MAMUJU – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan personel Polda Sulawesi Barat. Seorang kakek lanjut usia yang kelelahan dan mengalami gangguan kesehatan saat menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor mendapat pertolongan dari personel kepolisian, Rabu (28/10/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di sekitar gerbang masuk Perumahan Royal Green Hills, Mamuju. Saat itu, sang kakek terlihat duduk terdiam di pinggir jalan dengan kondisi tubuh yang tampak lemas.
Melihat kondisi tersebut, sejumlah personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulbar langsung menghampiri untuk memastikan keadaan dan memberikan pertolongan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah diajak berkomunikasi dan diberikan air minum, diketahui bahwa kakek tersebut sedang dalam perjalanan dari Kecamatan Tapalang menuju Tasiu. Namun, di tengah perjalanan, kondisi kesehatannya menurun hingga tidak sanggup lagi mengendarai sepeda motor.
Petugas sempat menawarkan bantuan untuk mengantarkannya menggunakan sepeda motor. Namun, karena kondisi tubuhnya yang sangat lemas dan tidak stabil, sang kakek merasa khawatir terjatuh jika harus dibonceng menggunakan kendaraan roda dua.
Tidak ingin mengambil risiko, personel Ditreskrimum kemudian berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar untuk meminta bantuan kendaraan roda empat.
Tak berselang lama, satu unit mobil patroli double cabin Ditlantas Polda Sulbar tiba di lokasi. Petugas selanjutnya menaikkan sepeda motor milik sang kakek ke bak kendaraan, sementara yang bersangkutan dievakuasi ke dalam kabin mobil agar dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman menuju Tasiu.
Pertolongan tersebut disambut penuh rasa syukur. Sang kakek berulang kali menyampaikan terima kasih kepada personel Polda Sulbar yang telah menunjukkan kepedulian dan membantunya ketika mengalami kesulitan di perjalanan.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Memo Ardian menyampaikan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pertolongan kemanusiaan.
“ Kehadiran Polri bukan hanya saat ada gangguan keamanan. Kami hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan apa yang dirasakan warga dan berusaha memberikan solusi yang tepat. Jika ada yang membutuhkan bantuan, kami selalu siap,” tutur Memo Ardian.
Ia menambahkan, setiap anggota Polri merupakan pelayan masyarakat yang harus siap membantu siapa pun yang membutuhkan pertolongan, tanpa memandang situasi maupun kondisi yang dihadapi.
Aksi sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian dan respons cepat anggota kepolisian dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui tindakan humanis seperti ini, Polri diharapkan semakin dekat dengan warga serta terus menumbuhkan kepercayaan publik melalui pelayanan yang tulus dan berorientasi pada kemanusiaan.







