LEMBANG – Sektor ritel dan distribusi di Indonesia terus menuntut adaptasi kepemimpinan yang cepat di tengah ketidakpastian ekonomi. Menjawab tantangan tersebut, Aksesmu sukses menyelenggarakan agenda tahunan National Operation Meeting (NOM) yang berfokus pada penguatan kapasitas leader dan pemikiran strategis.
Bertempat di Hotel Grand Panorama Lembang pada tanggal 12 – 16 Januari 2026, kegiatan ini menggandeng MBS Training sebagai mitra strategis pengembangan SDM. Tahun ini, sinergi keduanya mengusung tema besar “Melayani” melalui implementasi program unggulan “The ONE” yang berfokus pada Kepemimpinan Berbasis Karakter.
Di acara pembukaan program “The ONE”, Managing Director Aksesmu Viendra Primadia menegaskan bahwa, “Kepemimpinan masa depan tidak cukup hanya mengandalkan keahlian teknis saja”. Program “The ONE” yang dibawakan MBS Training dirancang untuk mengintegrasikan performa kerja dengan kemuliaan karakter.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kepemimpinan sejati berakar pada hati yang melayani. Melalui program “The ONE”, MBS Training berkomitmen memastikan setiap leader di Aksesmu tidak sekadar mengejar target angka, tetapi menjadi sosok teladan yang solutif bagi timnya,” ujar Nugroho (CEO MBS Training) dalam sesi strategis tersebut.
Visi tersebut didukung penuh oleh Yosef Risdianto (Operations Director) dari Aksesmu, yang menekankan bahwa NOM (National Operation Meeting) kali ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk melahirkan generasi unggul dengan karakter leadership yang kuat dan autentik. “Dampak dari karakter ini tidak boleh berhenti di kantor, melainkan harus nyata dalam kehidupan pribadi dan keluarga,” tambahnya sebagai komitmen penutup untuk menjadi Pemimpin yang Berdampak.
Rangkaian acara selama lima hari tersebut ditutup secara resmi oleh President Director Aksesmu, Hans Harischandra. Dalam pidato penutupnya, Hans Harischandra memberikan pesan kunci bagi seluruh jajaran manajemen yang hadir mengenai esensi dari program The ONE Leadership.
“Program “The ONE” bukan sekadar pelatihan, melainkan komitmen kita untuk bertransformasi. Saya berharap setiap pemimpin yang keluar dari ruangan ini membawa semangat baru untuk melayani lebih baik. Kita sedang membangun bukan hanya perusahaan yang besar, tapi komunitas pemimpin yang berdampak bagi kehidupan secara luas,” tegas Hans Harischandra saat menutup acara secara simbolis.
Strategi dan Refleksi di Lembang.
Selama pelaksanaan NOM, para peserta dibekali dengan modul strategic thinking untuk memenangkan pasar di tahun 2026 dan proses refleksi servant leadership. Pemilihan lokasi di Lembang bertujuan agar para manajer dapat melakukan kontemplasi mendalam jauh dari rutinitas operasional.
Kolaborasi Aksesmu dan MBS Training ini menandai langkah konkret dalam menciptakan standar baru di industri: bahwa kesuksesan organisasi adalah buah dari karakter pemimpin yang melayani. Dengan semangat “The ONE”, para lulusan NOM diharapkan menjadi katalisator perubahan yang mampu membawa dampak positif secara holistik bagi Indonesia Emas 2045.






