Hari Pangan Sedunia, Kabupaten Cirebon Ikut Sukseskan GPM Serentak Nasional

- Redaksi

Senin, 16 Oktober 2023 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Cirebon- Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) ikut mensukseskan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak secara nasional.

GPM yang digelar dalam rangka Hari Pangan Sedunia (HPS) ini berlangsung di halaman kantor Samsat Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (16/10/2023).

Dalam sambutan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Drs. Hafidz Iswahyudi, M.Si mengatakan, GPM dilakukan sebagai upaya pengendalian inflasi, meningkatkan keterjangkauan dan daya beli pangan masyarakat serta strategis bagi masyarakat.

Dampak kemarau panjang yang terjadi saat ini, kata Hafidz, mengakibatkan beberapa komoditas pangan, seperti beras dan gula pasir mengalami kenaikan harga.

“Kenaikan harga pangan tersebut disebabkan ketersediaan pasokan berkurang, khususnya hasil panen petani gabah dan tebu yang mengalami penurunan 40 persen dari luas lahan yang panen per hektar, menurun akibat dari kurangnya pasokan air dan adanya gelombang El Nino,” ujar Hafidz.

Hafidz mencontohkan, salah satu komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga adalah beras. Saat ini, harga beras kualitas premium menembus angka Rp14.500 dan kualitas medium Rp13.500.

Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya daya beli masyarakat terhadap beras. Bahkan, beberapa warga di kabupaten lain mencampurkan beras dengan jagung untuk kebutuhan pangan pokoknya.

Dalam GPM kali ini, pemerintah menghadirkan sejumlah produsen komoditas pangan, mulai dari beras, telur, minyak goreng, cabe, bawang dan gula pasir untuk ditawarkan kepada masyarakat.

“Bahan pangan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat, namun dengan permintaan yang banyak, menyebabkan sebagian bahan pangan tersebut mengalami kenaikan harga pangan yang cukup signifikan,” lanjut Hafidz.

“Salah satu indikator yang mempengaruhi stabilisasi harga pangan yang berakibat pada gejolak harga adalah terganggunya distribusi pangan, tidak meratanya distribusi bahan pangan antar wilayah, yang mungkin disebabkan oleh rendahnya produksi dan gangguan pada proses distribusi,” imbuhnya.

Kepala DKPP Kabupaten Cirebon, Drs. Erus Rusmana, M.Si mengatakan, ada dua tujuan digelarnya GPM. Pertama, dalam upaya pengendalian inflasi melalui stabilisasi pasokan dan harga pangan dalam rangka antisipasi kemarau panjang, serta adanya gelombang El Nino.

Kemudian, memberikan peluang kepada masyarakat akan kebutuhan pangan dengan harga yang wajar, selain komoditas strategis juga disediakan bahan pangan lokal produk UMKM Kabupaten Cirebon.

Beberapa produsen yang terlibat dalam GPM, yakni Bulog, Gapoktan Subur Makmur, Rajawali Nusindo, Rose Brand, dan beberapa pelaku UMKM lokal.

“Contoh, di sini (GPM), dijual beras SPHP dengan harga Rp52.500 per lima kilogram, minyak goreng Camar Rp15.000 per liter, dan beragam pangan murah lainnya,” ungkap Erus.

Baca Juga :  Sukses Ungkap Kasus Resahkan Warga Kota Bima, Tim Puma 1 dan 2 Terima Penghargaan Walikota Bima

(Agoeng)

Baca Juga :  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Musnahkan 4.111 liter Minuman keras

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Hari Ketiga Operasi Patuh Lodaya 2023, Satlantas Polres Majalengka Kembali Tertibkan Puluhan Kendaraan
Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Polres Mateng Sambangi Koramil dan Pos TNI AL
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka Bagikan 1.000 Buku Tulis untuk Siswa Kelas 1 di Dua Kecamatan
Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk Yang Digelar PC 0201 Medan di Lapangan Merdeka
Doniman Aro Hia, S.H., Advokat yang Perkuat Kompetensi Hukum melalui Pendidikan Magister
Pemuda Adat Watemun Berdiri Bersama Aparat,  Dukung Pengamanan Gunung Botak
Tiang Miring, Kabel Semrawut dan Trotoar Tak Rapi di Jalan Kamal Raya, Warga Pertanyakan Kepedulian Kelurahan Tegal Alur
Jaga Kamtibmas, Sat Samapta Polres Pasangkayu Intensifkan Patroli Pagi di Sejumlah Lokasi
Pengedar Narkotika Pemasok Revaldo Ditangkap, Polres Jakbar Ungkap Keduanya Residivis Narkoba
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-81 TNI, Polres Mateng Sambangi Koramil dan Pos TNI AL

Selasa, 29 September 2026 - 20:39 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka Bagikan 1.000 Buku Tulis untuk Siswa Kelas 1 di Dua Kecamatan

Senin, 21 September 2026 - 11:27 WIB

Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk Yang Digelar PC 0201 Medan di Lapangan Merdeka

Sabtu, 19 September 2026 - 19:09 WIB

Doniman Aro Hia, S.H., Advokat yang Perkuat Kompetensi Hukum melalui Pendidikan Magister

Minggu, 6 September 2026 - 20:37 WIB

Pemuda Adat Watemun Berdiri Bersama Aparat,  Dukung Pengamanan Gunung Botak

Berita Terbaru

Berita Polantas

Polantas Polda Sulbar Hadir Jaga Langkah Pulang Para Pelajar

Selasa, 6 Okt 2026 - 13:15 WIB