BALI, LENSA POLRI– Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri bersama, Polda Bali berhasil mengamankan seorang buronan internasional asal Rumania yang masuk dalam daftar Interpol Red Notice. Penangkapan tersebut disampaikan secara resmi dalam konferensi pers yang digelar di Polda Bali 20 Januari 2026
Kegiatan pers rilis dihadiri oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Bali Kombes Pol. Dr. I Gede Adhi Mulyawarman, S.I.K., S.H., M.H.,
Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Pol. Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H.,
Kabag Jatinter Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Kombes Pol. Ricky Purnama, S.I.K., M.H.,
serta Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tersangka berinisial ZCC, bernama Costinel-Cosmin Zuleam (33), warga negara Rumania, ditangkap dalam operasi terpadu oleh tim gabungan Polda Bali, Polresta Denpasar, dan Polres Gianyar. ZCC diketahui merupakan buronan internasional atas kasus pembunuhan berencana dan perampokan dengan kekerasan yang terjadi di Rumania.
ZCC, buronan internasional asal Rumania yang masuk daftar Interpol Red Notice.
Penangkapan buronan internasional oleh Polri melalui kerja sama Interpol Indonesia dan Interpol Rumania.
Penangkapan dilakukan pada 15 Januari 2026, setelah rangkaian pelacakan sejak 12 Januari 2026.Wilayah Provinsi Bali, Indonesia.
Tersangka merupakan pelaku kejahatan transnasional berbahaya yang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum negara asalnya.
Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara NCB Interpol Indonesia dan NCB Interpol Bucharest, serta kerja cepat dan terukur dari jajaran Polda Bali. Setelah dilakukan pemantauan terhadap pergerakan tersangka yang berpindah-pindah lokasi di Bali, tim gabungan berhasil melakukan pengepungan dan mengamankan tersangka tanpa perlawanan berarti.
Dirkrimum Polda Bali Kombes Pol. Dr. I Gede Adhi Mulyawarman, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa penangkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya Bali sebagai destinasi internasional.
Sementara itu, Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Pol. Dr. Untung Widyatmoko, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa sinergi antarnegara menjadi kunci utama dalam menangani kejahatan lintas batas.
“Penangkapan ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak memberikan ruang aman bagi buronan internasional. Kerja sama Interpol yang solid menjadi kekuatan utama dalam menghadapi kejahatan transnasional,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. menambahkan bahwa seluruh proses penangkapan dilakukan secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Saat ini, tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif di Bali sebelum dilakukan proses selanjutnya sesuai mekanisme hukum internasional guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum di Rumania.
Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama internasional dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan di Indonesia.
(Red/degading)






