MAMUJU – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulawesi Barat, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, mengajak para pelajar SMP Negeri 2 Mamuju untuk menanamkan kedisiplinan sejak dini sebagai bekal meraih masa depan yang gemilang.
Pesan inspiratif tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas dalam rangka Operasi Patuh Marano 2026, Kamis (29/10/2026).
Dalam arahannya, Kombes Pol Nurhadi Ismanto menekankan bahwa masa depan akan menghadirkan persaingan yang semakin terbuka. Karena itu, para pelajar perlu mempersiapkan diri melalui disiplin belajar, disiplin beribadah, serta membangun karakter yang bertanggung jawab.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sepuluh tahun ke depan, dunia akan semakin terhubung. Banyak orang dari berbagai negara akan masuk dan berinteraksi di tengah kita. Persaingan tentu akan semakin ketat. Kunci menghadapinya adalah disiplin belajar dan disiplin beribadah. Dua hal ini akan membentuk karakter kalian,” tuturnya.
Ia menjelaskan, salah satu bentuk kedisiplinan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah tertib berlalu lintas, termasuk membiasakan diri menggunakan helm saat berkendara maupun ketika dibonceng sepeda motor.
Dirlantas juga mengajak para siswa agar berani mengingatkan orang tua untuk selalu mengutamakan keselamatan di jalan.
“Disiplin yang paling nyata terlihat adalah disiplin berlalu lintas. Mulai dari hal sederhana, selalu memakai helm. Jadilah anak yang berani mengingatkan orang tua. Katakan, ‘Ayah, Ibu, saya juga harus pakai helm saat dibonceng’,” ajaknya.
Menurutnya, kebiasaan sederhana tersebut dapat menjadi awal terbentuknya karakter disiplin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari belajar, bekerja, hingga mengejar cita-cita.
“Ketika kalian terbiasa tertib di jalan, itulah awal terbentuknya kedisiplinan dalam belajar, bekerja, dan meraih cita-cita. Disiplin berlalu lintas adalah cermin karakter diri yang tertib dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Suasana sosialisasi semakin menyentuh ketika Dirlantas mengingatkan para siswa tentang harapan besar orang tua yang selalu menginginkan anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi sukses.
“Lihatlah senyuman orang tua saat mengantar kalian berangkat ke sekolah. Harapannya besar, ingin melihat kalian tumbuh menjadi orang yang sukses. Jangan sampai harapan itu pupus karena kecelakaan. Mari kita jaga senyuman itu tetap terjaga dengan berangkat dan pulang ke rumah dalam keadaan selamat,” pesannya.
Ia pun mengajak para pelajar untuk memulai perubahan dari hal-hal sederhana, yakni tertib berlalu lintas, tekun belajar, serta menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.
“Disiplin membentuk karakter yang baik dan berintegritas. Mulailah dari sekarang. Jaga kedisiplinan, rawat harapan, dan raih cita-cita kalian setinggi langit,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung interaktif saat para siswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan. Berbagai hal ditanyakan, mulai dari pengenalan rambu-rambu lalu lintas, risiko pelanggaran, hingga cara mengingatkan orang tua yang berkendara tidak tertib.
Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kepedulian para siswa, petugas memberikan hadiah cokelat kepada setiap siswa yang berani mengajukan pertanyaan.
Pemberian hadiah tersebut menjadi penyemangat bagi para pelajar untuk aktif berdiskusi sekaligus menumbuhkan keberanian dalam menyuarakan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Sulbar berharap edukasi keselamatan berlalu lintas tidak hanya menambah pengetahuan para pelajar, tetapi juga membentuk budaya disiplin sejak dini.
Sebab, keselamatan di jalan bukan sekadar tentang mematuhi aturan, melainkan bagian penting dalam menjaga harapan keluarga dan mengantarkan generasi muda menuju masa depan yang lebih baik.
Humas Polda Sulbar







