Polres Bontang Gelar Rakor Forum LLAJ, Pembatasan Operasional Kendaraan Angkutan Khusus

- Redaksi

Jumat, 4 Februari 2022 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bontang – Sat Lantas Polres Bontang bersama Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan Kota Bontang melaksanakan Rakor Forum LLAJ dalam rangka Menjamin Kamseltibcar Lantas di Kota Bontang, Kamis (3/2/2022).

Rapat Koordiansi Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (Rakor Forum LLAJ) dilaksanakan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polres Bontang dipimpin Wakapolres Bontang Kompol Damus Asa mewakili Kapolres Bontang.

Hadir pada cara tersebut BBPJN Wil XII Kaltim, KADISHUB Kota Bontang, Kadis PUPR Bontang, BAPELITBANG Bontang, JASA RAHARJA, Sub Den POM TNI Bontang, ORGANDA Bontang, dan Perusahaan pengguna Kendaraan berat antara lain PT.SAMATOR, PT KIE, PT Varia Beton, PT HTT, PT Gemilang Jaya, dan PT Pantai Subur.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diskusi Forum LLAJ di awali Sambutan Kapolres Bontang yang diwakili Wakapolres Bontang Kompol Damus Asa, kemudian di lanjutkan paparan oleh Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna, menyikapi kejadian Laka Lantas di TKP Rapak Balikpapan yang menjadi Viral secara Nasional.

Dalam paparannya, Kasat Lantas menyampaikan upaya kita semua yang tergabung pada Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan dalam rangka menekan kejadian Laka Lantas dan menjamin Kamseltibcar Lantas di Kota Bontang.

“Ada beberapa Faktor penyebab terjadi laka lantas yaitu Pengemudi tidak memiliki keahlian khusus untuk mengoperasikan Ranmor dengan Muatan Khusus, Pengemudi memiliki SIM B2 Umum palsu tetapi mempunyai SIM A sehingga tidak sesuai peruntukannya, Ranmor telah mengalami perubahan secara ilegal sehingga OVER DIMENSI”, kata AKP Edy Haruna.

Kejadian menonjol yang pernah terjadi di wilayah Kota Bontang pada tanggal 3 Maret 2020 di Jl Letjen S.Parman Sp 3 RSUD yang menyebabkab 3 org MD, Kermat berupa kerusakan R4 dan R2.

“Kesimpulan hasil Rakor diantaranya Diperlukan Pengaturan jam Operasional terhadap kendaraan angkutan khusus dengan volume di atas 13 Ton yaitu pada jam 22.00 sd 05.00 wita, dengan wajib memenuhi Rekomendasi Dishub Kota Bontang dan Pengawalan Sat Lantas Polres Bontang”, jelas Kasat Lantas AKP Edy Haruna.

“Kendaraan angkutan Niaga lainnya dapat beroperasi di Dalam Kota secara Normal dengan tetap memenuhi persyaratan Laik Jalan dan Keselamatan pengguna jalan, pertimbangan Kondisi Sosial Masyarakat dan kebutuhan transportasi Barang dan Jasa”, pungkasnya.(*)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keselamatan Jadi Prioritas, Polisi Bersama PUPR Benahi Jalan Rusak di Kota Tangerang
Sopir Truk Wingbox Aan Usai Viral di Tol Jakpek Berakhir di Istana Korlantas
Polantas Menyapa, Cara Humanis Satlantas Polres Badung Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Kakorlantas Hadiri HUT ke-65 Jasa Raharja, Wujudkan Keselamatan Lalu Lintas
Korlantas Polri Matangkan Persiapan Operasi Ketupat 2026, Fokus Keselamatan dan Kelancaran Arus Mudik
Korlantas Polri Pastikan Kesiapan Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Nataru 2025
Korlantas Polri Serahkan 8 Kendaraan Patroli ke Polda Sumut untuk Dukung Penanganan Bencana
Korlantas Polri Hadir untuk Kemanusiaan, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:49 WIB

Keselamatan Jadi Prioritas, Polisi Bersama PUPR Benahi Jalan Rusak di Kota Tangerang

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:55 WIB

Sopir Truk Wingbox Aan Usai Viral di Tol Jakpek Berakhir di Istana Korlantas

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:42 WIB

Polantas Menyapa, Cara Humanis Satlantas Polres Badung Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:13 WIB

Kakorlantas Hadiri HUT ke-65 Jasa Raharja, Wujudkan Keselamatan Lalu Lintas

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:48 WIB

Korlantas Polri Matangkan Persiapan Operasi Ketupat 2026, Fokus Keselamatan dan Kelancaran Arus Mudik

Berita Terbaru