JAKARTA, LENSAPOLRI — Intensitas hujan tinggi yang terjadi selama 48 jam terakhir mengakibatkan sejumlah wilayah di Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, kembali terendam banjir hingga hari kedua, Jumat (23/01/2026).
Selain faktor cuaca ekstrem, buruknya sistem drainase disebut turut memperparah kondisi di lapangan sehingga air tertahan dan melumpuhkan aktivitas warga.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (23/1/2026) ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 60 sentimeter. Wilayah yang terdampak paling parah meliputi kawasan permukiman di sekitar Jalan Manyar Dalam RT 03 serta RW 11.
Sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua. Banyak pengendara yang nekat menerobos genangan air akhirnya mengalami mogok mesin. Sementara itu, sebagian besar warga terpaksa berjalan kaki untuk melakukan mobilitas terbatas di tengah genangan.
Aktivitas ekonomi warga pun lumpuh total. Warung dan toko di sepanjang area terdampak terpaksa menutup usaha mereka lantaran air telah merembes masuk ke dalam bangunan.
Kondisi ini dikeluhkan oleh warga setempat yang menilai banjir kali ini tergolong cukup lama. Ibu Satiha (56), salah satu warga, mengungkapkan bahwa air mulai naik sejak Kamis pagi.
“Ini sudah dua hari belum surut juga. Hujan turun terus, jadi air kiriman dan air hujan kumpul di sini. Banjir ini sudah yang ketiga kalinya terjadi,” ujarnya ditemui Lensapolri dilokasi (23/1/2026).
Keluhan serupa disampaikan Iwan (45), warga setempat yang sehari-hari sebagai pak ogah di kawasan tersebut.
“Sudah dua hari banjir, semalam banjirnya tinggi,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, awan mendung masih menyelimuti wilayah Jakarta Barat. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang diperkirakan masih akan terjadi.
(Wartawan: M.Arif)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT






