PT Mitratel Regional Jateng Beri Kompensasi Warga Tedunan Terdampak Tower, ada 3 Warga Belum Terima

- Redaksi

Jumat, 29 Desember 2023 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara – Sebagai bentuk dari dampak adanya tower Telkomsel yang dikelola oleh PT Mitratel, berlokasi di desa Tedunan RT 01 RW 04 Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Pihak PT Mitratel regional jawa tengah telah menyalurkan kompensasi pada warga masyarakat yang terdampak, namun dalam kenyataannya masih ada warga yang belum menerima.

Dalam enyerahan kompensasi tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Desa/Petinggi Tedunan Zafi’i, Babinsa Tedunan Serda Harto Utomo, Bhabinkamtibmas Briptu Dani Wahyu Saputro, BPD, dan para penerima kopensasi, kecuali ring 1 (satu).

Sedangkan perwakilan dari PT Mitratel dihadiri oleh Ari Restu bagian set manajemen dari Semarang, dan Dwi Waluyo bagian KSM koordinator Manajemen atau Asman beserta stafnya. di Kantor Balai Desa Tedunan, (/Senin 25 Desember 2023).


Menurut Dwi Waluyo bagian KSM dari PT Mitratel menyampaikan, berkaitan dengan penyaluran / pemberian kompensasi pada warga masyarakat Tedunan yang terdampak tower tersebut, ucapnya.


Sementara Petinggi Desa Tedunan Zafi’i mengatakan, sebagai tindak lanjut dari beberapa pertemuan dan terakhir dilakukan audiensi di Kominfo Jepara.

“Akhirnya menemui kesepakatan bersama untuk musyawarah mufakat dengan intinya akan diberikan kompensasi bagi warga terdampak, dan akhirnya telah disalurkan oleh PT Mitratel”, ucapnya.

Sementara menurut Rudy Mustofa salah satu warga yang paling terdampak tower tersebut menuturkan, kalau keberadaan kami ini sangat dekat dengan berdirinya tower dan berada di zona kurang dari 20 meter.
“Kami tetep tidak setuju keberadaan Tower tersebut, saya dan keluarga menginginkan untuk dipindah saja jika sudah selesai kontraknya”, ungkapnya.

Kami bersama tidak diberlakukan dengan adil karena sama sama warga tapi dibedakan, “Wong seng dulure RT satu rumah ada 2 KK entok kbeh” (orang yang saudaranya RT satu rumah ada 2 KK dapat semuanya), Kita kok hanya dapat satu per rumah. Dan seharusnya yang di data itu rumah 6 orak 5 (enam rumah bukan lima rumah).

“Ada tiga orang yang memang belum menerima kompensasi tersebut, saya , Abdul Majid dan Basyit yang memang menolak untuk menerima, sedangkan saya tidak terdata katanya”, ujar Rudy Mustofa.


(Yusron)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kuasa Hukum DW Bakal Tempuh Jalur Hukum Terkait Berita Hoax Info Zonker Indonesia
Kapolres Metro Tangerang Kota Tinjau Pos Mudik dan Salurkan Bantuan Bhayangkari Peduli
Apresiasi Kinerja, PT Verian Innovasi Prima (VIP) Bagikan THR dan Bingkisan Lebaran untuk Runner
Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Berita ini 200 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:56 WIB

Tim Kuasa Hukum DW Bakal Tempuh Jalur Hukum Terkait Berita Hoax Info Zonker Indonesia

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:03 WIB

Kapolres Metro Tangerang Kota Tinjau Pos Mudik dan Salurkan Bantuan Bhayangkari Peduli

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:59 WIB

Apresiasi Kinerja, PT Verian Innovasi Prima (VIP) Bagikan THR dan Bingkisan Lebaran untuk Runner

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Berita Terbaru