Depresi karena Sakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Karawaci Coba Akhiri Hidup di Jembatan

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang – LENSA POLRI_Aksi percobaan bunuh diri terjadi di Jembatan Sungai Cisadane, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (30/3/2026) sore. Seorang pria paruh baya nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari jembatan.
Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan setelah petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran bergerak cepat ke lokasi kejadian.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.50 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket fungsi langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah menerima laporan, anggota segera ke lokasi dan melakukan upaya persuasif dengan membujuk korban agar mengurungkan niatnya,” ujar Jauhari dalam keterangannya.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim Damkar UPT Cibodas untuk membantu proses evakuasi. Setelah melalui proses negosiasi, korban akhirnya berhasil diamankan dalam kondisi selamat.

Baca Juga :  Marak Begal dan Tawuran, Polres Metro Tangerang Kota Petakan Titik Rawan

“Korban berhasil dievakuasi dengan bantuan damkar dan langsung diamankan untuk diberikan pertolongan pertama psikologis lebih lanjut,” lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berinisial Z (59), seorang wiraswasta warga Karawaci. Kepada petugas, ia mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena mengalami depresi akibat penyakit asam lambung yang tidak kunjung sembuh.

“Korban mengaku mengalami tekanan psikis karena sakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh,” ungkap Jauhari.

Baca Juga :  Jelang Ibadah Jumat Agung, Polisi Sterilisasi Sejumlah Gereja di Bojonegoro

Usai dievakuasi, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, baik secara medis maupun psikologis.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama terhadap individu yang menunjukkan tanda-tanda depresi atau tekanan mental.

“Jika menemukan kondisi serupa, masyarakat diharapkan segera melaporkan agar dapat ditangani secara cepat dan tepat,” pungkasnya.

Derry

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seminggu Kabur! Resmob Polresta Mamuju Hentikan Pelarian Residivis Curanmor di Donggala Sulteng
Polresta Mamuju Ungkap 5 TKP Curanmor Tangkap 3 Pelaku, Sita 6 Motor dan 1 Mobil
Polisi Bongkar 30 Lapak Narkoba di Kampung Ambon Jakbar, Diduga Disewakan untuk Konsumsi Sabu
Respons Cepat Polisi, Kasus Penemuan Bayi di Palmerah Berhasil Diungkap
URC Polres Polman Ungkap 3 Kasus Curanmor, 2 Motor Berhasil Diamankan
Lintas Provinsi! Tim URC Polres Majene Berhasil Amankan Barang Bukti Motor NMAX
Jejak Pengabdian di Sulbar, Kapolresta Mamuju Hadiahkan Keris Raja Mamuju Penuh Sejarah kepada Irjen Adi Deriyan
Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Mendapat Pendampingan Psikologis
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Seminggu Kabur! Resmob Polresta Mamuju Hentikan Pelarian Residivis Curanmor di Donggala Sulteng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Polresta Mamuju Ungkap 5 TKP Curanmor Tangkap 3 Pelaku, Sita 6 Motor dan 1 Mobil

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Polisi Bongkar 30 Lapak Narkoba di Kampung Ambon Jakbar, Diduga Disewakan untuk Konsumsi Sabu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Respons Cepat Polisi, Kasus Penemuan Bayi di Palmerah Berhasil Diungkap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:44 WIB

URC Polres Polman Ungkap 3 Kasus Curanmor, 2 Motor Berhasil Diamankan

Berita Terbaru