Yogyakarta, LENSA POLRI – Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan utama Bangsa Indonesia saat membuka pelatihan instruktur GP Ansor dan Banser di SPN Selopamioro, Yogyakarta, Sabtu (14/2).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., jajaran Polri, serta keluarga besar GP Ansor dan Banser yang merupakan bagian dari Nahdlatul Ulama (NU).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolri membuka secara resmi pelatihan instruktur GP Ansor dan Banser sekaligus menyampaikan pesan kebangsaan tentang pentingnya menjaga persatuan, toleransi, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Bertempat di SPN Selopamioro, Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Kapolri menekankan bahwa di tengah dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks, soliditas antar elemen bangsa menjadi kunci utama menjaga stabilitas nasional. Sinergi antara Polri dan organisasi kemasyarakatan seperti GP Ansor dan Banser dinilai penting dalam merawat persatuan serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Melalui pelatihan instruktur ini, diharapkan terbangun kapasitas sumber daya manusia yang tidak hanya profesional dan disiplin, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan, moderasi, dan komitmen menjaga NKRI. Kapolri mengajak seluruh keluarga besar NU, Ansor, dan Banser untuk terus berjalan beriringan bersama Polri, memperkuat kolaborasi, serta merapatkan barisan demi Indonesia yang aman, damai, dan hebat.
Pesan humanis yang disampaikan menegaskan bahwa menjaga persatuan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh anak bangsa. Dengan kebersamaan dan gotong royong, keberagaman Indonesia akan terus menjadi kekuatan, bukan perbedaan yang memecah belah.













