JAKARTA, LENSA POLRI – Proyek pemasangan pipa air milik PDAM di wilayah Kelurahan Pegadungan menuai keluhan warga. Pekerjaan yang seharusnya memperbaiki layanan air bersih justru dinilai amburadul dan tidak profesional. Selain menyebabkan kemacetan hampir setiap hari, proyek tersebut juga mengganggu kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.
Ironisnya, warga menduga pemasangan pipa tidak dilakukan pada jalur yang semestinya. Pipa air justru dipasang di dalam saluran air atau drainase. Kondisi itu terlihat di Jalan Peta Utara Kalideres, tepatnya di depan Hotel Sambina.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah warga sekitar mengaku heran dengan metode pengerjaan proyek tersebut. Pasalnya, selain membuat lalu lintas tersendat, pengerjaan juga dinilai tidak memperhatikan fungsi saluran air yang ada.
“Setiap hari macet, jalan jadi sempit karena galian proyek. Yang lebih aneh, pipa malah dimasukkan ke saluran air. Kalau hujan deras, saluran bisa tersumbat,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga juga menilai proses pengerjaan proyek terkesan terburu-buru tanpa perencanaan yang matang. Bekas galian di beberapa titik disebut tidak dirapikan dengan baik sehingga berpotensi membahayakan pengendara yang melintas.
Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama saat musim hujan. Jika saluran air terganggu akibat pemasangan pipa tersebut, warga khawatir akan terjadi genangan bahkan banjir di kawasan tersebut.
Masyarakat pun meminta pihak terkait, termasuk instansi yang bertanggung jawab atas proyek pemasangan pipa tersebut, untuk segera melakukan evaluasi di lapangan.
Warga berharap pengerjaan dilakukan sesuai standar teknis dan tidak merugikan warga sekitar.
“Kalau memang ini proyek untuk kepentingan masyarakat, seharusnya dikerjakan dengan benar. Jangan sampai malah menimbulkan masalah baru,” kata warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai dugaan pemasangan pipa yang berada di dalam saluran air tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pengecekan dan memastikan proyek berjalan sesuai aturan.






