MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Dusun Lara, Desa Lara, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Selasa (8/9/2026). Insiden tersebut melibatkan mobil tangki Pertamina dan mobil Fuso Dump Truck yang sedang berhenti untuk mengganti ban.
Kecelakaan terjadi ketika mobil Fuso Dump Truck bernomor polisi DP 8523 GK yang dikemudikan Komang berhenti di badan jalan karena mengalami ban bocor. Saat proses penggantian ban berlangsung, dari arah belakang melaju mobil tangki Pertamina bernomor polisi B 9118 SFV yang dikemudikan Rahmat.
Diduga karena kurangnya peringatan atau penanda yang cukup terlihat bagi kendaraan dari arah belakang, mobil tangki tersebut kemudian menabrak bagian belakang Fuso yang sedang berhenti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Benturan cukup keras hingga mengakibatkan kedua kendaraan mengalami kerusakan. Peristiwa itu juga menyebabkan korban bernama Faisal mengalami luka robek pada lengan kiri serta dislokasi pada paha kiri.
Sementara pengemudi mobil tangki Pertamina, Rahmat, tidak mengalami luka fisik. Namun, yang bersangkutan mengalami syok akibat kecelakaan tersebut.
Kedua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Lara untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Petugas kepolisian yang menangani kejadian tersebut mengingatkan para pengguna jalan agar tidak mengabaikan faktor keselamatan, terutama ketika kendaraan mengalami gangguan dan harus berhenti di badan jalan.
Polantas mengimbau pengendara yang mengalami kondisi darurat di jalan agar memberikan tanda atau peringatan yang mudah terlihat oleh kendaraan lain. Pengendara yang melintas juga diminta meningkatkan kewaspadaan, menjaga jarak aman dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan.
“Bagi pengendara yang sedang melintas, perhatikan kondisi jalan dan kendaraan di depan, kurangi kecepatan saat kondisi gelap, dan tetap waspada. Jarak aman adalah kunci untuk mencegah tabrakan di saat yang tidak terduga. Utamakan keselamatan karena selamat sampai tujuan adalah yang paling penting,” imbau Polantas.
Pasca kejadian, kedua kendaraan masih diamankan di lokasi. Selanjutnya, kendaraan tersebut akan dievakuasi ke Polsek Karossa untuk kepentingan penanganan dan proses hukum lebih lanjut.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa kendaraan yang berhenti karena mengalami gangguan teknis tetap memiliki risiko tinggi menjadi sasaran tabrakan, khususnya pada kondisi jarak pandang terbatas.
Karena itu, pengemudi diimbau selalu memastikan kendaraan dalam kondisi aman, menggunakan tanda peringatan saat berhenti dalam keadaan darurat, serta tidak mengabaikan jarak aman dan kecepatan ketika berkendara.







