Dituduh Mencuri Handphone Supriko Nyaris Tewas Dianiaya & Disekap Belasan Orang Pria

- Redaksi

Minggu, 11 Juni 2023 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Percut

Dalam kondisi wajah berlumuran darah, Supriko (47) telentang tak berdaya sambil menahan sakit di teras rumah salah seorang warga yang berada di Gang Puyuh Jalan Pasar 7 Beringin, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (10/6/2023) pukul 03:00 Wib dinihari.

Pria warga Jalan Jati Gang Jati I, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, ini nyaris tewas dibantai belasan orang pria. Kalau saja ia tidak berhasil kabur menyelamatkan diri dari amukan belasan orang pria yang menyekap dan menganiaya dirinya di dalam pekarangan rumah seorang pelaku bernama Anto yang berada di Gang Tempua, Jalan Beringin Pasar 7, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambil merintih menahan sakit, korban meminta tolong pada warga setempat untuk membawanya ke Mapolsek Percut Si Tuan untuk melaporkan belasan orang pria yang menganiaya dirinya.

Menurut ayah tiga anak itu, peristiwa tragis yang nyaris meregang nyawanya itu berawal saat korban berada di atas bantaran rel kereta api Jalan Pancasila, Pasar 7, Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan.

Baca Juga :  Kurang dari 1 x 24 jam Polsek Taman Sari Berhasil Berhasil Menangkap 2 Pelaku Tawuran

Tiba-tiba salah seorang pelaku bernama Meyeng datang menghampiri korban dan mengajaknya ke rumah Anto di dalam Gang Tampua.

“Malam itu aku di atas bantaran rel kereta api, tiba tiba si Meyeng datang menghampiri dan mengatakan’ Ndra ada Kepling mencari mu’ ucap korban memperagakan perkataan pelaku Meyeng kepada dirinya.

Korban kemudian turun dari atas rel kereta api dan berjalan beriringan dengan Meyeng masuk ke dalam Gang Tampua menuju rumah Anto.

Sambil berjalan menuju rumah si Anto yang berada tak jauh dari bantaran rel kereta api, Meyeng mengatakan jika orang yang mengontrak di rumah kontrakan si Anto, kehilangan handphone dan Klkorban menjawab jika dia tidak ada mengambil.

Begitu tiba di rumah kontrakan Anto yang tak jauh dari bantaran rel kereta api. ” Rumahnya no tiga paling ujung sebelah kanan di Gang Tempua, hanya rumah si Anto itu satu satu rumah berpagar tembok tinggi berpintu gerbang” ucap korban.

Baca Juga :  Tim Subbid Cyber Ditkrimsus Polda Metro Jaya Ungkap Pinjol Ilegal

Begitu tiba di rumah itu ternyata korban disambut si Anto bersama belasan orang kawanya. Korban kemudian di sekap dan dipukuli pelaku Anto dan Meyeng bersama belasan orang kawan mereka

“Begitu korban masuk ke halaman rumah si Anto, mereka langsung menutup pintu gerbang rumah itu agar aku tidak bisa kabur” ucap korban.

Setelah pintu gerbang ditutup Anto langsung melayangkan tangan kewajah korban dan diteruskan oleh si Meyeng dan diikuti belasan orang pria itu.

Tragisnya salah seorang pelaku menghantam wajah korban dengan menggunakan kunci sepeda motor hingga plipis kanan korban koyak.

“Ini dipukul si Anto pake kunci sepeda motor” ucap korban sambil menunjuk plipis kirinya yang robek dan nyaris mengenai mata kirinya.

Baca Juga :  Polri Naikkan Kasus Edy Mulyadi ke Penyidikan

Sementara si Meyeng menghajar kepala korban dengan menggunakan kayu. ‘Pertama kali yang memukul aku si Anto pake kunci sepeda motor” Kata korban.

“Setelah itu si Meyeng menghantam kepalaku pake balok. Setelah itu baru wajah korban dipukuli belasan orang pria hingga korban babak belur.
Dalam kondisi tergeletak dan wajah berkucuran darah, korban selalu memegang dada yang nyeri hingga membuatnya sesak nafas saat bekerja.

“Dada dan kepala bagian belakang ku ini bang sakit sekali rasanya bang karena dada dan kepalaku ini mereka hantam pake kayu”beber korban sambil berharap seluruh pelaku yang menganiaya dirinya ditangkap oleh Polsek Percut

Ditemani istrinya, korban melaporkan penganiayaan itu ke Polsek Percut Sei Tuan sambil berharap laporan pengaduanya ditindak lanjuti Polsek Percut Sei Tuan dengan menangkap para pelaku.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu Japri Simamora SH MH mengatakan
“Ok bg sur nanti kita kordinasi ya” jawab Japri.(Surya/red)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Curi Kalung Emas Senilai Rp30 Juta, Dua Pelaku Diamankan Polsek Tambora
Kasus Obat Keras Daftar G Berhasil Ungkap, 1.106 Butir disita Polsek Penjaringan
Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan
Polsek Cipondoh Ungkap Kasus Penganiayaan Berat, Pelaku Diamankan Tak Lama Usai Kejadian
Kurang dari 24 Jam, Polisi Amankan Dua Pak Ogah Terduga Pungli di Outer Ring Road
Polsek Batuceper Ungkap Peredaran 2.160 Butir Tramadol, Dua Pelaku Diamankan
Polri Terbitkan Pedoman Penanganan Perkara sebagai Implementasi KUHP 2023 dan KUHAP 2025
Awali 2026, Asintel Kejati Bali Dorong Intelijen yang Modern, Responsif, dan Humanis
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:32 WIB

Curi Kalung Emas Senilai Rp30 Juta, Dua Pelaku Diamankan Polsek Tambora

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:14 WIB

Kasus Obat Keras Daftar G Berhasil Ungkap, 1.106 Butir disita Polsek Penjaringan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:20 WIB

Polsek Cipondoh Ungkap Kasus Penganiayaan Berat, Pelaku Diamankan Tak Lama Usai Kejadian

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:23 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polisi Amankan Dua Pak Ogah Terduga Pungli di Outer Ring Road

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:00 WIB

Polsek Batuceper Ungkap Peredaran 2.160 Butir Tramadol, Dua Pelaku Diamankan

Berita Terbaru