DEPOK — Kepedulian dan solidaritas ditunjukkan jajaran Polres Metro Depok dengan menghadiri doa bersama untuk keselamatan Yudistiro Pranoto, para jurnalis, serta awak kapal yang hingga kini masih belum ditemukan saat menjalankan tugas di wilayah Selat Sunda.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB hingga selesai, bertempat di Masjid Al Wafa, Kompleks Perumahan Nuansa Asri, Cinangka, Sawangan, Depok.
Doa bersama dihadiri langsung Kapolres Metro Depok Kombes Pol Dr. Christian Rony Putra, S.I.K., M.H. Turut hadir Kasat Binmas Polres Metro Depok, Kasat Intelkam Polres Metro Depok, Kasi Humas Polres Metro Depok, serta Kapolsek Bojongsari Polres Metro Depok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk bersama-sama memanjatkan doa sekaligus memberikan dukungan moril di tengah proses pencarian terhadap mereka yang masih dinyatakan belum ditemukan.
Dalam suasana penuh keprihatinan, jajaran Polres Metro Depok turut menyampaikan kepedulian kepada keluarga, rekan-rekan jurnalis, serta seluruh pihak yang terdampak atas peristiwa tersebut.
Doa bersama juga menjadi bentuk ikhtiar dan solidaritas kemanusiaan. Harapannya, proses pencarian dan evakuasi yang dilakukan oleh seluruh unsur terkait dapat berjalan lancar, diberikan kemudahan, serta membuahkan hasil terbaik.
Kapolres Metro Depok turut mendoakan agar Yudistiro Pranoto, para jurnalis, dan awak kapal yang masih dalam pencarian segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Semoga seluruh proses pencarian diberikan kelancaran dan kemudahan, serta mereka yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” menjadi harapan yang mengemuka dalam doa bersama tersebut.
Bagi jajaran kepolisian, dukungan moril dan doa menjadi bagian dari kepedulian terhadap masyarakat serta keluarga yang tengah menghadapi situasi penuh kecemasan.
Di tengah proses pencarian yang masih berlangsung, doa dari berbagai pihak diharapkan menjadi kekuatan bagi keluarga dan rekan-rekan korban untuk terus berharap hingga seluruh yang masih dinyatakan hilang dapat ditemukan.
Doa dipanjatkan, ikhtiar terus dilakukan. Harapan keselamatan tetap menjadi tujuan bersama.







