Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari Prayitno mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama mencegah munculnya titik api.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi Karhutla yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.

Kapolres Mamuju Tengah AKBP Ari Prayitno mengingatkan warga agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak membakar sampah di area terbuka serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Menurutnya, kondisi lahan yang kering pada musim kemarau dapat menyebabkan api dengan cepat merambat dan meluas, sehingga kebakaran kecil berpotensi berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

“Satu percikan api kecil di musim kemarau seperti ini bisa menjadi bencana besar. Mari kita jaga hutan dan lahan kita sebagai warisan berharga bagi anak cucu,” tegas AKBP Ari Prayitno.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan api benar-benar telah padam setelah digunakan untuk berbagai aktivitas. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya kembali api yang dapat menyebar ke semak, lahan kering maupun kawasan hutan di sekitarnya.

Baca Juga :  Pendeta Wihara Centia Apresiasi Polres Tabanan: Teladan Harmoni dan Keamanan di Masyarakat

Selain pencegahan, masyarakat diharapkan aktif melakukan deteksi dini. Apabila menemukan titik api, kepulan asap, atau tanda-tanda terjadinya kebakaran, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian, pemadam kebakaran maupun pemerintah setempat.

Untuk mempercepat respons terhadap gangguan keamanan maupun kondisi darurat, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Kepolisian melalui nomor darurat 110.

AKBP Ari Prayitno menegaskan, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Upaya tersebut membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, kepolisian, instansi terkait hingga warga yang berada di sekitar kawasan rawan kebakaran.

Baca Juga :  Pastikan Kondisi Tetap Prima, Sidokkes Polres Badung Chek Personel Pengamanan Kasal Cup II International

“Deteksi dini dan respons cepat sangat penting. Semakin cepat diketahui dan ditangani, semakin kecil kemungkinan api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujarnya.

Polres Mamuju Tengah jajaran Polda Sulawesi Barat berkomitmen terus memperkuat langkah-langkah preventif dalam menghadapi potensi Karhutla, termasuk melalui imbauan dan edukasi kepada masyarakat.

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat diharapkan mampu menekan potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Kewaspadaan bersama menjadi kunci untuk menjaga kelestarian lingkungan, melindungi kesehatan masyarakat serta memastikan keamanan dan ketertiban wilayah Kabupaten Mamuju Tengah tetap terjaga.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Operasi Patuh Marano 2026, Propam Polres Mateng Periksa Disiplin Personel
Hari Santri Nasional 2026, Kapolres Mateng Ajak Santri Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
URC Polresta Mamuju Gerak Cepat Tangani Keributan Dini Hari di Jalan Pongtiku
URC Polresta Mamuju Sisir Kota hingga Subuh, Remaja Nongkrong dan Dugaan Balap Liar Jadi Sasaran
Penadah 40 Ton Pupuk Subsidi di Pasangkayu Dibekuk Polresta Mamuju! Dikirim dari Bone Sulsel, Tergiur Keuntungan Besar
URC Sat Reskrim Polres Polman Amankan Pria Diduga Bawa Badik Saat Pengembangan Kasus
Polresta Mamuju Bongkar Sindikat Penyelundupan Pupuk Subsidi Dari Sulsel! Sita 40 Ton Pupuk, 4 Truk dan 7 Pelaku Diamankan
Berantas Geng Motor dan Kejahatan Jalanan Maut, Satreskrim Polres Polman Tetapkan 3 Tersangka
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Jelang Operasi Patuh Marano 2026, Propam Polres Mateng Periksa Disiplin Personel

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Kapolres Mateng Ajak Santri Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:02 WIB

URC Polresta Mamuju Gerak Cepat Tangani Keributan Dini Hari di Jalan Pongtiku

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:53 WIB

URC Polresta Mamuju Sisir Kota hingga Subuh, Remaja Nongkrong dan Dugaan Balap Liar Jadi Sasaran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Penadah 40 Ton Pupuk Subsidi di Pasangkayu Dibekuk Polresta Mamuju! Dikirim dari Bone Sulsel, Tergiur Keuntungan Besar

Berita Terbaru