Aliansi Masyarakat Adat Bupolo dan KNPI Buru Gelar Aksi Demo, Tolak Penertiban Tambang Emas di Maluku

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALUKU – Sekitar 100 orang dari Aliansi Masyarakat Adat Bupolo dan KNPI Buru usai sholat Jumat (28/11/2025) menggelar aksi demonstrasi menolak rencana penertiban atau “penyisiran” areal tambang ilegal Gunung Botak oleh Pemerintah Provinsi Maluku, yang rencananya akan ditertibkan pada hari Senin (1/12/2025).

Aksi dimulai dari kawasan Simpang 5 Namlea, kemudian bergerak menuju kantor DPRD Buru, dan berakhir di Kantor Bupati Buru.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demonstrasi ini dipimpin oleh koordinator aksi Firman Masbait dan Taher Fua, yang dalam orasinya menegaskan bahwa rencana penertiban dianggap tidak mempertimbangkan kepentingan masyarakat adat, para penambang rakyat, serta potensi konflik sosial di sekitar area Gunung Botak.

Sepanjang aksi, massa membawa spanduk berisi penolakan terhadap rencana penyisiran tambang dan meminta pemerintah daerah meninjau ulang keputusan tersebut. Meski berlangsung selama beberapa jam, aksi berjalan aman dan tertib di bawah pengawasan aparat keamanan.

Dalam pernyataannya, massa aksi menyampaikan lima poin tuntutan, yaitu:

  1. Menolak rencana penyisiran tambang Gunung Botak oleh Pemerintah Provinsi Maluku.
  2. Mendesak Bupati Buru dan Gubernur Maluku untuk meninjau, mempertimbangkan, serta meralat rencana penyisiran di areal tambang Gunung Botak dan sekitarnya.
  3. Mendesak Kodim 1506 dan Polres Buru agar berkomunikasi dengan pimpinan TNI/Polri (Kodam XVI Pattimura dan Polda Maluku) guna mempertimbangkan kembali rencana penyisiran serta tidak menurunkan personel untuk penertiban di GB dan wilayah sekitar.
  4. Mendesak DPRD Buru agar secara kelembagaan menyatakan sikap menolak penyisiran sampai kelengkapan administrasi koperasi yang mengelola Gunung Botak selesai 100 persen.
  5. Mendesak Kodim 1506/Namlea dan Polres Buru untuk menempatkan posko keamanan di jalur D, Kali Anhoni, dan Tanah Merah demi memantau aktivitas warga.

Aksi ini ditutup dengan pembacaan pernyataan bersama oleh koordinator lapangan yang menyatakan bahwa gerakan penolakan akan terus berlanjut bila pemerintah tidak merespons. Massa juga mengumumkan rencana puncak aksi dengan jumlah peserta lebih besar yang akan digelar pada 1 Desember 2025.

Hingga aksi berakhir di halaman kantor Bupati Buru, situasi tetap kondusif dan tidak terjadi bentrokan antara massa dan aparat keamanan.By….. Belen.

Follow WhatsApp Channel lensapolri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kuasa Hukum DW Bakal Tempuh Jalur Hukum Terkait Berita Hoax Info Zonker Indonesia
Apresiasi Kinerja, PT Verian Innovasi Prima (VIP) Bagikan THR dan Bingkisan Lebaran untuk Runner
Jelang Idulfitri, Mitrapol Gelar Program Sosial “Mitrapol Berbagi 2026”
Gelar Operasi Gurita, Kanwil Bea Cukai Banten Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal
Ebi Suhaebi, Ahli Waris Alm. Sarman, Memohon Keadilan kepada Polda Banten atas Dugaan Penjualan Tanah oleh Pihak Tak Berhak
Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan
Panitia Isra Mi’raj 1447/2026, PWI Bekasi Raya: Terima Kasih McDonald’s dan Kopi Bro serta Donatur Atas Dukungannya
Tanpa Bebani APBD, Perbaikan Proyek Pelindung Tebing Bengawan Solo Dipastikan Optimal
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:56 WIB

Tim Kuasa Hukum DW Bakal Tempuh Jalur Hukum Terkait Berita Hoax Info Zonker Indonesia

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:59 WIB

Apresiasi Kinerja, PT Verian Innovasi Prima (VIP) Bagikan THR dan Bingkisan Lebaran untuk Runner

Sabtu, 14 Maret 2026 - 23:46 WIB

Jelang Idulfitri, Mitrapol Gelar Program Sosial “Mitrapol Berbagi 2026”

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:19 WIB

Gelar Operasi Gurita, Kanwil Bea Cukai Banten Perkuat Pengawasan Rokok Ilegal

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:40 WIB

Ebi Suhaebi, Ahli Waris Alm. Sarman, Memohon Keadilan kepada Polda Banten atas Dugaan Penjualan Tanah oleh Pihak Tak Berhak

Berita Terbaru

Berita Polres

Anak Tiri Diduga Habisi Nyawa Ibu di Binong, Pelaku Positif Narkoba

Senin, 20 Apr 2026 - 16:05 WIB