Dua kelompok bentrok di Jl solo – Jogja 6 luka,15 orang ditangkap

- Redaksi

Jumat, 3 Maret 2023 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SLEMAN..LENSAPOLRI.COM – Bentrokan antar kelompok pemuda terjadi di Jalan Solo-Yogyakarta, wilayah Jogonalan, Klaten. Kelompok yang berseteru berasal dari Klaten dan Yogyakarta.

Enam orang mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sementara 15 orang lainnya diamankan Polres Klaten
Kabag SDM Polres Klaten Kompol Endang Sulistyowati menjelaskan para pelaku ini diamankan usai aksi saling serang menggunakan berbagai senjata di 3 lokasi kejadian di wilayah Kecamatan Jogonalan.

“Peristiwanya hari Minggu, 26 Februari 2023 di depan Pabrik Gula Gondang sampai lampu merah Jogonalan, kemudian di SPBU Kraguman dan di sekitar lapangan Ngendo Jogonalan.” ujar Endang, Rabu (1/3).
Kabag SDM Polres Klaten Kompol Endang Sulistyowati menjelaskan para pelaku ini diamankan usai aksi saling serang menggunakan berbagai senjata di 3 lokasi kejadian di wilayah Kecamatan Jogonalan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peristiwanya hari Minggu, 26 Februari 2023 di depan Pabrik Gula Gondang sampai lampu merah Jogonalan, kemudian di SPBU Kraguman dan di sekitar lapangan Ngendo Jogonalan.” ujar Endang, Rabu (1/3).
KBO Satreskrim Polres Klaten Iptu Umar Mustofa kejadian tersebut berawal dari 4 orang asal Yogyakarta dalam perjalanan pulang dari nongkrong dan bertemu kelompok asal Klaten. Saat berpasasan, terjadi kesalahpahaman antara keduanya, hingga terjadi bentrok menggunakan berbagai senjata, seperti gir dan tongkat baseball.

“Saat itu rombongan pelaku mengeluarkan barang berupa stik baseball dan rantai, kemudian rombongan korban juga mengeluarkan baton stik dan juga gir. Selanjutnya terjadi gesekan,” terangnya.

Akibat kejadian tersebut, lanjut dia, 6 orang terluka, baik dari kelompok Klaten maupun Yogyakarta. Mereka terkena sabetan senjata dan dua di antaranya diopname di RSUP Soeradji Tirtonegoro Klaten.

“Jadi ada korban yang juga dijadikan tersangka karena juga melakukan penganiayaan. Saling lapor akhirnya. Awalnya terjadi penganiayaan kita kenakan Pasal 351, kemudian berentet ke TKP selanjutnya kita kenakan Pasal 170 KUHP,” jelasnya.
Menurut Mustofa, tidak ada unsur dendam yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Keduanya terlibat bentrok murni karena kesalahpahaman saat berpapasan dan juga terpengaruh minuman keras.

Red.joko

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolrestro Tangerang Kota Terima Penghargaan Ombudsman atas Kualitas Pelayanan Publik
Tak Sekadar Tugas, Polisi Metro Tangerang Kota Berbagi dan Menguatkan Silaturahmi di Bulan Suci
Motor Raib di Parkiran Tangcity, Polisi Lacak Lewat GPS dan Tangkap Pelaku di Bogor
Belum Sempat Kabur, Eksekutor Curanmor Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polsek Cipondoh
Mudahkan Laporan Masyarakat, Polres Metro Jakbar Sebar Barcode Call Center ke Sekolah-Sekolah
Ubah Warna dan Pasang Pelat Palsu, Pelaku Curanmor R6 Ditangkap di Lebak
Patroli Subuh Berujung Pengungkapan Sindikat Curanmor di Tangerang
Ramadan Penuh Berkah, Kapolrestro Tangerang Kota Turun Langsung Bagikan Takjil untuk Pejuang Jalanan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:18 WIB

Kapolrestro Tangerang Kota Terima Penghargaan Ombudsman atas Kualitas Pelayanan Publik

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:42 WIB

Tak Sekadar Tugas, Polisi Metro Tangerang Kota Berbagi dan Menguatkan Silaturahmi di Bulan Suci

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:01 WIB

Motor Raib di Parkiran Tangcity, Polisi Lacak Lewat GPS dan Tangkap Pelaku di Bogor

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:58 WIB

Belum Sempat Kabur, Eksekutor Curanmor Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polsek Cipondoh

Senin, 2 Maret 2026 - 13:32 WIB

Ubah Warna dan Pasang Pelat Palsu, Pelaku Curanmor R6 Ditangkap di Lebak

Berita Terbaru