DPP Organda Soroti Terminal Bayangan, BBM Barcode, dan Lemahnya Koordinasi Transportasi Darat

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Lensapolri.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Angkutan Darat (Organda) menyoroti sejumlah persoalan krusial dalam sistem transportasi darat nasional, mulai dari maraknya terminal bayangan, penerapan BBM subsidi berbasis barcode, hingga lemahnya koordinasi lintas lembaga.

Hal tersebut disampaikan dalam dialog DPP Organda dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya di Kantor DPP Organda, Wisma PMI, Jalan Wijaya I, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan PWI Jaya dipimpin Ketua Kesit Budi Handoyo, didampingi Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Kemitraan dan Hubungan Antarlembaga Tb Adhi, Sekretaris Siwo Rio Winto, serta Ketua Seksi Perhubungan Budi Utomo. Mereka diterima Sekretaris Jenderal DPP Organda Kurnia Lesani Adnan, Anggota Dewan Pertimbangan Iskar Ismail, dan Humas DPP Organda Muhammad Vichy.

Dalam audiensi tersebut, DPP Organda mengungkapkan bahwa persoalan transportasi darat bersifat struktural dan terus berulang setiap tahun. Padahal, transportasi darat masih menjadi moda dengan jumlah pengguna terbesar di Indonesia dan menopang kehidupan pelaku usaha angkutan yang mayoritas merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga :  Forkopimda Indramayu Bersinergi dalam Rangka Persiapan Pengamanan Pemilu 2024: Mewujudkan Demokrasi Aman dan Berkualitas

Salah satu isu utama yang disoroti adalah keberadaan terminal bayangan di berbagai daerah. Organda menilai fenomena tersebut bukan semata-mata pelanggaran, melainkan dampak dari kebijakan pembangunan terminal resmi yang jauh dari pusat aktivitas masyarakat dan sulit diakses.

“Kebijakan pemusatan terminal tanpa mempertimbangkan aksesibilitas justru menurunkan minat masyarakat menggunakan terminal resmi dan memicu praktik tidak terkontrol di luar terminal,” ujar Sekjen DPP Organda Kurnia Lesani Adnan.

Menurut Sekjen DPP Organda, penanganan terminal bayangan seharusnya dilakukan melalui penataan lokasi naik-turun penumpang yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, disertai pengawasan dan regulasi yang realistis, bukan sekadar pelarangan.

Selain itu, Organda juga menyoroti lemahnya penegakan hukum dan koordinasi lintas lembaga. Asosiasi angkutan kerap disalahkan ketika terjadi pelanggaran, namun tidak dilibatkan dalam proses perumusan kebijakan transportasi.

Baca Juga :  Kapolrestabes Medan Hadiri Pembukaan Pendidikan dan Pembentukan Bintara Polri TA 2023

“Persoalan lain yang mengemuka adalah penerapan sistem barcode untuk BBM subsidi. Organda menilai kebijakan tersebut belum selaras dengan karakteristik operasional angkutan umum, terutama angkutan jarak jauh. Penetapan kuota harian BBM dinilai tidak mencerminkan kebutuhan riil kendaraan berdasarkan jarak tempuh dan kondisi lapangan,” ujar Kurnia Lesani Adnan.

Situasi tersebut diperparah dengan sering kosongnya stok BBM subsidi di SPBU akibat keterlambatan pasokan atau distribusi yang tidak sesuai kebutuhan. Kondisi ini memaksa kendaraan angkutan orang dan barang mengantre berjam-jam, bahkan menginap di SPBU, yang berdampak pada keterlambatan layanan dan meningkatnya biaya operasional, terutama menjelang musim mudik Lebaran.

Organda mengungkapkan telah berulang kali menyampaikan surat resmi dan melakukan audiensi dengan instansi terkait. Namun hingga kini belum ada kebijakan komprehensif dan aplikatif yang benar-benar menjawab permasalahan BBM subsidi bagi angkutan umum.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenkumham Sumut Lakukan Monitoring Tugas Fungsi Pemasyarakatan di Lapas Narkotikan Kelas IIA Pematang Siantar

DPP Organda juga menyoroti dampak otonomi daerah terhadap sektor transportasi. Kebijakan transportasi antar daerah dinilai tidak sinkron dengan kebijakan pusat. Bahkan, banyak kepala dinas perhubungan daerah disebut tidak memiliki latar belakang kompetensi transportasi, sehingga kebijakan yang diambil kerap tidak berbasis kondisi operasional di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Organda menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis untuk mengedukasi publik serta menyampaikan isu transportasi secara berimbang dan solutif.

Sebagai tindak lanjut, DPP Organda dan PWI Jaya sepakat menjajaki penyelenggaraan diskusi publik tematik dengan fokus yang jelas. Tema yang diusulkan antara lain keberlanjutan pelayanan jasa transportasi jalan raya, terminal bayangan, aksesibilitas terminal, serta penataan angkutan menjelang mudik.

Diskusi publik tersebut direncanakan melibatkan pemerintah, aparat, akademisi, pengusaha angkutan, dan media, dengan harapan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret dan implementatif.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Nyata “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Sergai Lakukan Bedah Rumah Seorang Bilal Mayat di Perbaungan
Terungkap, Terduga Pelaku Pencurian iPhone dan Laptop di Tambora Ditangkap Dibekasi
Aksi Curi Motor di Basement Apartemen Mediterania Terungkap, Polsek Tamansari Amankan Terduga Pelaku
Baru Sehari Bekerja, Wanita Apoteker Ini Ditangkap di Jawa Tengah, Gasak Uang Rp20 Juta dan iPhone di Apotek Jakbar
HUT ke-81 TNI, Polres Mateng Sambangi Koramil dan Pos TNI AL
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka Bagikan 1.000 Buku Tulis untuk Siswa Kelas 1 di Dua Kecamatan
Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk Yang Digelar PC 0201 Medan di Lapangan Merdeka
Doniman Aro Hia, S.H., Advokat yang Perkuat Kompetensi Hukum melalui Pendidikan Magister
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Wujud Nyata “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Sergai Lakukan Bedah Rumah Seorang Bilal Mayat di Perbaungan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Terungkap, Terduga Pelaku Pencurian iPhone dan Laptop di Tambora Ditangkap Dibekasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Aksi Curi Motor di Basement Apartemen Mediterania Terungkap, Polsek Tamansari Amankan Terduga Pelaku

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Baru Sehari Bekerja, Wanita Apoteker Ini Ditangkap di Jawa Tengah, Gasak Uang Rp20 Juta dan iPhone di Apotek Jakbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-81 TNI, Polres Mateng Sambangi Koramil dan Pos TNI AL

Berita Terbaru