Muncul Desakan kepada Pemerintah Terkait Evaluasi Program MBG

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, lensapolri.com – Maraknya kasus dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah akhir-akhir ini menuai reaksi dari berbagai pihak, dan mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi total hingga desakan menghentikan program tersebut.

Salah satunya dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), yang mendesak pemerintah melakukan evaluasi total menyusul banyaknya kasus dugaan keracunan makanan dalam  Program MBG.

“MBG harus segera dievaluasi total pemerintah, dan selama proses evaluasi program MBG harus di moratorium dulu.” ujar Sekjen FSGI, Fachrizal Marta Tanjung, Rabu (24/9/2025).

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

FSGI mencatat ada 14 kasus program MBG yang terjadi di daerah. Salah satunya di daerah Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Baca Juga :  Ketua SEMMI Cab Bantaeng : Selamat Datang Bapak Kapolres Baru Bantaeng, Sejumlah Rentetan Kasus Sudah Menunggu Bapak

Menurut Ketua Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti, kejadian tersebut menyebabkan ditetapkannya sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Bupati Bandung Barat sampai menetapkan sebagai KLB (Kejadian Luar Biasa), dan menghentikan MBG untuk dievaluasi agar tak ada lagi korban.” kata Retno.

Seperti diketahui, di Cipongkor terdapat dua kejadian dugaan keracunan MBG, yakni pada hari Senin (22/9) dengan 411 korban siswa, dan pada hari Rabu (24/9) menimpa 500 korban siswa.

Retno juga mengingatkan, agar program MBG jangan hanya mengejar target pencapaian jumlah, namun keselamatan anak-anak Indonesia yang lebih diutamakan.

Baca Juga :  Subnit Narkoba Polsek Kembangan Jakarta Barat Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba Jenis Ganja

“Sebaiknya program MBG jangan hanya mengejar target jumlah, tapi juga harus memprioritaskan keselamatan anak-anak Indonesia.” ucap Retno.

Ia menekankan, kesehatan dan keselamatan siswa harus di atas segalanya. Oleh sebab itu ia mendesak segera dilakukan evaluasi menyeluruh.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Juri Ardiantoro, mengatakan pemerintah mendengar masukan tersebut namun program MBG tidak bisa dihentikan secara total.

“Memang beberapa aspirasi dari berbagai kalangan yang minta ada evaluasi total, pemberhentian sementara ada juga, sambil jalan kita perbaiki tapi tidak perlu menghentikan secara total.” tegas Juri.

Baca Juga :  Bangunan Reklame Bertengger Diduga Jadi Permainan Oknum Pejabat

Wamensesneg menjelaskan, kebijakan pemerintah akan tetap melanjutkan program MBG sambil melakukan evaluasi, serta bergerak cepat mengatasi semua masalah.

Selain itu, Presiden Prabowo juga sudah memberikan arahan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar mitigasi risiko ditingkatkan sehingga tidak menimbulkan masalah baru.

“Masalah-masalah yang terjadi segera akan diatasi, dievaluasi, cari jalan keluarnya.” tutup Juri.

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, ia mengatakan belum ada rencana pemerintah menghentikan program MBG.

“Belum ada rencana dari pemerintah untuk menghentikan program MBG.” ujar Muhaimin menegaskan.(*)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengedar Narkotika Pemasok Revaldo Ditangkap, Polres Jakbar Ungkap Keduanya Residivis Narkoba
Polres Jakbar Buru Penyuplai Sabu Aktor RF, Identitas Pelaku Sudah Diketahui
BCW Apresiasi KPK Tahan Pejabat Bea Cukai, Dorong Pengusutan Suap Impor Sampai Tuntas
Heri Shadewa Sampaikan Pesan Semangat kepada Wartawan Lensa Polri: Jaga Kekompakan dan Integritas
Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim
Keluarga Besar Adv. Doniman Aro Hia Rayakan Wisuda Sarjana dengan Penuh Kebanggaan
Sudis Kominfotik Jakbar Ajak Keluarga Waspadai Ancaman Siber, Lindungi Ibu dan Anak
Bea Cukai Watch Resmi Dibentuk, Perkuat Pengawasan Publik di Sektor Kepabeanan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Pengedar Narkotika Pemasok Revaldo Ditangkap, Polres Jakbar Ungkap Keduanya Residivis Narkoba

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Polres Jakbar Buru Penyuplai Sabu Aktor RF, Identitas Pelaku Sudah Diketahui

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Heri Shadewa Sampaikan Pesan Semangat kepada Wartawan Lensa Polri: Jaga Kekompakan dan Integritas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Keluarga Besar Adv. Doniman Aro Hia Rayakan Wisuda Sarjana dengan Penuh Kebanggaan

Berita Terbaru