Jaga Budaya dan Keamanan: Kapolsek Dentim Beri Edukasi Kamtibmas kepada STT Yowana Wiralaga

- Redaksi

Minggu, 2 Februari 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensapolri.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Hari Raya Nyepi Caka 1947, Kapolsek Denpasar Timur (Dentim) Kompol I Ketut Tomiyasa S.H.,M.H., menggelar kegiatan Cooling System bersama STT Yowana Wiralaga Banjar Pagan Tengah, Desa Sumerta Kauh, pada Sabtu (01/02/2025) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Bale Banjar Pagan Tengah ini bertujuan untuk menyampaikan pesan kamtibmas kepada para pemuda yang tengah mempersiapkan Ogoh-Ogoh sebagai bagian dari tradisi Pengerupukan. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua BPD Desa Sumerta Kauh, Kelian Adat, Kadus, Linmas, serta sekitar 30 anggota STT Yowana Wiralaga.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Dentim mengapresiasi kreativitas generasi muda dalam melestarikan tradisi budaya Bali. Namun, Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan menghindari penyimpangan yang dapat mencoreng nilai seni dan budaya, seperti konsumsi minuman keras serta penyalahgunaan narkoba.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ogoh-Ogoh adalah warisan budaya yang memiliki nilai seni tinggi, jangan sampai tradisi ini dicederai oleh tindakan yang tidak bertanggung jawab. Mari kita jaga keamanan dan kondusivitas, agar perayaan Nyepi berjalan lancar dan penuh makna,” ujar Kapolsek Dentim

Selain itu, Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan dalam setiap tahap persiapan dan pelaksanaan Pengerupukan. Salah satu langkahnya adalah pemasangan CCTV di titik strategis untuk memantau keamanan, mengingat di tahun-tahun sebelumnya sempat terjadi insiden pembakaran Ogoh-Ogoh yang menimbulkan ketegangan di masyarakat.

Kapolsek Dentim juga mengajak para pemuda untuk memahami dan menaati Peraturan daerah (Perda) Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2024 tentang Pelestarian Ogoh-Ogoh, yang melarang penggunaan sound system dan mendorong penggunaan gamelan Bali sebagai bentuk pelestarian tradisi.

Dengan adanya komunikasi dan sinergi yang baik antara Kepolisian, pemuda, dan tokoh masyarakat, diharapkan perayaan Nyepi tahun ini dapat berlangsung dengan aman dan damai. Tradisi Ogoh-Ogoh yang sarat makna hendaknya tetap dijaga dengan penuh tanggung jawab, sehingga generasi muda tidak hanya menjadi pelaku budaya, tetapi juga agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan harmonis.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Cengkareng Gelar Nobar Piala Dunia Bersama Masyarakat
WNA Uzbekistan Puji Kinerja Responsif Polsek Kalideres Usai Kena Tipu Taksi Gelap Hendak Liburan Ke lombok
Brimob Metro Jaya Temukan Dua Motor Tanpa Surat Lengkap Saat Patroli Malam di Jakarta Timur
Wakapolres Jakbar Turun Langsung Pantau Razia Kejahatan Jalanan dan Patroli Mobile
Viral Aksi Pembacokan Pelajar di Palmerah, Dua Pelaku Berhasil Diringkus Polisi
Polsek Benda Gelar Razia dan Patroli Mobile Dini Hari, Satu Sepeda Motor Diamankan
Razia Kejahatan Jalanan di Tambora, Empat Orang Kedapatan Membawa Sabu, Sinte dan Tramadol
Satgas Damai Cartenz Perkuat Kedekatan dengan Warga melalui Patroli Dialogis di Talilime
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 15:14 WIB

Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Cengkareng Gelar Nobar Piala Dunia Bersama Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03 WIB

WNA Uzbekistan Puji Kinerja Responsif Polsek Kalideres Usai Kena Tipu Taksi Gelap Hendak Liburan Ke lombok

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:16 WIB

Wakapolres Jakbar Turun Langsung Pantau Razia Kejahatan Jalanan dan Patroli Mobile

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:13 WIB

Viral Aksi Pembacokan Pelajar di Palmerah, Dua Pelaku Berhasil Diringkus Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:36 WIB

Polsek Benda Gelar Razia dan Patroli Mobile Dini Hari, Satu Sepeda Motor Diamankan

Berita Terbaru