Kasus DBD Merebak, Bali Dapat Peringatan dari Amerika dan Australia

- Redaksi

Kamis, 12 Desember 2024 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Denpasar – Di penghujung tahun 2024 ini, Bali sebagai daerah destinasi wisata Internasional mendapat peringatan (warning) dari Amerika dan Australia. Salah satu penyebabnya adalah karena merebaknya kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) saat musim penghujan sekarang ini.

Dalam warningnya, salah satu panduan perjalanan di Amerika menilai Bali tidak layak dikunjungi.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait warning dari pemerintah Australia atas kasus DBD yang menimpa warganya pasca berlibur di Bali / Indonesia, kita di Bali perlu introspeksi terutama unit Dispar Provinsi Bali dan kabupaten kota untuk bersikap dan melakukan langkah koordinatif dengan unit terkait. Kiita tetap perlu ciptakan Bali sebagai destinasi yang sehat, aman, nyaman dan safe, sekecil apapun kasus kasus terkait DBD atau yang lainya.
Oleh karena itu kita tetap harus waspada pada setiap musim penghujan  yang biasanya selalu berpotensi munculnya kasus DBD, perlu ada langkah langkah strategis terkait pencegahan, hingga proteksi terhadap wisman baik  di akomodasi maupun di objek destinasi krn DBD bisa saja terkena di hotel, resto, atau di object wisata,” kata Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Badung, Bali, Wayan Puspanegara dalam keterangan persnya, Kamis (12/12/2024), di Denpasar.

Menurutnya, perlu ada sosialisasi yang lebih firm terhadap hal ini pada pelaku pariwusata secara nenyeluruh.
Meskipun demikian, paparnya, terkait warning ini kita tetap konsen dan harus melakukan upaya yang serius. Disisi lain, imbuhnya, kita meyakini bahwa warga Australia akan tetap berkunjung ke Bali karena secara psikologis mereka sudah sangat familiar dengan Bali.

Selanjutnya terkait warning ini, ia berharap DISPARDA Bali segera
berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan kab/kota terkait perkembangan kasus DBD di Bali, selanjutnya berkomunikasi dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terkait persoalan tersebut untuk langkah langkah preventif dan perkuatan public relation Bali.

Kemenpar juga, ucap Puspanegara, sebaiknya berkomunikasi dengan pihak Australia untuk menjelaskan langkah yang diambil untuk  menjawab Warning tersebut.

“Sekaligus kita harus berbenah disemua sektor, memperbaiki fasilitas/infrastruktur, keamanan dan kenyamanan, pelayanan, branding hingga public relation serta  menciptakan kewaspadaan bagi kita semua terhadap DBD,” tegasnya. (GT)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sudis Kominfotik Jakbar Ajak Keluarga Waspadai Ancaman Siber, Lindungi Ibu dan Anak
Bea Cukai Watch Resmi Dibentuk, Perkuat Pengawasan Publik di Sektor Kepabeanan
Semarak HUT RI ke-81, Lensa Polri Gelar Perlombaan Anak-Anak di Halaman Kantor Redaksi
HUT ke-81 RI, Warga RW 011 Gelar Upacara Kemerdekaan dengan Khidmat
Sambut HUT ke-81 RI, RW 10 Tegal Alur Gelar Tasyakuran dan Penghargaan RT Terbaik
Freddy Wei Pimpin YAMB 2026–2031, Alumni Methodist Bagansiapiapi Satukan Kekuatan untuk Pendidikan
Dari Mimbar Jumat, Kapolres Metro Jakarta Barat Serukan Persatuan: Tugas Polisi adalah Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Rangkul Tokoh Agama, Kapolsek Cengkareng Pererat Sinergitas dengan PCNU Jakarta Barat
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Sudis Kominfotik Jakbar Ajak Keluarga Waspadai Ancaman Siber, Lindungi Ibu dan Anak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Bea Cukai Watch Resmi Dibentuk, Perkuat Pengawasan Publik di Sektor Kepabeanan

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Lensa Polri Gelar Perlombaan Anak-Anak di Halaman Kantor Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:10 WIB

HUT ke-81 RI, Warga RW 011 Gelar Upacara Kemerdekaan dengan Khidmat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, RW 10 Tegal Alur Gelar Tasyakuran dan Penghargaan RT Terbaik

Berita Terbaru