Gandeng Sekolah, Polres Depok dan Pemkot Cegah Tawuran Pelajar

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gandeng Sekolah, Polres Depok dan Pemkot Cegah Tawuran Pelajar

DEPOK – Polres Metro Depok bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memperkuat sinergi untuk mencegah kenakalan remaja, khususnya tawuran, balap liar, hingga keterlibatan pelajar dalam aksi demonstrasi anarkis.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Antisipasi Tawuran, Balap Liar dan Demo Anarkis dalam rangka implementasi program Jaga Jakarta. Kegiatan yang digelar Kamis (3/9/2026) itu diikuti seluruh kepala sekolah jenjang SMA, SMK dan MA se-Kota Depok dan berlangsung di Aula Lantai 10 Baleka Depok.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Christian Rony Putra mengatakan, program tersebut merupakan inisiatif Polres jajaran di bawah Polda Metro Jaya sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata mengedepankan penindakan, tetapi membangun hubungan yang lebih dekat antara polisi dan pelajar melalui pola bapak asuh maupun sahabat asuh.

Baca Juga :  Kado Akhir Tahun, Polres Badung Memperoleh Penilaian A (Kualitas Tertinggi) Pada Penyelenggaraan Pelayanan Publik

“Kita ketahui bersama bahwasanya sekarang fenomenanya yang terjadi, terutama pada tanggal 27 Agustus, pelajar yang diamankan Polda Metro Jaya rata-rata merupakan pelajar SMK. Jadi, kita punya inisiatif supaya mereka tidak terjerumus kepada kenakalan remaja seperti tawuran, balap liar, dan juga melaksanakan demo atau unjuk rasa secara anarkis,” ujar Christian.

Ia menegaskan, pengalaman dari peristiwa 27 Agustus di kawasan Slipi menjadi pembelajaran penting. Karena itu, edukasi dan pendampingan terhadap pelajar dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mereka memahami risiko serta dampak buruk ketika terlibat aksi kekerasan maupun pelanggaran hukum.

“Kita mencoba untuk memberikan semacam tali asih asuh. Jadi, pola pengasuhan seperti itu,” katanya.

Christian menjelaskan, polisi akan membangun pendekatan humanis dan persuasif dengan menempatkan pelajar sebagai bagian dari keluarga. Polres Metro Depok juga akan melakukan pendataan terhadap pelajar SMK dan membuka ruang komunikasi untuk mengetahui berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Baca Juga :  Satgas Preventif Laksanakan Giat Patroli Jelang Nataru

“Kita menganggap mereka seperti keluarga supaya mereka tidak ikut terjerumus pada kenakalan remaja. Kita akan melakukan pendekatan secara humanis dan persuasif. Kemudian kita juga akan mendata para pelajar SMK yang ada di Polres Metro Depok. Kita data semuanya dan kita coba untuk berdiskusi. Kita akan membantu apa pun permasalahan dari anak-anak,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri menyambut positif langkah yang dilakukan jajaran kepolisian. Menurutnya, kehadiran polisi sebagai sahabat pelajar merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

“Sehingga hadir polisi sebagai sahabat buat anak-anak. Dalam hal ini, polisi menjadi bagian dari sahabat dimulai dari mereka peserta didik. Mudah-mudahan ini efektif untuk menekan hal yang kita tidak inginkan tadi,” ujar Supian.

Ia menambahkan, program tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pelajar untuk berdiskusi sekaligus menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Dengan komunikasi yang terbuka, pemerintah dan kepolisian dapat mencari solusi bersama sebelum persoalan berkembang menjadi kenakalan remaja.

Baca Juga :  Kapolsek Blahbatuh Pimpin Apel Pagi, Apresiasi Penanganan Pohon Tumbang oleh Personel

Pemkot Depok, lanjut Supian, akan terus berkoordinasi dengan kepala sekolah, guru, dan dinas terkait untuk memonitor pelaksanaan program tersebut.

“Mungkin ada layanan-layanan lain yang mereka butuh sampaikan, butuh harapkan, atau mereka sarankan, itu bisa diserap aspirasinya dengan polisi bersahabat dengan anak-anak. Nanti kita terus akan berkoordinasi dengan kepala sekolah, dengan guru-guru, dengan dinas, akan terus kita monitor,” pungkasnya.

Sinergi Polres Metro Depok dan Pemkot Depok ini diharapkan mampu memperkuat pencegahan kenakalan remaja sejak dini. Pendekatan persuasif, komunikasi dengan sekolah, pendampingan polisi, serta keterlibatan pemerintah menjadi formula bersama untuk menciptakan pelajar yang aman, disiplin, dan tidak mudah terjerumus dalam tawuran, balap liar maupun aksi anarkis.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Tawuran, Polres Metro Depok Rangkul 223 Kepala Sekolah
Patroli Malam Polres Mamasa Sasar Bank dan Titik Rawan, Kamtibmas Tetap Kondusif
Wakapolres Mamuju Tengah Pimpin Binrohtal, Personel Diajak Perkuat Iman
URC Polres Mamuju Tengah Patroli Tengah Malam, Cegah C3 dan Kriminalitas Jalanan
Kapolres Metro Depok Gandeng FKUB Jaga Kerukunan Antarumat Beragama
Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Penganiayaan di Wonomulyo, URC Sat Reskrim Polres Polman dan Polsek Wonomulyo Amankan Terduga Pelaku
URC Polres Mamasa Bergerak Tengah Malam, Kamtibmas Jadi Prioritas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:02 WIB

Gandeng Sekolah, Polres Depok dan Pemkot Cegah Tawuran Pelajar

Kamis, 3 September 2026 - 16:57 WIB

Cegah Tawuran, Polres Metro Depok Rangkul 223 Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 10:23 WIB

Patroli Malam Polres Mamasa Sasar Bank dan Titik Rawan, Kamtibmas Tetap Kondusif

Kamis, 3 September 2026 - 10:05 WIB

URC Polres Mamuju Tengah Patroli Tengah Malam, Cegah C3 dan Kriminalitas Jalanan

Rabu, 2 September 2026 - 21:19 WIB

Kapolres Metro Depok Gandeng FKUB Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

Berita Terbaru

Berita Polres

Gandeng Sekolah, Polres Depok dan Pemkot Cegah Tawuran Pelajar

Kamis, 3 Sep 2026 - 18:02 WIB

Berita Polres

Cegah Tawuran, Polres Metro Depok Rangkul 223 Kepala Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:57 WIB