Chek up kesehatan, Tim Kejar Dipersiapkan Maksimalkan Pencarian 2 DPO MIT Poso

- Redaksi

Jumat, 29 April 2022 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POSO, Lensapolri.Com– Paska tewasnya Suhardin alias Hasan Pranata salah satu DPO teroris Poso, upaya pencarian terhadap Nae alias Galuh alias Mukhlas dan Askar alias Jaid alias Pak Guru kembali diintensifkan oleh tim kejar Satgas Madagoraya.

Mendukung persiapan pencarian sisa DPO teroris Poso, Satgas Banops melalui subsatgas Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) memberikan bantuan pemeriksaan kesehatan berkala dan penyerahan bekal obat-obatan kepada tim kejar Satgas Tindak Ops Madagoraya, Kamis (28/4/2022)

Kasatgas Humas Ops Madagoraya melalui Wakasatgas humas AKBP Yudho Huntoro mengungkapkan, pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan untuk mempersiapkan personil satgas yang akan melakukan Pull in atau pencarian kedalam hutan, agar tidak ada kendala saat tim melakukan pencarian DPO teroris Poso, ungkapnya Jumat (29/4/2022)

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim kejar yang akan diperhadapkan dengan medan yang berat dan luas, menuntut kesiapan fisik dan mental yang prima, sehingga diperlukan pengecekan kesehatan.

Pencarian tidak akan dikendorkan walaupun kondisi bulan Ramadhan, karena bulan Ramadhan inilah merupakan bulan amaliah menurut pemahaman kelompok mereka. Sehingga satgas ops Madagoraya berkewajiban melakukan pencegahan dengan meningkatkan intensitas pencarian, jelas Yudho

Operasi Madagoraya ini harus segera berakhir, oleh karena itu diimbau kepada 2 orang DPO teroris MIT Poso sebaiknya segera menyerahkan diri, pungkasnya

Untuk diketahui masih ada 2 DPO teroris Poso yang menjadi target perburuan Satgas Madagoraya, mereka adalah Nae alias Galuh alias Mukhlas warga Bima dan Askar alias Jaid alias Pak Guru dari NTB.

Hard/Red

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan
Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang
Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis
Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot
Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda
Meski Sudah Ditetapkan, Seleksi FKDM DKI Dinilai Tertutup
Gratifikasi dan Pembelian BBM Subsidi Tak Wajar di SPBU 34.151.19, Pengawas: Tidak Ada Nominal yang Ditetapkan
SPBU 34.151.19 Tangerang Disorot, Pembelian Pertalite Tak Wajar Diduga Disertai Gratifikasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:44 WIB

Proyek Bangli di Sepatan Timur Jadi Sorotan, Ketegasan Lurah Dipertanyakan

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:05 WIB

Kebakaran Hanguskan 9 Lapak Barang Bekas dan Tiga Mobil di Jalan Prancis Tangerang

Senin, 23 Februari 2026 - 22:38 WIB

Dari Konveksi hingga Urban Farming, Pemkot Jakbar dan Urindo Matangkan Kerja Sama Strategis

Minggu, 22 Februari 2026 - 00:00 WIB

Gegara Proyek Galian di Tegal Alur, Kemacetan Parah dan Omset Pedagang Merosot

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:37 WIB

Banyak Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak di Kecamatan Benda

Berita Terbaru