Hasil Karya Warga Binaan Lapas Narkotika Bangli Pukau Menteri IMIPAS RI, Dorong Kolaborasi untuk Perluas Pemasaran

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensapolri.com Kerobokan – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) Republik Indonesia, Jenderal Pol (Purn) Drs. Agus Andrianto terpukau atas hasil karya warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli saat melakukan kunjungan kerja di wilayah Bali, pada Senin (19/05/2025) tepatnya di Lapas Kelas IIA Kerobokan yang turut mengundang hasil karya warga binaan oleh Lapas/Rutan se-Bali.

 

Menteri Agus pun turut membeli produk kerajinan warga binaan Lapas Narkotika Bangli sebagai bentuk dukungan atas program pembinaan yang telah dilakukan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Selain memberikan apresiasi tinggi atas produk-produk warga binaan Lapas Narkotika Bangli, Agus Andrianto juga mendorong kolaborasi atas berbagai pihak untuk terus meningkatkan pemasaran produk warga binaan sehingga dapat dikenal luas dan mampu bersaing dengan produk serupa di luaran sana. Menurutnya, hasil karya warga binaan sangat layak untuk dipasarkan sehingga dalam kunjungan ini, yang turut dihadiri oleh pimpinan Bank Rakyat Indonesia Wilayah Bali wajib mendapatkan perhatian sehingga nantinya mendapatkan segmennya tersendiri.

 

“Antara Kantor Wilayah, Lapas dan Bank BRI yang saat ini menjadi mitra strategis harus dapat memfasilitasi pemasaran produk warga binaan ini karena sayang jika produk sebagus ini tidak dilirik dipasaran,” ungkap Agus Andrianto.

 

Lebih lanjut, hasil karya warga binaan menurutnya merupakan bukti keberhasilan program pembinaan yang saat ini dijalankan oleh setiap Lapas/Rutan di Indonesia khususnya Lapas Narkotika Bangli. Dengan program pembinaan yang baik dan sesuai dengan kebutuhan atau trend yang ada saat ini menjadikan bekal warga binaan dapat bermanfaat jika nanti telah selesai menjalani masa pidana.

 

“Seperti yang kita saksikan hari ini, Lapas Narkotika Bangli punya hasil karya produk teraso dan bonsai yang saat ini sedang menjadi trend diberbagai kalangan. Ini merupakan peluang yang baik sehingga warga binaan ini tidak sekedar punya skill tapi skill yang dimiliki itu benar-benar sedang menjadi skill yang digandrungi,” jelas Purnawirawan Polisi Bintang empat itu.

 

Turut hadir mendampingi kunjungan Menteri IMIPAS RI di Lapas Kerobokan, Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Bangli Marulye Simbolon mengungkapkan kebanggaan dan terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan Menteri IMIPAS RI kepada hasil karya warga binaannya. Ini menjadi bukti bahwa program pembinaan di Lapas Narkotika Bangli telah berada di jalur yang benar sehingga mampu menghasilkan orang-orang yang produktif.

 

“Kami patut berbangga atas apreasiasi yang diberikan Bapak Menteri kepada kami dan jajaran dimana beliau juga berkenan membeli langsung produk warga binaan kami. Ini menjadi bukti bahwa produk warga binaan Lapas Narkotika Bangli mampu mencuri perhatian dari segi kualitas maupun keindahannya,” ungkap Kalapas.

 

Dengan kunjungan ini, diharapkan para petugas dan warga binaan dapat terus menjalin kolaborasi yang baik demi tercapainya tujuan sistem Pemasyarakatan yakni pulihnya kesatuan hidup, kehidupan dan penghidupan dari warga binaan.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Ebi Suhaebi, Ahli Waris Alm. Sarman, Memohon Keadilan kepada Polda Banten atas Dugaan Penjualan Tanah oleh Pihak Tak Berhak
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru

Berita Polres

Patroli Subuh Berujung Pengungkapan Sindikat Curanmor di Tangerang

Minggu, 1 Mar 2026 - 19:38 WIB