Serukan Kedamaian Papua ,Ketua APMPPP (Asosiasi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Pembangunan Papua) 

- Redaksi

Senin, 16 Desember 2024 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor – Fernando Flin Samberi Ketua APMPPP (Asosiasi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Pembangunan Papua) kita harus fokus belajar, jangan terprovokasi dan juga menghimbau agar rekan-rekan sejawat agar tidak terprovokasi atau terpengaruh dengan ajak untuk bertindak menyalahi aturan dan perbuatan makar.

“Kita berangkat keluar daerah untuk mengenyam ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk membangun daerah kita. Jadi kita harus fokus belajar dan mencapai prestasi sehingga jadi kebanggaan orang tua maupun masyarakat daerah kita,” ungkap Fernando Flin Samberi di Bogor, Senin (16/12/2024).

Menurutnya, anak-anak Papua yang melanjutkan studinya keluar darah merupakan harapan dari masyarakat untuk dapat menimba ilmu dan nantinya kembali ke Papua untuk dapat membangun daerah.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi, jangan kita orang terpengaruh dengan hal-hal yang dapat merusak tujuan dan harapan masyarakat kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua Literasi Anak Papua (LAP), M. Ridwan Kambori menyampaikan isu-isu yang dimainkan beberapa anak-anak yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) itu sangat merugikan dan mengganggu konsentrasi para mahasiswa yang mengenyam ilmu pengetahuan di luar daerah Papua.

“Kita orang Papua harus menghargai jasa-jasa leluhur kita yang telah berkorban jiwa untuk melawan penjajahan Belanda dan bersatu dalam bingkai NKRI,” kata M. Ridwan Kambori.

“Kita jangan termakan dengan provokasi yang mengadu domba semama kita orang. Kerusuhan akan menyengsarakan masyarakat kita sendiri,” imbuhnya.

Red : Bram.s

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Ebi Suhaebi, Ahli Waris Alm. Sarman, Memohon Keadilan kepada Polda Banten atas Dugaan Penjualan Tanah oleh Pihak Tak Berhak
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru