Kepala Suku Umum Kab. Puncak Nyatakan Tidak Ada Lagi Tempat Untuk Kelompok KKB Bersembunyi

- Redaksi

Selasa, 8 Maret 2022 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilaga- Pasca kejadian 8 Korban penembakan KKB di Kampung Jenggeran, Distrik Beoga, Kepala Suku Umum Kabupaten Puncak nyatakan dengan sikap tegas bahwa tidak ada lagi tempat tinggal untuk Kelompok KKB tersebut.

Hal itu disampaikan langsung Kepala Suku di depan umum seluruh masyarakat Ilaga setelah usainya pemakaman Jenazah Beby Tabuni.

Baca Juga :  Tidak Membutuhkan Waktu Lama Polsek Mengwi Bekuk Pelaku Curanmor Disebuah Warung Makan

Kepala Suku Umum Kabupaten Puncak Abelom Kogoya mengatakan bahwa dirinya selaku pimpinan atas suku-suku di Kabupaten Puncak menolak kehadiran kelompok KKB untuk masuk kembali ke daerahnya.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tidak mau lagi mereka datang tembak-tembak tempat saya, kalau mereka berbuat lagi saya minta aparat keamanan langsung amankan mereka dan diproses,” jelasnya.

Baca Juga :  Tim Cobra Sat Resnarkoba Polres Loteng Tangkap Residivis Pengedar Sabu-sabu di Praya

Kepala Suku itu menambahkan kepada masyarakat semua bila kelompok itu datang, jangan diterima. Mereka itu sudah bukan bagian dari masyarakat sini, bukan saudara kita lagi.

“Kalau di anggap saudara tidak mungkin anak ini Beby Tabuni mereka bunuh, mereka cuma buat hancur kota ini, mereka bakar, mereka membunuh,” tegasnya.

Baca Juga :  BhabinKamtibmas Polsek Palmerah Berhasil Temukan Anak Yang sempat tersesat

Dapat dipastikan, Kelompok Kriminal Bersenjata ini sudah tidak akan lagi diterima kembali oleh masyarakat di Kabupten Puncak, karena ulah yang dilakukan kepada Beby Tabuni membuat kebencian masyarakat terlihat dari kesedihan yang mendalam.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Belum Surut, PLN padam, Warga Kelurahan Tegal Alur Butuh Bantuan Logistik
Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Paruh Baya Pedagang Tokoyaki Diamankan Polsek Kalideres: Ini Penjelasan Polisi
Kepergok Curi TV di Tengah Musibah Kebakaran di Grogol Petamburan, Seorang Pria Diamankan Warga
Polsek Perbaungan Gerak Cepat Respon Call Centre 110 Bantu Warga Lansia yang Alami Sesak Napas di Depan Kantor Polisi
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta: 9 Siswa Luka dan Aktivitas Belajar Dihentikan
Warga Graha Walantaka Apresiasi Langkah Cepat Aparat Evakuasi dan Musnahkan Tumpukan Limbah Medis
Makan Siang Gratis di Tegal Alur Sebagai Wujud Kepedulian Sosial
Jalur Utama Denpasar – Gilimanuk Terputus Pengendara Dihimbau Gunakan Jalur Alternatif
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:47 WIB

Banjir Belum Surut, PLN padam, Warga Kelurahan Tegal Alur Butuh Bantuan Logistik

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:58 WIB

Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria Paruh Baya Pedagang Tokoyaki Diamankan Polsek Kalideres: Ini Penjelasan Polisi

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:02 WIB

Kepergok Curi TV di Tengah Musibah Kebakaran di Grogol Petamburan, Seorang Pria Diamankan Warga

Jumat, 7 November 2025 - 22:05 WIB

Polsek Perbaungan Gerak Cepat Respon Call Centre 110 Bantu Warga Lansia yang Alami Sesak Napas di Depan Kantor Polisi

Jumat, 7 November 2025 - 19:19 WIB

Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta: 9 Siswa Luka dan Aktivitas Belajar Dihentikan

Berita Terbaru

Berita Polda

Penyegaran Organisasi, Kapolri Rotasi Jabatan Wakapolda Jambi

Minggu, 25 Jan 2026 - 10:19 WIB