Dugaan Penganiayaan di Malunda, ini Penjelasan Tegas Kabid Humas Polda Sulbar!

- Redaksi

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Menanggapi dugaan kasus penganiayaan yang sempat viral di media sosial, Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Memo Ardian, menegaskan bahwa Polres Majene saat ini tengah bergerak cepat menangani perkara tersebut.

Ia mengungkapkan, polisi secara resmi telah menerima dua laporan berbeda terkait insiden yang terjadi di tengah kemeriahan perayaan Maulid Nabi Muhammad Sallalahu Alaihi Wasallam dan pertunjukan kuda menari di Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sabtu (26/9/2026) lalu.

Berdasarkan informasi awal, perselisihan bermula di lokasi kegiatan dan dengan cepat eskalasinya meningkat menjadi dugaan tindak kekerasan. Hingga saat ini, penyidik masih terus mendalami rangkaian kejadian, peran masing-masing pihak serta pemenuhan unsur pidananya.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polres Majene menerima dua laporan polisi dari pihak yang berbeda dalam peristiwa ini. Semuanya masih didalami melalui pemeriksaan saksi, korban dan pengumpulan alat bukti. Kami belum menyimpulkan pihak mana yang bersalah sebelum seluruh proses penyidikan selesai secara tuntas,” tutur Kombes Pol Memo Ardian.

Baca Juga :  Polsek Gianyar Launching Penguatan Program Pekarangan Pangan Lestari Dukung Ketahanan Pangan

Konflik ini memicu aksi saling lapor. Laporan pertama diajukan oleh warga Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, yang mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan hingga mengalami luka di bagian wajah.

Sementara itu, laporan kedua datang dari warga Desa Bababulo, Kecamatan Pamboang, yang juga melaporkan dugaan penganiayaan dalam rangkaian peristiwa yang sama. Polisi menegaskan bahwa klaim dari kedua belah pihak ini masih harus dibuktikan secara objektif melalui koridor hukum.

Langkah taktis yang telah diambil oleh penyidik Polres Majene saat ini. Selain meminta keterangan dari korban dan saksi, polisi juga telah mengajukan permintaan visum et repertum ke fasilitas kesehatan serta mengamankan pakaian yang dikenakan para pihak saat kejadian sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Polsek Kuta Selatan Gelar Cooling System, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Tanjung Benoa

Hingga kini, total 11 orang saksi telah diperiksa. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan kekuatan alat bukti yang dikumpulkan, penyidik juga telah.

“Penetapan tersangka dilakukan secara terukur berdasarkan alat bukti dan hasil pemeriksaan yang sah. Namun, proses hukum terus berjalan. Setiap pihak memiliki hak setara untuk memberikan keterangan sesuai ketentuan. Kami tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan tidak akan mendahului putusan pengadilan,” tegas Kabid Humas.

Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan ke depan, Polres Majene akan terus melanjutkan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak terkait, melengkapi administrasi penyidikan, serta berkoordinasi secara aktif dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jika dalam perkembangan penyidikan ditemukan alat bukti baru yang cukup, penyidik akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Ipda Nyoman Sugita Imbau Anak Anak Muda Saat Membuat Ogoh Ogoh.

Di akhir pernyataannya, Kabid Humas mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menahan diri, tidak melakukan aksi balasan, dan berhenti menyebarkan informasi liar yang belum terverifikasi di media sosial. Masyarakat diajak untuk bijak membedakan antara laporan awal, dugaan, hasil penyidikan dan putusan final pengadilan agar tidak tercipta opini yang menghakimi.

“Kami meminta masyarakat untuk memercayakan sepenuhnya proses hukum ini kepada penyidik. Bagi siapa saja yang melihat, mendengar atau memiliki informasi relevan terkait kejadian ini, silakan sampaikan ke Polres Majene. Komitmen kami adalah mengungkap perkara ini secara adil, objektif dan transparan,” tutup Kombes Pol Memo Ardian.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Sulbar dan BPK RI Perkuat Sinergi Kawal Pengelolaan Keuangan Negara
Bukan Sekadar Lepas Peserta, Kapolda Sulbar Siapkan Sandeq Polda untuk 2027
URC Polda Sulbar Bergerak! Titik Rawan Kejahatan hingga Balap Liar Jadi Sasaran
Polda Sulbar Ikuti Kajian Daring Bersama Gus Baha, Jaga Sholat dan Perbaiki Akhlak untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat
Kapolda Sulbar Hadiri Sandeq Silumba 2026, Gubernur: Ini Jati Diri Orang Mandar
Awal Dua Pria Diciduk di Sendana, Satuan Res Narkoba Polres Majene Kembangkan Kasus Hingga Temukan 24 Sachet Sabu
Kapolda Sulbar Buka Penilaian Kepatuhan HAM, Tingkatkan Pemahaman Hukum Cegah Pelanggaran di Lapangan
Dampingi Polres Pasangkayu, Bidkum Polda Sulbar Menang di Praperadilan, Gugatan Mohammad Arasy Ditolak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:12 WIB

Kapolda Sulbar dan BPK RI Perkuat Sinergi Kawal Pengelolaan Keuangan Negara

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Dugaan Penganiayaan di Malunda, ini Penjelasan Tegas Kabid Humas Polda Sulbar!

Sabtu, 26 September 2026 - 13:42 WIB

Bukan Sekadar Lepas Peserta, Kapolda Sulbar Siapkan Sandeq Polda untuk 2027

Sabtu, 26 September 2026 - 12:41 WIB

URC Polda Sulbar Bergerak! Titik Rawan Kejahatan hingga Balap Liar Jadi Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 12:30 WIB

Polda Sulbar Ikuti Kajian Daring Bersama Gus Baha, Jaga Sholat dan Perbaiki Akhlak untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru