sebagai aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Wujudkan Ibadah Natal Kondusif, Polres Metro Jakarta Barat Siapkan Pengamanan Maksimal Di Tiap Gereja

“Hukum itu mengatur tatanan hubungan kita bersama, Indonesia adalah Negara hukum dan hukum adalah panglima tertinggi yang menjaga ketertiban di wilayah kita “

” Tidak boleh seseorang dihukum tanpa melalui proses (Peradilan Pidana), Sehingga siapapun di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah, termasuk di Pati, dalam bermasyarakat kita tidak boleh menciptakan hukum sendiri,” ujar Kapolda dalam arahannya.

Kapolda tidak ingin perilaku main hakim sendiri seperti tragedi bos rental mobil asal Jakarta yang tewas terulang kembali.

”Salah satu penegak hukum adalah Polisi, Polri adalah representasi negara di masyarakat, Kita ndak boleh main hakim sendiri. Kita (masyarakat) tidak boleh bertindak seperti Polisi. Kalau ada permasalahan lapor polisi,” tegasnya.

“Mulai sekarang di wilayah Sukolilo jangan takut Polisi, silahkan berbondong bondong ke kantor Polisi untuk menyelesaikan masalah apapun “

“Saya tidak pengin lagi kalau di sini (wilayah Sukolilo Kab. Pati) di cap tidak baik, karena di Sukolilo masih banyak masyarakat yang taat hukum, masih banyak masyarakat yang baik namun proses hukum tetap di tegakkan kepada oknum masyarakat yang melanggar hukum” tambah Kapolda Jateng

Baca Juga :  unjungi Puluhan Pelajar Asal Papua, Kapolres Berikan Motivasi dan Semangat

Usai kegiatan, dalam sesi Doorstop Kapolda menyebut bahwa kegiatan yang dilakukan ini adalah sebagai upaya Preemtif dan Prefentif terkait upaya penegakan hukum dengan cara memberikan pemahaman dan edukasi hukum kepada masyarakat, Selain itu juga sebagai bentuk pemulihan situasi di tengah masyarakat.

Melalui awak media, dirinya menitip pesan kepada masyarakat untuk bisa mengendalikan diri serta tidak terpancing emosi yang berujung pada tindakan yang menimbulkan akibat fatal dan berimplikasi pada hukum.

“Inti pengarahan saya adalah Negara kita adalah Negara hukum. Tidak boleh masyarakat main hukum sendiri, tanpa melalui proses hukum (Peradilan) itu sendiri,”

“jangan lagi di Sukolilo di beri trade mark Negatif, jangan di Generalisasi karena masih banyak masyarakat yang sadar hukum, untuk oknum masyarakat yang melanggar kita proses secara hukum “ pungkasnya.

(Yusron)

Berita Terkait

HUT Bhayangkara ke-78 Polresta Bandara Soetta: Penghargaan, Tasyakuran, dan Tali Asih
Senyum Bahagia Putri Nurdin, menerima Kembali Sepeda Motornya yang hilang
Musisi Berinisial VTP dan Seorang Wanita Diamankan Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Disebuah Kamar Kost
Masjid Baiturrahim dan Masjid Jami jadi sasaran Bakti Reliqi “Hari Bhayangkara ke-78” Polda Sulteng
Kapolda Sulteng Gelar Bhakti Sosial dan Anjangsana Warakawuri Jelang Hari Bhayangkara ke-78
Bakti Sosial Polri, Polsek Kebon Jeruk Distribusikan 75 Paket Sembako di Kelapa Dua
SAT Narkoba Polres Bogor Berantas Kasus Jaringan Laboratorium Terselubung Yang Beredar Di Kab. Bogor, Tanggerang Selatan Dan DKI Jakarta
Unit Reskrim Polsek Sukaramai Polres Pakpak Bharat Tangkap 2 Pelaku Curanmor
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juli 2024 - 23:22 WIB

HUT Bhayangkara ke-78 Polresta Bandara Soetta: Penghargaan, Tasyakuran, dan Tali Asih

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:02 WIB

Senyum Bahagia Putri Nurdin, menerima Kembali Sepeda Motornya yang hilang

Jumat, 21 Juni 2024 - 19:41 WIB

Musisi Berinisial VTP dan Seorang Wanita Diamankan Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Disebuah Kamar Kost

Jumat, 21 Juni 2024 - 19:30 WIB

Kapolda Jateng Beri Penyuluhan Hukum bagi Masyarakat Sukolilo, Tegaskan Masyarakat Tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Kamis, 20 Juni 2024 - 17:34 WIB

Masjid Baiturrahim dan Masjid Jami jadi sasaran Bakti Reliqi “Hari Bhayangkara ke-78” Polda Sulteng

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:25 WIB

Kapolda Sulteng Gelar Bhakti Sosial dan Anjangsana Warakawuri Jelang Hari Bhayangkara ke-78

Kamis, 20 Juni 2024 - 16:07 WIB

Bakti Sosial Polri, Polsek Kebon Jeruk Distribusikan 75 Paket Sembako di Kelapa Dua

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:26 WIB

SAT Narkoba Polres Bogor Berantas Kasus Jaringan Laboratorium Terselubung Yang Beredar Di Kab. Bogor, Tanggerang Selatan Dan DKI Jakarta

Berita Terbaru