Bazar Ramadhan Jadi Kesempatan Tingkatkan Ekonomi UMKM

- Redaksi

Senin, 27 Maret 2023 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGERANG – Pasar Takjil atau Bazar Ramadhan adalah hal yang biasa ditemui sepanjang bulan suci Ramadhan. Berbagai makanan, minuman, hingga kue khas lebaran dijajakan demi memuaskan minat pengunjung. Deretan tenda yang dominan warna putih langsung menarik perhatian . Berlokasi di Desa Kampung Melayu Timur Komplek Mutiara Garuda, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tanggerang, pasar takjil menarik banyak minat masyarakat. Tempatnya yang bersih dan asri menimbulkan rasa nyaman.

Anton Alfindo, selaku Ketua Bazar mengatakan bahwa bazar Ramadhan dibuka pada tanggal 23 Maret 2023 oleh Masyarakat.Gagasan bazar Ramadhan itu bermula dari banyaknya masyarakat yang biasa berjualan di depan rumah hingga mengganggu lalu lintas.

Pria yang kerap disapa Anton itu, mengatakan gagasan bazar Ramadhan yang bebas diikuti warga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi sasaran utama untuk membuka stan di lahan yang disediakan. Adanya inovasi itu, pelaku UMKM diharapkan bisa mengembangkan usahanya hingga lebih dikenal oleh masyarakat. “Awalnya memang banyak yang berjualan depan rumah, sehingga lalu lintas tidak teratur, akhirnya kami beri fasilitas,” tuturnya.

Tidak hanya mencolok dengan tenda Putih yang berjajar rapi di seberang jalan, rupanya bazar Ramadhan ini menyediakan beberapa fasilitas menarik. Dengan lahan parkir yang luas dan diatur rapi, bazar Ramadhan siap menerima banyak pengunjung.

Lanjutnya, Pelaksanaan bazar ramadhan atau pasar takjil yang baru pertama kali diadakan ini memulai peluang baru bagi kemajuan pembangunan desa di bidang ekonomi. Tidak hanya itu, bukan hanya takjil dan sajian menu berbuka puasa yang menjadi sorotan. Ada pula arena permainan anak, seperti tempat melukis, komedi putar, bahkan arena panahan. Meski tidak langsung disediakan oleh penyelenggara, fasilitas seperti juga turut menjadi perhatian. “Semoga bazar Ramadhan ini bisa membantu menaikkan ekonomi masyarakat dan bisa berlangsung di tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Polresta Cirebon Gelar Ngopi Aspirasi Bersama Berbagai Unsur Masyarakat Sumber

Asep Sutisna salah satu warga menuturkan bahwa pemberdayaan UMKM memang sedang gencar dilakukan. Desa berupaya untuk membantu memulihkan ekonomi masyarakat. Salah satu bukti nyatanya melalui pengadaan bazar berkah Ramadhan. Pasar takjil berkah Ramadhan “Banyak jenis UMKM yang ada di Desa Teluk Naga, kebanyakan di bidang kuliner, jadi kami beri fasilitas bazar ini,” ungkapnya.

Muhammad Gufron, selaku Pengamat Program Studi Ekonomi Pembangunan UMM, mengatakan bahwa UMKM menjadi salah satu sektor yang membantu pembangunan ekonomi di Indonesia. Menjadi sektor yang dominan, dimana mayoritas masyarakat Indonesia lebih banyak berada di Desa. Efek dan dampak yang diberikan oleh UMKM terhadap kesejahteraan masyarakat lebih banyak dibandingkan dengan industri besar. “Jika ditelisik lebih dalam lagi, bahwa masyarakat desa banyak bergerak di sektor UMKM dan penghidupan mereka berasal dari UMKM,” ungkapnya.

Selanjutnya, ketika sebuah desa menyadari bahwa mereka memiliki potensi unggulan maka itu bisa menjadi peluang untuk pembangunan desa. Dengan itu maka setiap desa akhirnya akan berlomba- lomba untuk mencari dan memiliki satu produk atau potensi unggulan yang bisa dikembangkan. Pengembangan suatu potensi ini akan memberikan dampak yang besar kepada UMKM dan produk lainnya. “Sehingga desa disini perlu controlling dan diberikan perhatian karena ada ruang – ruang yang bisa diberdayakan di level desa tersebut,”ujarnya.

Baca Juga :  Banjir Belum Surut, PLN padam, Warga Kelurahan Tegal Alur Butuh Bantuan Logistik

Gufron menjelaskan bahwa, pada bulan Ramadhan waktu makan hanya dua kali yakni waktu waktu sahur dan berbuka puasa, sehingga tingkat konsumsi masyarakat lebih banyak dan meningkat berkali lipat dari biasanya. Hal ini bisa menjadi peluang bagi pelaku usaha. Potensi bagi desa yang dekat dengan perkotaan akan mendapatkan efek yang lebih cepat dari desa yang jauh dari perkotaan. Peluang dan momentum itu dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan pembangunan ekonomi desa.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Polres Mateng Sambangi Koramil dan Pos TNI AL
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka Bagikan 1.000 Buku Tulis untuk Siswa Kelas 1 di Dua Kecamatan
Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk Yang Digelar PC 0201 Medan di Lapangan Merdeka
Doniman Aro Hia, S.H., Advokat yang Perkuat Kompetensi Hukum melalui Pendidikan Magister
Pemuda Adat Watemun Berdiri Bersama Aparat,  Dukung Pengamanan Gunung Botak
Tiang Miring, Kabel Semrawut dan Trotoar Tak Rapi di Jalan Kamal Raya, Warga Pertanyakan Kepedulian Kelurahan Tegal Alur
Jaga Kamtibmas, Sat Samapta Polres Pasangkayu Intensifkan Patroli Pagi di Sejumlah Lokasi
Pengedar Narkotika Pemasok Revaldo Ditangkap, Polres Jakbar Ungkap Keduanya Residivis Narkoba
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-81 TNI, Polres Mateng Sambangi Koramil dan Pos TNI AL

Selasa, 29 September 2026 - 20:39 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka Bagikan 1.000 Buku Tulis untuk Siswa Kelas 1 di Dua Kecamatan

Senin, 21 September 2026 - 11:27 WIB

Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk Yang Digelar PC 0201 Medan di Lapangan Merdeka

Sabtu, 19 September 2026 - 19:09 WIB

Doniman Aro Hia, S.H., Advokat yang Perkuat Kompetensi Hukum melalui Pendidikan Magister

Minggu, 6 September 2026 - 20:37 WIB

Pemuda Adat Watemun Berdiri Bersama Aparat,  Dukung Pengamanan Gunung Botak

Berita Terbaru

Berita Polantas

Polantas Polda Sulbar Hadir Jaga Langkah Pulang Para Pelajar

Selasa, 6 Okt 2026 - 13:15 WIB