Ketua Umum DPP Garnizun H Ardiansyah Saragih SH, MH Prihatin Peredaran Narkoba Semakin Kuat dan Terorganisir

- Redaksi

Rabu, 3 Juli 2024 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Anti Narkoba dan Zat Adiktif Nasional (Garnizun), H. Ardiansyah Saragih, SH, MH, menyampaikan keprihatinannya yang mendalam terkait peredaran narkoba di Indonesia yang semakin kuat dan terorganisir.

Ditemui di Bandara Kuala Namu saat hemdak bertolak ke Jakarta kemarin, Ardiansyah menekankan bahwa jaringan peredaran narkoba kini semakin canggih dan sulit diberantas.

Ardiansyah Saragih, yang telah lama dikenal sebagai tokoh anti narkoba, menjelaskan bahwa saat ini jaringan narkoba tidak hanya beroperasi di kota-kota besar, tetapi juga telah menyebar ke daerah-daerah terpencil.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat bahwa jaringan narkoba kini lebih terorganisir dengan baik dan menggunakan teknologi tinggi untuk menghindari deteksi. Mereka tidak hanya menyasar kota-kota besar, tetapi juga daerah-daerah pelosok yang minim pengawasan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peredaran narkoba telah menjadi ancaman serius bagi generasi muda Indonesia.

Baca Juga :  Pimpin Apel Pagi, Wakapolda Kaltim Ucapkan Terima Kasih Kepada Personel

“Narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan generasi muda kita. Banyak anak muda yang menjadi korban dan terjerumus dalam lingkaran setan narkoba. Kita harus bertindak segera sebelum lebih banyak lagi generasi muda yang hancur,” tegas Ardiansyah.

Ardiansyah mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang membuat peredaran narkoba semakin sulit diberantas adalah karena jaringan tersebut menggunakan berbagai metode canggih dan sulit terdeteksi.

“Mereka menggunakan komunikasi terenkripsi dan teknologi lainnya yang membuat mereka semakin sulit dijangkau oleh penegak hukum. Oleh karena itu, kita memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif dan teknologi yang lebih maju untuk melawan mereka,” jelasnya.

Ardiansyah juga menggarisbawahi pentingnya kerjasama antara berbagai lembaga, baik di tingkat nasional maupun internasional, dalam memerangi peredaran narkoba.

Menurutnya, penegakan hukum saja tidak cukup untuk memberantas peredaran narkoba.

Baca Juga :  Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Meliling Gencarkan Himbauan Jelang Tahun Baru 2026

“Kita memerlukan kerjasama yang erat antara polisi, BNN, bea cukai, dan instansi terkait lainnya. Selain itu, kerjasama dengan negara-negara lain juga sangat penting, mengingat peredaran narkoba adalah masalah global,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh aparat penegak hukum dalam mengungkap berbagai kasus peredaran narkoba.

Namun, ia menekankan bahwa upaya tersebut harus terus ditingkatkan dan tidak boleh berhenti hanya pada penangkapan para pelaku.

“Kita harus memastikan bahwa setiap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dan tidak ada celah bagi mereka untuk mengulangi perbuatannya. Selain itu, kita juga harus terus berupaya untuk memutus mata rantai peredaran narkoba dari hulu ke hilir,” paparnya.

Selain itu, Ardiansyah juga menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih waspada dan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba.

Baca Juga :  Pasca Kenaikan Harga BBM, Bhayangkari Sragen Salurkan Bansos Sembako Bagi Ponpes Al Mujahirin

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum saja. Masyarakat harus turut serta dalam memerangi narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang mereka temui. Edukasi dan kesadaran masyarakat juga sangat penting dalam upaya ini,” ujarnya.

Akhirnya, Ardiansyah Saragih mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam memerangi peredaran narkoba. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga masa depan generasi muda kita dengan menjauhkan mereka dari bahaya narkoba. Setiap langkah kecil yang kita ambil dapat memberikan dampak besar dalam memerangi masalah ini,” pungkasnya.

Dengan adanya peringatan dan ajakan dari Ketua Umum DPP Garnizun ini, diharapkan semua pihak dapat lebih berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba, demi masa depan bangsa yang lebih baik dan bebas dari narkoba.(red)

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI
Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan
Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan
Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Usai Kejar-kejaran Dini Hari, Polisi Sita Kunci T dan Pistol Mainan
Seorang Pria di Kalideres Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kontrakan
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:16 WIB

Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:55 WIB

Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:25 WIB

Jelang Ramadan Rutan Cipinang Gelar Sidak Bersama TNI-POLRI

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:37 WIB

Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:58 WIB

Berantas Kendali Narkoba dari Balik Jeruji, 241 Napi “High Risk” Jakarta Dikirim ke Nusakambangan

Berita Terbaru