Awali 2026, Asintel Kejati Bali Dorong Intelijen yang Modern, Responsif, dan Humanis

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSAPOLRI.COM|DENPASAR – BALI. sebagai langkah awal menghadapi dinamika dan tantangan Tahun Anggaran 2026, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Bali, Oktario Hartawan Achmad, S.H., M.H., menggelar Rapat Pemaparan Rencana Kegiatan dan Kinerja Bidang Intelijen Tahun 2026 pada Selasa, 6 Januari 2026, di Ruang Vicon Bidang Intelijen Kejati Bali.

 

Rapat tersebut diikuti oleh seluruh unsur pimpinan dan pelaksana intelijen di lingkungan Kejati Bali, termasuk Kasi Intel Kejaksaan Negeri se-Bali serta Kacabjari Klungkung di Nusa Penida.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam arahannya, Asintel menekankan bahwa intelijen kejaksaan harus mampu bertransformasi menjadi lebih modern, adaptif, dan responsif, tanpa meninggalkan pendekatan yang profesional dan humanis.

 

Jajaran intelijen diminta untuk memperkuat peran strategisnya sebagai sistem peringatan dini, dengan mengedepankan analisis komprehensif terhadap potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah Bali.

 

“Tahun ini kita dituntut bekerja lebih cermat dan terukur. Pemetaan kerawanan wilayah harus dilakukan sejak awal, serta fungsi Pengamanan Pembangunan Strategis harus benar-benar dijalankan secara optimal,” tegas Asintel.

 

Selain itu, rapat juga membahas langkah konkret optimalisasi penyerapan anggaran serta penguatan program penyuluhan hukum, melalui Jaksa Masuk Sekolah, PAKEM, dan Jaksa Garda Desa, sebagai wujud komitmen kejaksaan dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

(hms/degading)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Satresmob Bareskrim Polri Ringkus Komplotan Curas Bersenpi Rp800 Juta di Tulang Bawang Barat
Terekam CCTV, Enam Karung Gabah Raib Dini Hari di Jerowo Kulon
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Toyota Alphard Jadi Kendaraan Sabu, Polres Metro Tangerang Kota Gagalkan 25 Kg Narkoba
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:25 WIB

Satresmob Bareskrim Polri Ringkus Komplotan Curas Bersenpi Rp800 Juta di Tulang Bawang Barat

Berita Terbaru

Berita Polres

Patroli Subuh Berujung Pengungkapan Sindikat Curanmor di Tangerang

Minggu, 1 Mar 2026 - 19:38 WIB