Kapolda Sulbar Siapkan Operasi Pengawasan, Mafia BBM Jadi Sasaran

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sulawesi Barat menjadi perhatian serius Polda Sulbar dan Pertamina. Untuk mengatasi persoalan tersebut, kedua pihak membahas strategi penanganan, penguatan pengawasan distribusi, hingga rencana pembentukan tim gabungan guna mencegah penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM).

Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan strategis antara Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto dan jajaran Pertamina Regional Sulawesi di Ruang Tamu Kapolda Sulbar, Senin (26/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Executive General Manager Regional Sulawesi mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dengan Polda Sulbar. Ia menjelaskan, antrean BBM dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk situasi global dan konflik internasional. Di Sulawesi Barat, antrean didominasi kendaraan berbahan bakar solar karena wilayah ini menjadi jalur perlintasan utama angkutan barang.

Pertamina mengaku telah menambah jalur pelayanan Pertalite dan berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan BBM di lapangan. Namun, pengawasan distribusi dinilai perlu diperkuat karena masih ditemukan dugaan penyimpangan, termasuk pengisian solar tanpa surat rekomendasi resmi.

“Kami melihat masih terdapat pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk melakukan penyimpangan. Untuk itu, kami siap bersinergi dengan Polda Sulbar melakukan pengecekan data bersama serta memperkuat pengawasan lewat satgas gabungan,” ungkap perwakilan Pertamina.

Menanggapi persoalan tersebut, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto menegaskan perlunya langkah konkret untuk mengurai antrean sekaligus mencegah pembelian berulang dan penyalahgunaan distribusi BBM.

Baca Juga :  Tingkatkan Kemampuan, Bidkum Polda Kaltara Berikan Bintek di Polres Malinau

Kapolda juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap penerapan aturan pembatasan pengisian BBM, termasuk ketentuan maksimal satu kali sehari, agar pelaksanaannya lebih efektif dalam mencegah potensi penyimpangan.

“Kami mengusulkan pembentukan tim gabungan untuk melakukan pengawasan ketat. Tim ini akan menyiapkan personel dan menentukan sasaran operasi guna mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga melakukan penimbunan atau penyalahgunaan distribusi BBM,” tegas Totok Suharyanto.

Menurut Kapolda, hasil pemantauan dalam dua hari terakhir menunjukkan antrean di sejumlah SPBU mulai tidak terlihat. Kondisi tersebut menjadi indikasi awal membaiknya situasi, meskipun pengawasan tetap diperlukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan.

Polda Sulbar mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Masyarakat juga diharapkan turut mendukung pengawasan dengan melaporkan dugaan penyimpangan distribusi BBM melalui saluran pengaduan resmi.

Baca Juga :  Polsek Mengwi Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Puing Bangunan Reruntuhan Bencana Alam

Selain membahas persoalan BBM, Kapolda Sulbar turut memaparkan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penanganan kasus narkoba di Sulawesi Barat disebut telah mencapai 80 persen.

Polda Sulbar juga terus memetakan potensi gangguan keamanan lainnya, mulai dari konflik di sektor pertambangan yang melibatkan pihak luar, pencurian sawit di wilayah setempat, hingga pengamanan aksi unjuk rasa agar berlangsung kondusif.

Sinergi antara kepolisian dan Pertamina diharapkan mampu memperkuat pengawasan distribusi BBM, menekan potensi penyimpangan, serta menjaga ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat dan kelancaran aktivitas transportasi di Sulawesi Barat.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat: URC Polda Sulbar Sisir Mamuju, Antisipasi Kejahatan Jalanan
Tragedi di Jembatan Arteri Mamuju, Tim Medis dan Forensik Polda Sulbar Bergerak
Ditbinmas Polda Sulbar Sambangi SPBU, Awasi Antrean dan Distribusi BBM Bersubsidi
Gugatan Praperadilan Polres Pasangkayu Ditolak, Bidkum Polda Sulbar Kawal Proses Hukum
Kapolda Sulbar Dorong SMAN 1 Mamuju Bebas Bullying, Siswa Diajak Jadi Generasi Produktif
Ditreskrimsus Polda Sulbar Polda Sulbar Gagalkan Penyalahgunaan 3.567 Liter BBM Bersubsidi di Pasangkayu dan Polman
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Kapolda Sulbar: Utamakan Kesadaran, Bukan Tilang!
Merawat Toleransi di Tanah Malaqbi, Kapolda Sulbar Gelar Minggu Kasih di Pura Agung Sthana Dewata
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:44 WIB

Polisi Bersama Masyarakat: URC Polda Sulbar Sisir Mamuju, Antisipasi Kejahatan Jalanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Tragedi di Jembatan Arteri Mamuju, Tim Medis dan Forensik Polda Sulbar Bergerak

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kapolda Sulbar Siapkan Operasi Pengawasan, Mafia BBM Jadi Sasaran

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Ditbinmas Polda Sulbar Sambangi SPBU, Awasi Antrean dan Distribusi BBM Bersubsidi

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Gugatan Praperadilan Polres Pasangkayu Ditolak, Bidkum Polda Sulbar Kawal Proses Hukum

Berita Terbaru

Berita Polda

Kapolda Sulbar Siapkan Operasi Pengawasan, Mafia BBM Jadi Sasaran

Senin, 26 Okt 2026 - 21:29 WIB