Angka Prevalensi Tinggi, Mendagri Minta Pemda se-Tanah Papua Fokus Tangani Stunting

- Redaksi

Minggu, 17 Desember 2023 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensapolri.com, Sorong – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) se-Tanah Papua untuk fokus menyelesaikan persoalan stunting. Berdasarkan data yang dikantonginya, tingkat prevalensi stunting di Provinsi Papua pada 2022 yakni sebesar 34 persen, sedangkan di Provinsi Papua Barat sebesar 30 persen.

“[Tingkat] prevalensi [stunting] tahun 2022, Papua itu nomor 3, Papua Barat nomor 5 [tertinggi] se-Indonesia,” katanya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Akhir Tahun 2023 Pembangunan Papua di Gedung Wali Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (16/12/2023).

Dalam kesempatan itu, Mendagri kembali mengingatkan bahwa pemerintah telah menargetkan prevalensi stunting pada 2024 dapat diturunkan menjadi 14 persen. Untuk itu, ia mengimbau kepala daerah bekerja keras agar dapat mencapai target tersebut.

“Tolonglah, jangan disepelekan betul karena ini masalah sumber daya manusia (SDM), dan suatu negara yang maju bukan semata-mata karena sumber daya alam, tapi juga SDM yang hebat,” tegasnya.

Ia bersyukur Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Namun, kata dia, hal itu belum cukup untuk membuat lompatan ke depan untuk menjadi negara maju. Menurutnya, kualitas SDM perlu diperhatikan dengan baik karena merupakan faktor yang menentukan kemajuan bangsa ke depan.

“Singapura tidak punya sumber daya alam apa-apa, tapi mengandalkan SDM. Jadi suatu negara atau daerah bisa melompat kalau seandainya SDM-nya hebat, unggul, sehat, terdidik, terlatih, plus ditambah lagi dengan sumber daya alamnya melimpah, ya sudah itu harusnya maju,” imbuhnya.

Adapun untuk mewujudkan SDM yang berkualitas tersebut, kata dia, kuncinya adalah generasi yang lahir ke depan haruslah sehat, cerdas, dan terdidik. Karena itu, Mendagri meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan kualitas gizi ibu hamil dan bayi dengan usia di bawah dua tahun.

Apabila tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan stunting dapat menyebabkan permasalahan yang kompleks ke depan. Mendagri pun khawatir di masa depan Indonesia akan kekurangan tenaga kerja yang unggul.

“Kekurangan gizi mengakibatkan pertumbuhan otak dan badan kurang bagus, dan itu akan susah menjadi tenaga kerja yang unggul,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mendagri menambahkan, pemda semestinya dapat mengatasi persoalan stunting dengan optimal, terutama bagi daerah-daerah yang berada di pesisir pantai. Sebab, asupan gizi ibu hamil dan anak-anak dapat dipenuhi melalui konsumsi ikan dan telur, yang notabene melimpah di daerah tersebut.

“Kalau daerah pantai itu kan penghasil ikan, semua anak-anak dikasih 1 potong ikan dan telur 1 butir itu sudah cukup,” tandasnya.

Editor : Redaksi

Baca Juga :  Bhayangkari Cabang Metro Jakarta Barat raih juara 2 lomba program pekarangan pangan lestari (P2L)
Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Polres Mateng Sambangi Koramil dan Pos TNI AL
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka Bagikan 1.000 Buku Tulis untuk Siswa Kelas 1 di Dua Kecamatan
Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk Yang Digelar PC 0201 Medan di Lapangan Merdeka
Doniman Aro Hia, S.H., Advokat yang Perkuat Kompetensi Hukum melalui Pendidikan Magister
Pemuda Adat Watemun Berdiri Bersama Aparat,  Dukung Pengamanan Gunung Botak
Tiang Miring, Kabel Semrawut dan Trotoar Tak Rapi di Jalan Kamal Raya, Warga Pertanyakan Kepedulian Kelurahan Tegal Alur
Jaga Kamtibmas, Sat Samapta Polres Pasangkayu Intensifkan Patroli Pagi di Sejumlah Lokasi
Pengedar Narkotika Pemasok Revaldo Ditangkap, Polres Jakbar Ungkap Keduanya Residivis Narkoba
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

HUT ke-81 TNI, Polres Mateng Sambangi Koramil dan Pos TNI AL

Selasa, 29 September 2026 - 20:39 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangka Bagikan 1.000 Buku Tulis untuk Siswa Kelas 1 di Dua Kecamatan

Senin, 21 September 2026 - 11:27 WIB

Wali Kota Medan Apresiasi HUT ke-48 GM FKPPI, Lepas Ribuan Peserta Funwalk Yang Digelar PC 0201 Medan di Lapangan Merdeka

Sabtu, 19 September 2026 - 19:09 WIB

Doniman Aro Hia, S.H., Advokat yang Perkuat Kompetensi Hukum melalui Pendidikan Magister

Minggu, 6 September 2026 - 20:37 WIB

Pemuda Adat Watemun Berdiri Bersama Aparat,  Dukung Pengamanan Gunung Botak

Berita Terbaru

Berita Polantas

Polantas Polda Sulbar Hadir Jaga Langkah Pulang Para Pelajar

Selasa, 6 Okt 2026 - 13:15 WIB