Kecelakaan Maut Depan Stasiun, Polisi Buka Suara! AKBP Ojo: Kami Tindak Lanjuti

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, LENSA POLRI— Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut nyawa di ruas padat Ibu Kota. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah menabrak bagian belakang bus listrik yang tengah berhenti di halte kawasan Lenteng Agung, Kamis (16/4/2026) pagi.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Raya Lenteng Agung arah selatan, tepat di depan Stasiun Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengendara Motor Tewas di Lokasi

Korban diketahui bernama Mohammad Nuur (58), warga Cilodong, Depok. Ia mengendarai sepeda motor Honda Stylo bernomor polisi B-4969-EEX.

Akibat benturan keras, korban mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia.

“Pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut,” ujar Ojo dalam keterangan resminya kepada Awak media Jumat, (17/4/2026).

Kronologi: Tabrak Bus yang Sedang Berhenti

Baca Juga :  Kapolsek KPL Tano Gelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD)

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat bus listrik BYD bernomor polisi B-7002-SGX yang dioperasikan oleh perusahaan transportasi umum tengah berhenti di halte penumpang Stasiun Lenteng Agung.

Bus tersebut dikemudikan oleh Tedi (29), yang memiliki SIM BII Umum.

Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah utara menuju selatan. Diduga karena kurang konsentrasi, korban tidak mampu menghindari bus yang sedang berhenti dan langsung menabrak bagian belakang kendaraan tersebut.

“Diduga pengendara sepeda motor kurang hati-hati dan kurang konsentrasi,” kata Ojo.

Kondisi Kendaraan dan Dampak Benturan

Benturan keras menyebabkan kerusakan signifikan pada sepeda motor korban, terutama di bagian depan yang pecah. Selain itu, bagian belakang kendaraan juga mengalami penyok.

Sementara itu, bus listrik hanya mengalami kerusakan ringan di bagian belakang.

Baca Juga :  Satlantas Polres Metro Tangerang Kota Catat Ratusan Pelanggaran selama Operasi Zebra Jaya 2025

Perbedaan tingkat kerusakan ini menunjukkan kuatnya dampak benturan yang diterima kendaraan roda dua.

Saksi Mata dan Penanganan di TKP

Dua saksi di lokasi kejadian, yakni Achmad Fahri dan Amrin Zuqron, telah dimintai keterangan oleh petugas.

Unit Laka Lantas segera melakukan penanganan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Mengamankan lokasi kejadian
  • Mengumpulkan keterangan saksi
  • Mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan
  • Mengamankan kendaraan dan dokumen terkait

Korban kemudian dibawa untuk penanganan lebih lanjut, sementara proses penyelidikan terus berjalan.

Dugaan Penyebab: Kurang Konsentrasi

Dari hasil analisis awal, kepolisian menyebutkan bahwa kecelakaan diduga terjadi akibat faktor kelalaian, baik dari pengemudi bus maupun pengendara motor.

“Diduga kedua pengemudi kurang hati-hati dan konsentrasi,” ujar Ojo.

Namun demikian, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan ada tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut.

Jalur Padat dan Risiko Tinggi

Baca Juga :  Rutin Patroli Malam Hari, Polsek Ampenan Antisipasi 3C

Kawasan Lenteng Agung dikenal sebagai salah satu titik dengan lalu lintas padat, terutama di sekitar stasiun dan halte transportasi umum.

Kondisi tersebut menuntut kewaspadaan ekstra dari seluruh pengguna jalan, terutama saat melintas di area pemberhentian kendaraan umum.

Ojo Ruslani kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, khususnya di jalur padat dan area rawan kecelakaan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, terutama kendaraan besar seperti bus.

“Keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama. Kelalaian sekecil apa pun bisa berakibat fatal,” ujarnya.

Penanganan Kasus Berlanjut

Kasus ini kini ditangani oleh Unit Laka Lantas wilayah Jakarta Selatan. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kepolisian memastikan akan mengusut secara menyeluruh guna mendapatkan gambaran utuh mengenai penyebab kecelakaan. (***)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Ditlantas Polda Sulbar Tebar Kepedulian di Pesantren Campaloga
Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulbar Tekankan Pelayanan Bersih dan Polantas Humanis
Jaga Kamtibmas, Polantas Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam Humanis demi Keselamatan Masyarakat
Detik-Detik Avanza Veloz Terjun ke Lereng di Tadui Mamuju, Polantas Polda Sulbar Bergerak Cepat
Sentuhan Kasih Sayang dari Layar RTMC, Polantas Polda Sulbar Sapa Pengendara dengan Cara Humanis
Polantas Karib Polda Sulbar Sisir Titik Rawan Mamuju, Pengendara Dapat Edukasi hingga Air Minum Gratis
Polresta Mamuju Hadir di Setiap Persimpangan, Jaga Kamtibmas dan Kelancaran Lalu Lintas Malam Hari
Wakapolres Mateng Tekankan Respons Cepat Sat Lantas Tangani Kecelakaan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Ditlantas Polda Sulbar Tebar Kepedulian di Pesantren Campaloga

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulbar Tekankan Pelayanan Bersih dan Polantas Humanis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Jaga Kamtibmas, Polantas Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam Humanis demi Keselamatan Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Detik-Detik Avanza Veloz Terjun ke Lereng di Tadui Mamuju, Polantas Polda Sulbar Bergerak Cepat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:03 WIB

Sentuhan Kasih Sayang dari Layar RTMC, Polantas Polda Sulbar Sapa Pengendara dengan Cara Humanis

Berita Terbaru